Pertanyaan awam, kalau seseorang melihat adanya kebocoran, kapankankah orang 
itu sebaiknya melapor ke yang berwenang, dan kapan di memilih untuk 
melaporkannya kepada publik?

Riri

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Nofend Marola" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 21 Nov 2010 09:54:30 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Duh, Bantuan Korban Tsunami "Bocor"

Minggu, 21 November 2010 | 08:14 WIB

MENTAWAI, KOMPAS.com - Bantuan logistik untuk korban tsunami di Kabupaten
Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, diduga bocor. Ini cukup memprihatinkan
mengingat kebutuhan logistik pengungsi diperkirakan masih banyak karena
pembangunan hunian sementara yang ditargetkan selesai sebelum Natal
kemungkinan molor.

Sebelum didistribusikan kepada pengungsi, seluruh bantuan logistik untuk
korban bencana tsunami di Pulau Pagai Utara dan Pulau Pagai Selatan disimpan
di gudang pelabuhan umum di Kecamatan Sikakap. Penanggung jawabnya adalah
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, dibantu Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB).

Berdasarkan pantauan Kompas di gudang pelabuhan, Sabtu (20/11/2010), hanya
ada seorang pegawai kecamatan di tempat penyimpanan logistik korban tsunami
itu. Ia, dibantu tiga warga setempat sebagai relawan, mengurus barang masuk
dan keluar. Ketiganya adalah warga lokal.

Suatu saat, beberapa orang keluar mengangkut tiga karung beras dari gudang.
Mereka sempat berbicara dengan salah seorang petugas gudang. Selanjutnya,
beras dibawa pergi dengan menggunakan truk.

Kompas mengikuti truk itu. Beberapa saat setelah bergerak dari gudang, truk
berhenti dan tiga karung beras yang diangkut mereka dibawa masuk ke salah
satu warung.

Praktik yang demikian diduga tak hanya sekali ini terjadi mengingat hampir
setiap hari logistik keluar dari gudang. Menurut beberapa warga,
pengangkutan logistik bantuan untuk korban tsunami itu kadang menggunakan
kendaraan bermotor dan tidak jarang pula dijinjing.

Penanggung jawab BNPB di Sikakap, Endang Suhendar, saat dimintai penjelasan
tentang hal itu, menyatakan, kalau memang ada logistik yang masuk ke warung,
itu berarti kebocoran. Ia berjanji akan meningkatkan pengawasan lalu lintas
logistik.

Ketua Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten
Kepulauan Mentawai Hiram, yang duduk di samping Endang, tidak memberikan
komentar apa pun.

Menurut Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai Paulinus, barang
keluar-masuk gudang selama ini dicatat. Pencatatan dilakukan mengacu pada
manifes yang dilaporkan pembawa bantuan ke posko di Sikakap. "Yang tercatat
langsung di gudang, sebagaimana dikemukakan petugas gudang, hanya barang
keluar saja. Itu pun mengacu pantauan, kurang ketat," ujarnya.

Stok logistik yang dikelola pemerintah daerah di Sikakap, antara lain,
beras, air mineral, kue kering, makanan kaleng, minyak goreng, lentera,
kompor minyak, tenda, dan cangkul. Stok logistik yang diangkut sejumlah
lembaga swadaya masyarakat masih tersebar di sejumlah rumah penduduk.
(INK/LAS)

http://regional.kompas.com/read/2010/11/21/08142755/Duh..Bantuan.Korban.Tsun
ami.Bocor-4

Salam
Fend
34M-Cikasel


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke