ini termasuk su'uzon jg ga yah spt yang pak Anzori posting bbrp menit lalu ??
saya copas aja :

"Bangsa kita senang suchzon, jarang berpikir positip, senang mengkritik, benci 
kalau dikritik. Tidak salah kalau negara ini selalu dirundung musibah."

tapi saya setuju dengan pendapat pak Anzori, bangsa kita memang senang su'uzhon 
entah itu pihak yang dikritisi maupun pihak yang mengkritisi, dua2nya sama2 
senang 
su'uzhon.
saya tambahkan jg, banyak yang bilang bangsa kita juga ini bangsa pelupa   


--- On Fri, 11/5/10, Anzori <[email protected]> wrote:

From: Anzori <[email protected]>
Subject: Re: KITO DO'A KAN: Re: Bls: [...@ntau-net] Iko versi Ambo tentang 
presentasi IP (BA 1) kaJerman ditengah bencana
To: [email protected]
Date: Friday, November 5, 2010, 2:28 AM

Beda pak DN, kalau Imam Prasodjo seorang intelektual, kalau wartawan dan 
kritisi pengejar sensasi. Makanya pendidikan masyarakat kita perlu diperbaiki 
lagi.
 Zorion_Anas 
*55yo
http://minangmaimbau.blogspot.com
http://zorionanas.blogspot.com
[email protected], [email protected], [email protected] 
Cel./HP No. :081384611336, 085811646566
Country code +62

From: Dasriel Noeha <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Fri, November 5, 2010 1:18:13 PM
Subject: Re: KITO DO'A KAN: Re: Bls: [...@ntau-net] Iko versi Ambo tentang 
presentasi IP (BA 1) kaJerman ditengah bencana


Saya juga tegelitik untuk berbicara:
 
1) Setelah melihat tayangan dan dialog Metrotivi tadi malam, semua seakan 
menyalahkan IP. Termasuk IJP disana, dan Imam Prasojo, serta coba dinetralisis 
oleh BA 2 bapk MK.
 
2) Imam Prasojo mengkaitkan dengan Emosional factor, seperti IP pergi, 
sementara orang di Mentawai berduka. Ini seakan IP adalah Malaikat Pengobat 
Duka difungsikan oleh Imam.
Untuk menilai kualitas dan attitude seorang pemimpin tidak bisa dengan tolak 
ukur Emosional factor saja. Sebagai seorang Sosiolog yang bergelar Profesor 
Imam tahu persis ini. Ada banyak factor yang perlu diukur. 
Saya melihat dan bisa merasakan, bahwa walaupun IP ada di Jerman, hatinya pasti 
tetap ada di Mentawai. Toh dia bisa setiap saat berkomunikasi dengan wakilnya 
pak MK.
Dengan fasilitas teleconference semuanya bisa dilakukan.
 
3) Kita juga tahu dan pernah mempraktekkan Emergency Committee Team, atau 
Emergency Response Team. Dalam buku petunjuk dan praktek lapangan (saya pernah 
berada dalam area kancah perang Iran-Irak tahun 1983, bukan sbg tentara, tapi 
sebagai pekerja minyak), kita dilatih dalam reaksi cepat dan tindakan Rescue 
serta emergency Movement. Rasanya tidak ada petunjuk yang mengatakan bahwa 
pimpinan tertinggi sebuah ERT harus berada terus menerus di tempat bencana (on 
scene). Tapi yang harus disana adalah Scene Commander. Dalam hal ini toh IP 
telah ke Mentawai. Kemudian dia menyerahkan tongkat komando penanggulangan ke 
wakilnya pak MK. Terus apa lagi?
Kan ada juga Kapolda, dan Danrem yang bisa berfungsi sebagai Team Commander 
disana.
 
