Pak saaf..menuruik ambo, seharusnya pemda/pemko bisa merangkul tungku
tigo sajarangan ko, agar labiah meningkatkan peran dan sosialisasi
terkait jo isu2 serta antisipasinya ka masyarakat. Ijan dibiakan
rakyat mati ketakutan/cemas yang berlebihan akibat isu2 yg tak
bertanggungjawab tsb.

smoga saja...mereka semua punya hak nan partamo utk melakukan itu.

salam
Yuhefizar aka Ephi Lintau



On 11/23/10, Dr Saafroedin Bahar <[email protected]> wrote:
> Tantu iyo, Sanak Arina. Untuak itu paralu bana kito aktifkan sacaro terpadu
> tigo jinih kepemimpinan sosial Minangkabau: Tungku Tigo Sajarangan (niniak
> mamak, alim ulama, cadiak pandai). Baliau-baliau ko nan berhak, berwenang,
> dan batangguang jawab mamimpin masyarakat.
> Iko masalah kelembagaannyo. Sia nan ka maambiak langkah partamo ?
> Saafroedin Bahar  Taqdir di tangan Allah, nasib di tangan kita.
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> Sender: [email protected]
> Date: Tue, 23 Nov 2010 08:24:10
> To: [email protected]<[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [...@ntau-net] POSKO SIAGA BENCANA MINANG (PSBM)
>
> Setuju bana ambo pak saaf, tapi yang penting juo manyiapkan mental
> masyarakat kito utk paham bahaso posko ko dibuek utk manunjuakkan sikap
> waspada dan siaga , bukan tando memang ka datang sabanta lai bencana ko, iko
> nan susah wak pak.
> Wassalam
> Arina,40 th, padang
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> -----Original Message-----
> From: "Dr Saafroedin Bahar" <[email protected]>
> Sender: [email protected]
> Date: Tue, 23 Nov 2010 08:16:12
> To: Rantau Net<[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Cc: Warni DARWIS<[email protected]>
> Subject: [...@ntau-net] POSKO SIAGA BENCANA MINANG (PSBM)
>
> Iyo Riri. Sia nan ka maambiak langkah partamo ? Sampai medio Desember
> bisuak, ambo sabana takabek di KKM GM.
> Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.
>
> -----Original Message-----
> From: "Riri Mairizal Chaidir" <[email protected]>
> Sender: [email protected]
> Date: Tue, 23 Nov 2010 08:08:10
> To: Milis RantauNet<[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [...@ntau-net] MAKIN MENJADI-JADI SAJA - Tangkap Penyebar SMS Isu
> Gempa
>
> Pak Saaf, kalau ndak salah bbrp waktu yll ide pak Saaf tentang jejaring ini
> cukup mendapat sambutan.
>
> Mudah2an berjalan
>
> Riri
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> -----Original Message-----
> From: "Dr Saafroedin Bahar" <[email protected]>
> Sender: [email protected]
> Date: Tue, 23 Nov 2010 07:44:08
> To: Rantau Net<[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Cc: Warni DARWIS<[email protected]>
> Subject: Re: [...@ntau-net] MAKIN MENJADI-JADI SAJA - Tangkap Penyebar SMS Isu
> Gempa
>
> Konkrit saja: bagaimana kalau kita buat  Posko Siaga Bencana Minang (PSBM),
> di Jakarta dan di enam kabupaten/kota di daerah pesisir,merupakan
> jejaring/network, lengkap dgn piket dan hubungan radio/ Orari?
> Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> Sender: [email protected]
> Date: Tue, 23 Nov 2010 07:33:49
> To: [email protected]<[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [...@ntau-net] MAKIN MENJADI-JADI SAJA - Tangkap Penyebar SMS Isu
> Gempa
>
> Asslm sanak nofend
> Memang berbahaya efek sms ini, saya yang sehari - hari bertugas di m jamil
> selalu mendapat pertanyaan dari kawan2 di daerah lain, apakah betul padang
> siaga dan pantai padang dikosongkan, bahkan ada yg sudah mengirimkan anaknya
> ke pulau jawa, bypass pun malam hari menjadi lebih ramai . Baru saja ada yg
> bilang bahwa siang ini kantong mayat sudah datang dan ditumpuk di lapangan
> udara tabing
> Entahlah , ndak tau juga kita cara menenangkan masyarakat kalau pusat
> informasi juga memberikan kabar pertakut sept ini .
> Memang ada kabarnya dibentuk tim siaga bencana di m jamil, tp sebenarnya itu
> bagian dari kewaspadaan bukan menandakan beberapa hari lagi bakal ada
> bencana, berulang2 para ahli juga mengatakan tidak ada yang mampu
> memprediksi secara tepat waktu dan saat akan terjadinya.
> Barusan teman saya juga memperlihatkan prediksi dari salah satu website,
> akan terjadi gempa di sumatra bg selatan dgn perkiraan +/- 3 hari tgl 25 nov
> dg kekuatan berkisar 5,2 - 7, 2
> Mungkin ini yg menjadi salah satu alasan sms berantai.
> Semoga Allah SWT melindungi kita dan kita yakin seyakin- yakinnya bahwa
> tidak ada kejadian di dunia ini tjd tanpa izin Nya, semoga Allah selalu
> berkenan melindungi kita dan ranah minang yang kita cintai ini wassalam
> Arina, 40 th, Padang
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> -----Original Message-----
> From: "Nofend Marola" <[email protected]>
> Sender: [email protected]
> Date: Tue, 23 Nov 2010 14:00:47
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [...@ntau-net] MAKIN MENJADI-JADI SAJA - Tangkap Penyebar SMS Isu
> Gempa
>
> Selasa, 23 November 2010
>
> PADANG - Ampun, isu gempa janganlah dibisniskan pula. Walau tak bermaksud,
> namun jika ratusan bahkan ribuan SMS beredar tiap hari isu kabar pertakut
> tentang gempa, diam-diam itu jadi bisnis yang menggiurkan. Kian hari, kian
> menjadi-jadi.
>
> Bahkan tadi malam ada SMS yang menyebut, "25 dan 26 November sekolah
> diliburkan berdasarkan Inpres, karena akan ada gempa." Enak saja dia
> menyebut "libur dan inpres". Inpres gempa lagi? Untuk kondisi seperti itu,
> pasti Presiden jumpa pers didampingi sejumlah menteri dan disiarkan live
> oleh televisi. Koran akan menjadikannya berita utama di halaman pertama.
> "Masak tukang SMS tahu duluan dari wartawan, hebat benar dia," kata
> wartawati Singgalang, Yuke yang berpos di kantor gubernur. Tadi malam hanya
> ada rapat di gubernuran soal berakhirnya tanggap darurat di Mentawai.
>
> SMS maut itu, bisa itu disengaja, bisa pula kerja orang maling. Kalau sudah
> menerima SMS, tentu terbit takut. Kalau sudah takut, pergi mengungsi dan
> rumah ditinggalkan. Awak pergi, rumah dikupaknya.
> Tentang SMS memang menjengkelkan. Presiden sampai rakyat dipertakut. SMS
> diedarkan sedemikian rupa. Tak mempan, ditambah dengan telepon langsung
> kepada orang perorang. Hari ini, Padang dipertakut, besok Pariaman, besoknya
> Painan. Tak juga mangkus, RS M Djamil dipakai sebagai alat pertakut.
> Disebut-sebut pakar gempa Jepang sebagai dalih. Bunyi SMS macam-macam.
>
> Tangkap
> Aparat kepolisian harus segera menangkap penyebar SMS. Jika tidak, maka SMS
> pertakut itu akan terus beredar. Operator seluler harus mau bekerja saja
> menolong rakyat, agar si jahanam penyebar SMS tidak menakut-nakuti rakyat
> lagi.
>
> Satu SMS tentang gempa, akan beredar luas sampai pada ratusan ribu orang
> dalam waktu singkat. Itu uang masuk namanya. Tiap hari seperti itu, maka
> tiap hari pula uang masuk. Ini sudah terjadi sejak 26 Oktober 2010.
> Ricki warga Kuranji, Senin (22/11) mengaku sudah beberapa kali menerima SMS
> pertakut. Terakhir tentang akan terjadi gempa beberapa hari lagi.
> Ketika gempa Mentawai 25 Oktober, beredar SMS agar rakyat menjauhi pantai
> sampai lima hari ke depan. Sumber SMS BNPB dan Gubernur. Rakyat sudah takut
> pula, padahal tak ada SMS dari BNPB dan gubernur.
>
> Lantas beredar lagi SMS, hasil rapat pakar Jepang di Painan. Inti SMS,
> mempertakut rakyat supaya segera lari meninggalkan rumah. Padahal tak ada
> pakar Jepang yang rapat. Pakar Jepang sepulang dari Mentawai, langsung cigin
> ke negerinya. Lalu, kemarin beredar pula SMS, masih gempa lagi.
>
> Jiwa yang labil
> Ketakutan warga yang menumpuk sejak 2004 dikelolanya sedemikian rupa.
> pengelolaan atas jiwa yang labil juga terjadi di Jogja dan Jateng, saat
> Merapi meletus. Ribuan banyaknya SMS gelap beredar. Isinya akan ada letusan
> hebat yang bakal terjadi setelah ini. Hasilnya, warga ketakutan.
> Kalau warga sudah ketakutan, maka urusan takkan jalan. Padang bisa sepi
> dibuatnya.
>
> Tiap kita ditanya tiap hari, soal apakah benar akan terjadi gempa kuat di
> Padang? Pertanyaan langsung, via SMS atau internet. Sekaligus ini
> membuktikan pengetahuan kegempaan dan ilmu geografi warga, masih minim.
>
> Antisipasi
> Seharusnya pemerintah pusat mencurahkan perhatiannya ke wilayah rawan gempa
> di Indonesia, terutama Sumbar. Sumbar bukan minta diistimewakan, namun
> karena memang paling rawan.
> Itulah sebabnya, pemerintah daerah didesak terus membangun jalur evakuasi,
> shelter dan escape building. Singgalang telah mengajukan tujuh hal untuk
> bisa selamat tsunami. Ketujuhnya, dinding laut, relokasi penuh warga di tepi
> pantai, atau relokasi sebagian. Buat shelter yang banyak, bangun escape
> building. Buat jalur evakuasi, tanam pohon trembesi atau bakau. Atau
> reklamasi pantai. (kj)
>
> http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=2006
>
> Salam
> Fend
> 34M-Cikasel
>
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>


-- 
=========== Salam Hormat ==========
Yuhefizar a.k.a Ephi Lintau
e-Learning | e-Literacy | e-Business
http://ephi.lintau.info <- Program Kilat Belajar Bahasa Inggris
www.ephi.web.id
http://blog.ephi.web.id
www.web1juta.com
www.sukses-bersama.com
www.pengusaha-online.com
www.e-investasi.com
e-Mail : [email protected]
Handphone  : 08126777956
================================

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke