dunsanak noveri nan ambo hormati.. memang ambo sajalan jo pandapek dunsanak bahwaso persoalan penting yang paralu diduduak-an adolah bagaimana struktur kepengurusan dan status organisasi mahasiswa lokal.. karajo, siapun indak namuah dijadikan urang nan diparintah-parintah sajo.. apolai awak samo gadang dan punya idealisme masiang2.. manuruik ambo, memang untuk merealisasikan kbmm ko labiah rancak dimulai dari jaringan interpersonal.. jadi kehadiran kawan yang tertarik dengan ide kbmm hanyalah sebatas kehadiran individu, indak mawakili organisasi mahasiswa kampus/lokal tertentu...
memang kok untuang alek-alek nan rami memang urang minang sangaik sanang bana.. tapi kok bakarajo untuak mangadokan alek-alek ko saketek nan namuahnyo.. nan susah memang jadi panitia.. wakatu abih, tanago habih, kadang pitih pribadi tapakai, tapi kok ado salah saketek di acara nan awak buek, kanai cimeeh pulo dek partisipan..:) tapi memang mode itulah dinamika urang awak...:) he2.. tarnyato persaingan organisasi mahasiswa minang di bandung alah bantuak persaingan perusahaan mah..:) he2.. kok soal pitih2, iyo angkek tangan ambo.. barek mah..:) he2..:) tapi bapandai2 sajo mangiklankan diri..:) kok kami di jogja, iyo banyak tawaran manari.. kadang indak takao maiyokan kasado undangan doh..:) he2.. btw, salam sukses yo dunsanak ttdanggun gunawanalumni filsafat ugm - 26 thyogyakartahttp://anggun.cjb.net --- On Tue, 12/7/10, noveri maulana <[email protected]> wrote: From: noveri maulana <[email protected]> Subject: Bls: Bls: [...@ntau-net] Mengagas Organisasi Mahasiswa Minang Se-Dunia To: [email protected] Date: Tuesday, December 7, 2010, 10:10 AM Salam kenal baliak untuak Uda Anggun, Partamo ambo sampaikan tarimo kasih dan sumangaik bagi kawan-kawan inisiator baitu pun bagi "parami alek" nan akan mengusung KBMM ini. Mudah-mudahan hal ini dapat terwujud tanpa hambatan dan perdebatan panjang nantinya. Amin.. Mungkin kalau ambo indak salah da, ide iko alah mulai bergulir dari tahun lalu. Tahun lalu, kami nan di Unpad sempat manarimo kunjungan dari pengurus baru KMM Jaya nan datang basilaturahmi. salah satu agenda dalam kunjungan itu adalah tentang gagasan untuk membentuk suatu wadah agar organisasi mahasiswa Minang khususnya yang ada di Bandung dan Jakarta Raya bisa saling berinteraksi dan berkomunikasi. Namun, ambo indak terlalu mengikuti perkembangannyo do. Nan ambo danga, salapeh pertemuan itu, ado babarapo kali diadakan pertemuan lanjutan baik itu sesama organisasi mahasiswa Minang di Bandung ataupun langsung dengan KMM Jaya. Tapi, sampai kini, ambo pribadi tidak lagi mendengar bagaimana perkembangan dan tindak lanjut ide tersebut. Bahkan, waktu itu KMM Jaya tidak hanya datang ke Unpad, tapi hampir ke semua organisasi mahasiswa Minangkabau yang ada di Bandung. Kalau bagi ambo pribadi da, gagasan sarupo iko bukan hal baru. Namun, gaung dan bentuk organisasi yang akan diusung ini cukup besar dan menarik. Belajar dari kegagalan yang terjadi di Bandung, satu hal menarik yang bisa saya ambil ialah tentang bentuk hubungan antar lembaga itu sendiri. Menurut pandangan ambo, kalau dibentuk sebuah wadah besar yang menaungi organisasi kemahasiswaan yang bersifat regional, wadah tersebut kurang bisa bermanfaat. Tapi jika hubungan antar organisasi itu dibangun secara individual atau secara interpersonal antar lembaga, komunikasi yang baik hingga kerjasama bisa terjalin. Hal ini bisa dilihat dari beberapa kegiatan antar organisasi mahasiswa minang yang diadakan di Bandung. Dalam sebuah acara kompetisi futsal yang diadakan Gonjong Limo Bandung misalnya, organisasi kemahasiswaan yang bergerak di bidang kebudayaan Minangkabau di Bandung bisa duduk bersama berkompetisi secara sehat dan sportif. Begitu juga dengan beberapa acara lainnya seperti buka puasa, pagelaran seni budaya, kunjungan2 dan banyak lainnya. Jika suatu acara digagas oleh sebuah organisasi dan mengundang organisasi lain, semuanya bisa berjalan harmonis. Namun, jika semua organisasi ini dikumpulkan dan diajak membentuk sebuah wadah baru yang terstruktur dan terlembaga, keharmonisan itu mulai sulit untuk diciptakan. Nah, mungkin contoh kasus itu bisa menjadi pertimbangan bagi kawan-kawan inisiator KBMM ini. Menurut saya, persoalan organisasi kemahasiswaan Minang di Bandung lebih kompleks daripada Jakarta maupun Jogjakarta (CMIIW). Di KMM Jaya, mungkin polemik antar lembaga berkaitan dengan kursi kepengurusan dari golongan tertentu, begitupun di Jogja. Namun, di Bandung polemik tidak hanya terjadi dalam pembentukan konsep organisasi regional, namun juga persaingan dalam sektor ekonomi. Seperti nan ambo sampaikan sebelumnya, hampir semua organisasi mahasiswa minang di Bandung sudah bergerak secara semi profesional. Mereka mampu "menjual" aktivitas seni budaya mereka untuk mendapatkan income yang bisa menggerakkan nadi organisasi. Nah, persaingan dalam mendapatkan "order manggung" ini lah yang juga bisa menimbulkan polemik. Walaupun tidak kentara, namun cukup berpengaruh pada hubungan antar lembaga. Mungkin itu sedikit cerita nan bisa menjadi acuan bagi kawan-kawan inisiator untuk terus menggagas konsep KBMM ini. Banyak maaf, Wassalam, Noveri-Bdg *pendapat tersebut murni opini pribadi, bukan mewakili lembaga. Tks. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
