Terima kassih Dewi
Kata2 itu bukan karangan saya
Tapi begitu adanya
Kadang2 lebih seru lagi
Ingin kita merekam kata2 yang di lontarkan bila terjadi ssatu pertengkaran

Mungkin ado sanak di palanta nan pernah mandanga? Dan menyimak pertengkaran

Kata2. ." Ooii Kasiran ooii, ndak elok Gau co itu bana,  kana juolah elok den"

Kalimat ini mungkin bisa ditiru untuk merdakan hati pasangannya
Dengan mengingat kalimat itu pulalah kassiran seminggu kemudian merindukan mak 
lada

Salam
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Dewi Mutiara <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 4 Nov 2010 13:57:03 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [...@ntau-net] Kana juolah elok den

Cerita yang menarik.
 Buat saya cerita Pak Emi , adalah gambaran dari sebagian kehidupan wanita 
dikampung yang kalau sakit hati atau jengkel tidak ada kontrol , dia masih 
sayang sama suami tapi kata2 yang diucapkan memperlihatkan pendidikannya sampai 
dimana, dan sangatlah baik orang tua yang  mencarikan jodoh untuk anaknya suami 
yang begitu sabar dan dapat menahan diri untuk mengeluarkan kata2 yang sekali 
diucapkan maka talaq sudah jatuh .

Oh ya Pak Emi bahasa Minang yang diucapkan dalam pertengkaran ini benar2 
mantap...

Wassalam

Dewi Mutiara.

--- On Wed, 11/3/10, [email protected] <[email protected]> wrote:

From: [email protected] <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Kana juolah elok den
To: "Sma" <[email protected]>, "Rantau" <[email protected]>, 
"darlis" <[email protected]>
Date: Wednesday, November 3, 2010, 9:38 PM


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Kana juolah elok den
Oleh K Suheimi 

Di kampung kami di ujung tanjung ada pameo " indak-indak Mak lada".

"Indak den kakinyak lai den apuih namo gau jo namo nagari go" kata mak lada 
dengan ber iba hati ketika ciak kasiran mengusir suaminya mak lada, dalam 
pertengkaraan suami istri.

"Ndak den kababini jo gau lai". "Ndak anti, ndak den ka balaki jo awak lai, 
ndak diam , ndak katuju di den lai"
Ciak kasiran berteriak sambil melemparkan semua pakaian mak lada ke halaman.
"Bakisailah, den basuah jajak, ndak usah kinyak-kinyak lai" kata ciak kasiran 
membentak dan membelalak.

Sambil mengumpulkan baju, mamasukan ke dalam kain sarung, mak ladapun berkata 
terbata-bata dan beriba hati.
" Ooii Kasiran ooii, ndak elok Gau co itu bana,  kana juolah elok den
"
"Ndak ado elok awak lai, lah pupuih dihati den, lah kalam mato den, bakiroklah"

Sapuluah Hari kemudian, mak lada pulang , terdengar detik  sepeda Relinya.

"Jan_ ijan". Mak lada memanggil anaknya.
"Sia du?, lah Pulang apak" kata Ijan sambil membuka  pintu.

"Apo go pak" tanyo Ijan melihat pembawaan buah tangan Mak Lada yang banyak.
 
"Elok-elok, beko dimakan kuciang" kata mak lada

"Amai-amai" teriak Ijan memanggil ciak kasiran yg lagi ngobrol dengan tetangga. 

" apak mambawo samba"
 "Latakkan di balango" perintah cik kasiran

"Banyak karupuak"
" yo latakkan karumah"
"Ko ado kue bulu bagai"
 " masuakkan ka topoleh" jawab ciak kasiran

"Apak ko, baa mak?"

"Abak gau massuak an ka biliak".

Ciak Kasiranpun menutup ota nyo dengan tetangga, lalu dia pulang
Perdamaianpun terjadi dalam biliak.

Beberapa hari kemudian. Pertengkaran pun tak terhindarkan. Hal yang samapun 
terulang lagi.

"Den coreng gau dihati den," kata mak lada dengan berangnya.
 
"Lah pupuih den hapuih jajak awak dari rumahko.
Bakiroklah, den ndak katuju lai, den ndak nio lai"

"Aden juo ndak lo ka nio lai, den apuih nagari ujuang tanjuangko di hati den.  
Tingga marangguiklah gau kampuang.  Indak ka den jalang-jalang lai".

Kerna ini berulang kali terjadi, timbulah istilah dikampung kami
"Indak-indak mak lada tapi iya juga"

Salam canda pengobat luka
وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 
 
Pekanbaru 4 Nov 2010

Tulisan ini bisa dibaca pada
http://hospital-pmc.com/ 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.



      

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke