dari pengajian kami

---------- Forwarded message ----------
From: Yuniarko Sukendro <[email protected]>
Date: Thu, 2 Dec 2010 10:44:23 +0800 (SGT)
Subject: Membuka Perbendaharaan Langit dan Bumi
To: BEI SEMBIRING <[email protected]>
Cc: DT TUBAGUS <[email protected]>, DT MILIS HAJI 77
<[email protected]>, ESQ MILIS
<[email protected]>, MASK SUGENG <[email protected]>,
MRBJ DJUHAIR <[email protected]>, MRBJ NANDA
<[email protected]>, MRBJ SUPRAWOTO <[email protected]>, NUGRA
ISMAIL SAID <[email protected]>, SSF TAUFIK HIDAYAT
<[email protected]>








Membuka Perbendaharaan Langit dan Bumi

 Oleh: Bachtiar Nasir


‫‫وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آَمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا
عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا
فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ (96)‬‬Sekiranya penduduk
negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan
kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan
(ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.”
( Al-A’raaf: 7: 96)

Jelas, kunci pembuka perbendaharaan langit dan bumi adalah iman dan
taqwa,langit dan bumi akan menjadi sumber keberkahan/manfaat besar
bagi lingkungan sosial yang tegakkan Iman dan Taqwa, sebaliknya Langit
dan Bumi akan menjadi sumber bencana bagi lingkungan sosial yang
mendustakan Sunnatullah di alam raya.

Sunnatullah di Langit dan Bumi akan berjalan sesuai karakteristiknya,
tak akan ada satu makhluqpun yang dapat merubahnya tanpa seizin Sang
Khalik.

Allah Swt, Dialah Yang Memiliki segala kebaikan. Semua yang baik
datang dari Allah Swt. Sedangkan segala buruk dan jahat datang akibat
perbuatan manusia. Allah Swt. telah bersumpah kepada diri-Nya akan
selalu menyayangi hamba-hamba-Nya. Tapi manusia telah mencelakakan
dan menzalimi dirinya dengan menukar kebaikan Allah Swt. dengan
keburukan dan pengrusakan. Lalu anugerah pun berubah menjadi musibah
dan Bencana.

Adakah Solusi atas Bencana yang mengoyak negeri kita ini? Bisakah
Rasio ( kekuatan akal ) dan Ilmu Pengetahuan Modern memberikan jawaban

?Coba renungkan. Negeri kita ini diumpamakan Untaian Permata Yang
Indah di Garis Katulistiwa. Negeri yang dikenal sebagai bagian Surga
di Bumi: Negeri Kolam Susu. Tapi apa yang kita lakukan dengan anugerah
Allah Swt itu.

Lihatlah:

  Kekayaan negeri kita yang berlimpah ruah dari sumberdaya alamnya
ternyata tidak disyukuri. Kekayaan negeri   tidak dikelola untuk
kemakmuran dan kesejateraan rakyat, malah sebaliknya memberikan
kesengsaraan dan Bencana. Kekayaan negeri juga hanya dikuasai dan
dinikmati oleh segelintir orang saja. Kesenjangan, kepincangan sosial
dan ketidakadilan menjadi bagian yang paling nyata dari Tatan Sosial
yang bertentangan dengan Hukum Al Qur’an. Kekayaan negeri ini juga
hanya berputar-putar di kalangan kelompok elit dan tokoh. Sementara
rakyat terus mengalami pemiskinan dan penyengsaraan.

Pengrusakan hutan dan eksplorasi kekayaan mineral yang membabi-buta
tampa memikirkan nasib generasi yang akan datang. Keuntungan materi
dan pertimbangan ekonomi menjadi takarannya. Akibatnya Bencana
mematikan menerjang berturut-turut: Banjir, Lumpur Panas, Gempa Bumi,
Gunung Meletus,  adalah efek dari semua prilaku jahat manusianya;
Ketamakan Materi, Rakus Kekuasaan, Liberalisasi Media Pornografi,
Perilaku Pornoaksi, Pembunuhan Janin, dan Korupsi.

Menyikapi Bencana yang menimpa negeri ini,  sungguh tidak bisa
diketemukan solusinya secara Rasional dan Ilmu Pengetahuan Modern yang
sudah Materialistis dan sekuler. Ilmu Pengetahuan yang sudah
menjadikan dirinya Agama Baru. Ketika Bencana menghantam, Rasio dan
Ilmu Pengetahuan hanya bisa mengatakan: Sudah menjadi proses alamiyah.
Tidak bisa dihindarkan!, relokasi, bangunan tahan gempa dan lain-lain.

Tapi Al Quran memberikan bimbingan dan jawaban yang jelas. Dengan
kekuatan instuisi para shalihin, mereka menemukan Solusi atas Bencana
ini. Jawabnya: Bencana harus diselesaikan dengan kembali kepada Allah
Swt, meminta ampunan dan melakukan gerakan membangun pribadi-pribadi
yang Takwa dengan  berusaha menjadikan Al Quran sebagai sumber pedoman
hidup,  ( manhaj hayah ), memberantas kezaliman dan  makasiat,
memperbanyak sedekah, dan menolong korban. Inilah Solusi Qur’ani
menyikapi Bencana.  Menolong Korban Gempa dengan melakukan Reaksi dan
Tindakan Konkrit yang sangat dianjurkan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. Ingatlah sabda
beliau:‫‫مَنْ كَانَ فِى حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ اللَّهُ فِى حَاجَتِهِ‬‬

“…Barangsiapa memenuhi hajat saudaranya, maka Allah akan selalu
memenuhi hajatnya...”[ HR. Bukhari ]. Karena itu, Bencana justru
dapat mengubah momen hidup kita lebih indah dan juga bermanfaat dengan
kita bersama-sama mengulurkan tangan memberikan cinta kasih kepada
saudara kita yang tertimpa Bencana:  Life is flower and love is
honey.#‫‫ ‬‬


Powered by Telkomsel BlackBerry®
__._,_.___

Reply to sender | Reply to group | Reply via web post | Start a new
topic Messages in this topic (1)
Recent Activity:

Visit Your Group

Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use


.

__,_._,___

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke