Sungguh, saya menundukkan kepala dgn penuh rasa sedih, bukan saja karena 
memikirkan nasib para TKW ini, tetapi juga tentang Pemerintah yang bagaikan 
tidak mau - atau tak berdaya - untuk secara pro aktif melindungi rakyatnya yang 
berjuang mencari nafkah di negeri asing. Saya jenuh membaca betapa lembeknya 
tindakan Pemerintah terhahap rangkaian kezaliman thd TKW. Tidak bisakah 
Pemerintah ini bertindak lebih tegas, seperti Presiden Filipina dulu, Gloria 
Macapagal ? Ayo pak SBY, do something ! 
------Original Message------
From: Fitrianto
Sender: Rantau Net
To: Rantau Net
ReplyTo: Rantau Net
Subject: Re: [...@ntau-net] TKI Dibunuh, Mayat Ditemukan di Tong Sampah
Sent: Nov 20, 2010 21:26

Mengirim tenaga kerja non skill keluar negeri itu sebenarnya melecehkan 
martabat bangsa. Dan mengirim perempuan bekerja sedang laki2nya di rumah, 
jelas2 tidak sesuai syarak.   Jadi ada tidak ada pekerjaan di dalam negeri, 
mengirim TKW/TKI jadi babu dan pembantu bukan lah solusi. Harus segera 
dihentikan.   Wassalam fitr lk/36/albany NY 2010/11/20 ajo duta 
<[email protected]> Mereka masih menganut sistim perbudakan. TKW kita dianggap 
budak yg bisa diperlakukan semaunya. Sementara pemerintah kita kehilangan 
posisi tawar dalam diplomasi. Karena tak sanggup memberi kesejahteraan bagi 
rakyatnya. Padahal negara kita kaya. Tongkat kayu jadi tanaman. Di bawah bumi 
ada minyak. Diatas bumi ada minyak. On 11/20/10, Lies Suryadi 
<[email protected]> wrote: > Bangsa Arab ini! Pantas Allah menurunkan Nabi 
Muhammad di sana. > > Suryadi > > --- Pada Jum, 19/11/10, sjamsir_sjarif 
<[email protected]> menulis: > > > Dari: sjamsir_sjarif <[email protected]> 
> Judul: [...@ntau-net] TKI Dibunuh, Mayat Ditemukan di Tong Sampah > Kepada: 
[email protected] > Tanggal: Jumat, 19 November, 2010, 10:52 PM > > > 
Dari Harian Singgalang kito baco pulo: > > Jumat, 19 November 2010 > MAJIKAN 
SUMIATI DITAHAN > TKI Dibunuh, Mayat Ditemukan di Tong Sampah > Arab Saudi, 
Singgalang > Belum selesai kasus Sumiati, penganiayaan TKI di Arab Saudi 
kembali terjadi. > Kali ini menimpa Keken Nurjanah, TKI asal Cianjur, Jawa 
Barat, tidak hanya > dianiaya, tapi diduga dibunuh tiga hari sebelum Idul Adha 
oleh majikannya di > kota Abha. > Informasi tewas TKI ini diterima dari Korwil 
Arab Saudi PDI Perjuangan lewat > rilis yang diterima detikcom, Kamis (18/11). 
> > Selanjutnya lihat: > 
http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=1925 > > -- 
MakNgah > Sjamsir Sjarif > > > > > -- > . > > > > -- > . > > Berhenti, 
bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > -- Sent from my mobile 
device Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), gelar Bagindo, suk
Saafroedin Bahar  Taqdir di tangan Allah, nasib di tangan kita.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke