Ambopun sapakaik komentar sanak DN cukup bernas dan adil On 11/5/10, Asmardi Arbi <[email protected]> wrote: > Assalamu'alaikum wr.wb. > > Ambo suai bana jo ulasan sanak DN, pengamat politik jo pengamat sosial bisa > bana dibidang disiplin ilmunyo, tapi alun tantu bana bilo diliek dari > babagai suduik pandang. > > Kalau awak ingin maju dan kompak sikap jo komentar samacam nan disampaikan > sanak DN iko paralu dikambangkan, tinggakan sikap2 lamo nan justeru maambek > kemajuan jo marusak persatuan dan kebersamaan.. > > Tarimokasi sanak DN, > wassalam, > > Asmardi Arbi ( 69 , Kampai, Tangsel ) > > > From: Dasriel Noeha > Sent: Friday, November 05, 2010 1:18 PM > To: [email protected] > Subject: Re: KITO DO'A KAN: Re: Bls: [...@ntau-net] Iko versi Ambo tentang > presentasi IP (BA 1) kaJerman ditengah bencana > > > Saya juga tegelitik untuk berbicara: > > 1) Setelah melihat tayangan dan dialog Metrotivi tadi malam, semua > seakan menyalahkan IP. Termasuk IJP disana, dan Imam Prasojo, serta coba > dinetralisis oleh BA 2 bapk MK. > > 2) Imam Prasojo mengkaitkan dengan Emosional factor, seperti IP pergi, > sementara orang di Mentawai berduka. Ini seakan IP adalah Malaikat Pengobat > Duka difungsikan oleh Imam. > Untuk menilai kualitas dan attitude seorang pemimpin tidak bisa dengan > tolak ukur Emosional factor saja. Sebagai seorang Sosiolog yang bergelar > Profesor Imam tahu persis ini. Ada banyak factor yang perlu diukur. > Saya melihat dan bisa merasakan, bahwa walaupun IP ada di Jerman, > hatinya pasti tetap ada di Mentawai. Toh dia bisa setiap saat berkomunikasi > dengan wakilnya pak MK. > Dengan fasilitas teleconference semuanya bisa dilakukan. > > 3) Kita juga tahu dan pernah mempraktekkan Emergency Committee Team, > atau Emergency Response Team. Dalam buku petunjuk dan praktek lapangan (saya > pernah berada dalam area kancah perang Iran-Irak tahun 1983, bukan sbg > tentara, tapi sebagai pekerja minyak), kita dilatih dalam reaksi cepat dan > tindakan Rescue serta emergency Movement. Rasanya tidak ada petunjuk yang > mengatakan bahwa pimpinan tertinggi sebuah ERT harus berada terus menerus di > tempat bencana (on scene). Tapi yang harus disana adalah Scene Commander. > Dalam hal ini toh IP telah ke Mentawai. Kemudian dia menyerahkan tongkat > komando penanggulangan ke wakilnya pak MK. Terus apa lagi? > Kan ada juga Kapolda, dan Danrem yang bisa berfungsi sebagai Team > Commander disana. > > 5) Kalau factor emosi yang dikemukakan, dengan mengambil contoh > presiden Chile yang berada 24 jam pada penyelamatan pekerja tambang 33 orang > itu, boleh2 saja, sebagai tanggung jawab President sebagai pemimpin. > Pertanyaannya, kalaulah President Chlie itu tidak disana dan dia komando > saja dari Istana Kepresidenan di Santiago, rasanya pekerjaan penyelamatan > tetap berlangsung. Karena pasukan penyelemata bukanlah President Chlie tapi > ahli tambang yang berkerja untuk itu seperti Schlumberger yang ikut > menentukan posisi terperangkap pekerja, dan ahli pertambangan dari Amerika > yang dipanggil > Pertanyaan ke IP, pakah ERT Mentawai berhenti karena IP ke Jerman? Kan > tidak, tetap saja berlangsung. > > 6) IP boleh kemana saja, asal benar dilakukan untuk kemajuan Sumbar. > Artinya proses ERT di mentawai tetap berlangsung, misi IP untuk > mempromosikan dan memajukan Sumbar tetap jalan. Siapa yahu IP bisa lebih > banyak dapat bantuan lagi, karena orang luar negeri yang oleh kawan-kawan > disebu dengan Mak Utiah itu, mengerti benar akan Sumbar dan melihat bahwa > gubernurnya sendiri yang datang minta bantuan. > > 7) Bencana datangnya kapan-kapan saja. baik adanya IP di Sumbar > selalu, atau dia keluar Sumbar dengan maksud untuk membangun Sumbar, namun > peritiwa alam tektonik dan gempa bumi ini sudah tersurat di Luh Mahfuud > Ilmunya Sang Illahi rabbi. > > Komen saya. maju terus bung IP. Asal anda ikhlas dikritik, tetap > tawakkal lillahi ta'ala. jalan terus sampai masa anda selesai bertugas > dikampung. Semoga Sumbar tambah maju dan bukan tambah mundur. Pengadil > bukanlah manusia yang pintar ngomong dan ahli kritik. Tapi adalah Allah YME > di akhirat kelak. > > Time will tell Bung IP. > > wass > > DAN/Balikpapan > > --- Pada Jum, 5/11/10, Arina Widya Murni <[email protected]> > menulis: > > > Dari: Arina Widya Murni <[email protected]> > Judul: Re: KITO DO'A KAN: Re: Bls: [...@ntau-net] Iko versi Ambo > tentang presentasi IP (BA 1) kaJerman ditengah bencana > Kepada: [email protected] > Tanggal: Jumat, 5 November, 2010, 1:42 AM > > > Kebiasaan kita memang mengkritik tanpa pernah melihat sisi > baik seorang pimpinan, tanpa bermaksud memuji seseorang, tapi IP telah cukup > memperlihatkan tanggung jawab seorang pimpinan, di media saya yakin kita > semua sama sama melihat, bgmana seorang IP bahu membahu dg relawan, > kepergian keluar negri juga hanya 1,5 hari, jelas bukan tuk berleha-leha.. > Semoga kita lebih cermat. Utk melihat sisi baik seseorang > > Maaf Dan salam > Arina, padang > > > > > ------------------------------------------------------------------------ > From: Harman <[email protected]>; > To: <[email protected]>; > Subject: Re: KITO DO'A KAN: Re: Bls: [...@ntau-net] Iko versi Ambo > tentang presentasi IP (BA 1) kaJerman ditengah bencana > Sent: Fri, Nov 5, 2010 3:05:10 AM > > kenapa hanya IP ? kenapa tidak didoakan juga SBY, > Boediono dan para menterinya juga para aleg2 kita di DPR yang berkunjung ke > LN entah itu studi banding ataupun kunker? kan alasan kepergiannya sama dan > sebangun, sama2 sudah direncanakan jauh2 hari, sama-sama sudah dianggarkan, > sama2 untuk kepentingan investasi bukan cuma Sumbar tapi Indonesia secara > keseluruhan ? > kesian SBY/Boediono/aleg2 DPR/D yg kunker cuma diiringi > kritikan tapi ga ada yang menganjurkan untuk didoain > > > wassalam, > harman > > --- On Thu, 11/4/10, Dedi Nofersi <[email protected]> > wrote: > > > From: Dedi Nofersi <[email protected]> > Subject: KITO DO'A KAN: Re: Bls: [...@ntau-net] Iko > versi Ambo tentang presentasi IP (BA 1) kaJerman ditengah bencana > To: [email protected] > > > . > > > ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui > jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim > biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm > melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply > email lama & mengganti subjeknya. > > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah > konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di > tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur > pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! > Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email > lama & mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting > keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > > > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di > tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur > pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting > keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > > > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. >
-- Sent from my mobile device Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), gelar Bagindo, suku Mandahiliang, lahir 17 Agustus 1947. Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta, sekarang Sterling, Virginia-USA ------------------------------------------------------------ "menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada menjadi sebatang lidi" -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