5) Kalau factor emosi yang dikemukakan, dengan mengambil contoh presiden Chile 
yang berada 24 jam pada penyelamatan pekerja tambang 33 orang itu, boleh2 saja, 
sebagai tanggung jawab President sebagai pemimpin. Pertanyaannya, kalaulah 
President Chlie itu tidak disana dan dia komando saja dari Istana Kepresidenan 
di Santiago, rasanya pekerjaan penyelamatan tetap berlangsung. Karena pasukan 
penyelemata bukanlah President Chlie tapi ahli tambang yang berkerja untuk itu 
seperti Schlumberger yang ikut menentukan posisi terperangkap pekerja, dan ahli 
pertambangan dari Amerika yang dipanggil
Pertanyaan ke IP, pakah ERT Mentawai berhenti karena IP ke Jerman? Kan tidak, 
tetap saja berlangsung.
 
6) IP boleh kemana saja, asal benar dilakukan untuk kemajuan Sumbar. Artinya 
proses ERT di mentawai tetap berlangsung, misi IP untuk mempromosikan dan 
memajukan Sumbar tetap jalan. Siapa yahu IP bisa lebih banyak dapat bantuan 
lagi, karena orang luar negeri yang oleh kawan-kawan disebu dengan Mak Utiah 
itu, mengerti benar akan Sumbar dan melihat bahwa gubernurnya sendiri yang 
datang minta bantuan.
 
7) Bencana datangnya kapan-kapan saja. baik adanya IP di Sumbar selalu, atau 
dia keluar Sumbar dengan maksud untuk membangun Sumbar, namun peritiwa alam 
tektonik dan gempa bumi ini sudah tersurat di Luh Mahfuud Ilmunya Sang Illahi 
rabbi.
 
Komen saya. maju terus bung IP. Asal anda ikhlas dikritik, tetap tawakkal 
lillahi ta'ala. jalan terus sampai masa anda selesai bertugas dikampung. Semoga 
Sumbar tambah maju dan bukan tambah mundur. Pengadil bukanlah manusia yang 
pintar ngomong dan ahli kritik. Tapi adalah Allah YME di akhirat kelak. 
 
Time will tell Bung IP.
 
wass
 
DAN/Balikpapan 

--- Pada Jum, 5/11/10, Arina Widya Murni <[email protected]> menulis:


Dari: Arina Widya Murni <[email protected]>
Judul: Re: KITO DO'A KAN: Re: Bls: [...@ntau-net] Iko versi Ambo tentang 
presentasi IP (BA 1) kaJerman ditengah bencana
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 5 November, 2010, 1:42 AM







Kebiasaan kita memang mengkritik tanpa pernah melihat sisi baik seorang 
pimpinan, tanpa bermaksud memuji seseorang, tapi IP telah cukup memperlihatkan 
tanggung jawab seorang pimpinan, di media saya yakin kita semua sama sama 
melihat, bgmana seorang IP bahu membahu dg relawan, kepergian keluar negri juga 
hanya 1,5 hari, jelas bukan tuk berleha-leha..
Semoga kita lebih cermat. Utk melihat sisi baik seseorang

Maaf Dan salam
Arina, padang





From: Harman <[email protected]>; 
To: <[email protected]>; 
Subject: Re: KITO DO'A KAN: Re: Bls: [...@ntau-net] Iko versi Ambo tentang 
presentasi IP (BA 1) kaJerman ditengah bencana 
Sent: Fri, Nov 5, 2010 3:05:10 AM 









kenapa hanya IP ? kenapa tidak didoakan juga SBY, Boediono dan para menterinya 
juga para aleg2 kita di DPR yang berkunjung ke LN entah itu studi banding 
ataupun kunker? kan alasan kepergiannya sama dan sebangun, sama2 sudah 
direncanakan jauh2 hari, sama-sama sudah dianggarkan, sama2 untuk kepentingan 
investasi bukan cuma Sumbar tapi Indonesia secara keseluruhan ? 
kesian SBY/Boediono/aleg2 DPR/D yg kunker cuma diiringi kritikan tapi ga ada 
yang menganjurkan untuk didoain 


wassalam,
harman

--- On Thu, 11/4/10, Dedi Nofersi <[email protected]> wrote:


From: Dedi Nofersi <[email protected]>
Subject: KITO DO'A KAN: Re: Bls: [...@ntau-net] Iko versi Ambo tentang 
presentasi IP (BA 1) kaJerman ditengah bencana
To: [email protected]
Date: Thursday, November 4, 2010, 10:20 PM







Marilah kito iriangan jo do'a, mudah-mudahan perjalanan IP ado hasianyo untuak 
kampuang kito.


Doa Pemimpin Adil


Ali Fikri Noor MA

Pemimpin yang adil ibarat bayang-bayang Tuhan, sebab pengambilan kata adil 
sendiri berasal dari salah satu nama Allah SWT, yaitu Al-Adlu (Allah Yang 
Mahaadil). Adil bermakna menempatkan sesuatu pada tempatnya yang proporsional 
dan tepat. Kebalikan adil adalah zalim, yaitu meletakkan sesuatu bukan pada 
tempat yang tepat. 

Allah SWT telah mengharamkan sifat dan perilaku zalim atas diri-Nya, dan ia 
juga diharamkan atas diri hamba-hamba-Nya. Perilaku adil akan menciptakan 
kesejateraan untuk rakyat. Sebagaimana zalim akan menghadirkan bencana, 
musibah, dan malapetaka.

Dalam hadis Qudsi-Nya Allah berfirman, "Sesungguhnya aku telah mangharamkan 
zalim itu atas diri-Ku, dan telah Aku jadikan zalim di antara kalian itu 
sesuatu yang diharamkan, karena janganlah kalian saling berlaku zalim.''

Dalam sebuah hadis juga diriwayatkan, ada tiga doa yang tidak akan ditolak oleh 
Allah SWT, yakni: 
 doa orang yang berpuasa hingga ia berbuka, doa pemimpin yang adil, dan doa 
orang yang terzalimi (hak-haknya)." Mengapa  doa pemimpin yang adil itu sangat 
mudah dikabulkan? Karena di pundaknya terletak berbagai pengharapan hajat hidup 
orang banyak. 

Dikisahkan dalam sebuah riwayat yang masyhur,  ketika Umar bin Khattab sedang 
menjabat sebagai khalifah, saat itu Gubernur Mesir, Amr bin Ash, mengadu 
tentang musim paceklik hebat dan berkepanjangan yang menimpa kaum Muslimin di 
negeri itu. Sungai Nil yang menjadi sumber penghidupan rakyat banyak tak lagi 
mengalirkan air.

Umar lalu memanggil Amr bin Ash untuk datang ke Madinah. Sang Khalifah lalu 
berkata, "Wahai Amr bin Ash bawalah suratku ini lalu lemparkanlah ia ke Sungai 
Nil!" Isi surat itu berupa doa Sang Khalifah.

Dalam surat itu, Umar yang dikenal sebagai pemimpin yang adil memanjatkan doa, 
"Wahai sungai, engkau adalah makhluk Allah yang diciptakan oleh-Nya untuk
 menolong hamba-Nya yang lain, jika engkau adalah makhluk ciptaan Allah 
bantulah hamba-hamba Allah dan mengalirlah engkau!" Sejak saat itu Sungai Nil 
tidak pernah lagi mengalami kekeringan.

Rasulullah SAW bersabda, "Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapatkan 
perlindungan Allah, pada saat itu (hari Kiamat) tidak ada perlindungan siapa 
pun kecuali perlindungan-Nya." Di antara tujuh golongan yang kelak akan 
mendapatkan jaminan perlindungan-Nya adalah  "pemimpin yang adil".

Dalam sebuah riwayat juga disebutkan bahwa pemimpin yang adil kelak akan 
disandingkan di dalam surga bersama para nabi dan rasul, syuhada, dan  siddiqin 
(orang-orang yang membenarkan ajaran agama Islam), dan orang-orang shaleh.


Lalu bagaimana jika seorang pemimpin berkhianat? Rasulullah bersabda, "Barang 
siapa yang diangkat oleh Allah untuk memimpin suatu urusan rakyatnya, kemudian 
ia meninggal dunia, di mana saat ia meninggal dunia ia sedang berkhianat kepada 
rakyatnya, maka tiada lain kecuali telah Allah haramkan baginya masuk surga.'' 


Sumber: http://koran.republika.co.id/koran/25/122242/Doa_Pemimpin_Adil


Dedi N


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk
 topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk
 topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk
 topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.





-- 

.

* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.





      

-- 

.

* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.




      

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke