wa'alaikumussalam dunsanak veri..
tarimo kasi atas apresiasinyo terhadap tulisan awak.. ternyata dunsanak semakin 
memperbanyak data ambo tentang "ketidakrukunan" mahasiswa minang dalam scope 
organisasi mahasiswa minang regional... saya tahu persis pertikaian itu di 
jogja dan kemarin mendapat selentingan informasi atas gejolak yang terjadi di 
kmm jaya. terus hari ini, dunsanak veri menyampaikan fenomena yang hampir 
sama...

terus terang, memang belum ada konsep yang matang dari para inisiator 
sebagaimana yang saya tangkap dalam pertemuan kemarin (ahad, 5 desember 2010) 
di kantor penghubung sumbar di salemba jakarta. dengan kritis saya mencoba 
mengejar visi, misi, dan konsep yang jelas ttg kbmm ini, tapi hanya sebuah 
pandangan sinis yang saya dapatkan dari teman-teman yang hadir pada pertemuan 
itu. 
pendirian kbmm ini masih dalam taraf awal.. masih membutuhkan 
pertemuan-pertemuan yang membahas lebih serius, baik itu bentuk organisasi, 
kepengurusan, ad/art, dan juga bagaimana inovasi kreatif untuk mengabungkan 
seluruh organisasi mahasiswa minang yang ada...
satu hal yang perhatikan, para inisiator memang begitu menggebu untuk 
mengulirkan pendirian kbmm ini.. tapi saat ini mereka masih dalam tahap 
sosialisasi.. saya juga belum tahu banyak, akan kemana wacana ini akan 
digulirkan.. karano awak hanyo parami2 alek sajo..:) ya, mudah2an dunsanak di 
bandung mandapek undangan di pertemuan selanjutnyo..:)
salam kenal dunsanak veri..
ttdanggun gunawanalumni filsafat ugm - 26 thyogyakartahttp://anggun.cjb.net
--- On Tue, 12/7/10, noveri maulana <[email protected]> wrote:

From: noveri maulana <[email protected]>
Subject: Bls: [...@ntau-net] Mengagas Organisasi Mahasiswa Minang Se-Dunia
To: [email protected]
Date: Tuesday, December 7, 2010, 12:05 AM

Assalamu'alaikum,
Uda Anggun sarato Mamak, Uda, Uni nan di Palanta..

Sangat menarik perihal apo nan lah uda paparkan sabalumnyo. Memang organisasi 
mahasiswa Minangkabau banyak bertaburan di mana-mana. Bahkan, di kota 
perantauan saya di Bandung, hampir semua perguruan tinggi terkenal, negeri 
maupun swasta, telah memiliki perkumpulan mahasiswa Minang atau perkumpulan 
mahasiswa yang giat mengkaji budaya Minangkabau.

Namun, hal yang menarik bagi ambo pribadi adalah pernyataan Uda tentang track 
record para inisiator tersebut. Bukan bermaksud skeptis dan apatis, memang 
kalau belum berpengalaman mengelola organisasi, komunitas ataupun paguyuban 
mahasiswa Minangkabau di tingkat regional, agak ragu pulo ambo pribadi baa ka 
jadinyo Organisasi Mahasiswa Minangkabau Se-Dunia ko lah
 nantinyo.

Berkaca pado realita nan ambo tamui di kehidupan organisasi mahasiswa 
Minangkabau di Bandung, cukup banyak pelajaran nan bisa awak ambiak dari situ. 
beberapa tahun nan lalu para senior ambo pernah manggagas sebuah forum 
komunikasi mahasiswa Minangkabau se Kota Bandung. Tapi, itu pun hanya berjalan 
sebentar karena banyak persoalan, salah satunya ialah persoalan ideologi itu 
pula.

Menurut pandangan pribadi ambo, kehidupan organisasi mahasiswa Minangkabau tiap 
daerah memiliki ciri khas tertentu. Bahkan, ciri khas iko pulo nan bisa 
dibilang sebagai ideologi mereka. Contohnya saja, KMM Jaya (Keluarga Mahasiswa 
Minangkabau Jakarta Raya) lebih concern pada dunia pendidikan (CMIIW), 
sedangkan organisasi Mahasiswa Minangkabau di Kota Bandung lebih dominan kepada 
penalaran, seni, dan budaya, sedangkan mahasiswa Minang nan di Mesir concern 
pada syiar dan da'wah Islam.

Di Kota Bandung, hampir di setiap organisasi mahasiswa penggiat
 budaya Minangkabau di sini memiliki tim kesenian yang sudah beraktivitas 
secara semi profesional. Sebut saja UPBM Unpad, UKM ITB, UABM Itenas, USBM ITT 
Telkom, Fosmi UPI, Unisba, Unikom, Muda-Mudi Gonjong Limo, Sanggar Bundo 
Kanduang, dan lainnya. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang telah memiliki 
prestasi yang besar, tidak hanya di dalam negeri namun juga di dunia 
internasional.

Namun, sayangnya, keseluruhan organisasi tersebut belum memiliki wadah 
tersendiri tempat bernaung seperti Forum Mahasiswa Minangkabau Kota Bandung 
tersebut. Alasannya klise, menurut subjektif ambo pribadi, karena masing-masing 
organisasi masih mementingkan kelompoknya tersendiri dibandingkan dengan forum 
atau organisasi yang lebih luas. Persoalan ini yang selalu menjadi penghalang 
bagi inisiator-inisiator pembentukan forum mahasiswa Minangkabau di Kota 
Bandung ini.

Lantas, bagaimana dengan ide pembentukan Organisasi Mahasiswa Minangkabau se 
Dunia
 tersebut?
saya setuju dengan pendapat uda Anggun sebelumnya. Para inisiator harus 
memiliki konsep yang lebih jelas dan terarah tentang bentukan organisasi 
Mahasiswa Minang se Dunia ini. Bukan berarti telah mendapat dukungan dari 
Pejabat Pemerintahan semua hal akan berjalan lancar, tapi baiknya para 
inisiator memulai hal itu dari interaksi personal di barisan bawah hingga 
mendapat pijakan yang kokoh untuk kemajuan organisasi itu ke depannya. 

Namun, setelah diketahui bahwa para inisiator tersebut "hanyalah" mahasiswa 
dari Jakarta dan Jogjakarta, saya pribadi cukup skeptis dengan perjalanan 
organisasi ini nantinya. Maaf jika saya contohkan pada fenomena pro-kontra KKM 
yang berlangsung hangat beberapa bulan belakangan ini. Bukan tidak mungkin hal 
serupa akan terjadi pada rencana pembentukan Organisasi Mahasiswa Minang se 
Dunia ini atau yang menurut Uda Anggun akan diberi nama Keluarga Besar 
Mahasiswa Minangkabau ini.

Jika saja para
 inisiator melakukan soft launching sesuai rencana awal (dengan 
pendiri/penggagas dari Jakarta dan Yogyakarta), saya yakin akan banyak kritik 
dan pro-kontra yang akan terjadi. Apakah dengan dikukuhkannya organisasi 
tersebut otomatis seluruh organisasi mahasiswa minang regional akan jadi bagian 
dari sistem itu? atau apakah nanti KBMM ini hanya memberi tawaran kepada 
organisasi regional sehingga bebas memilih bergabung atau tidak? lantas pula, 
apa visi dan misi yang jelas dari KBMM ini? adakah fokus tertentu seperti seni 
budaya, pendidikan atau agama? atau organisasi ini hanya tempat berkumpul dan 
bersilaturahmi saja? atau (maaf) jangan-jangan organisasi ini jadi batu 
loncatan untuk tujuan tertentu lainnya?? Maaf, bukan saya berniat untuk 
su'udzhon, namun seringkali yang terjadi di lingkungan masyarakat kita memang 
seperti itu. Wajar saja bagi kami yang masih muda matah ini jadi skeptis dan 
tidak mudah percaya.

Tapi, bagaimanapun, atas nama
 demokrasi dan kebebasan berpendapat, saya mendukung teman-teman yang akan 
mendirikan KBMM tersebut. Kita tunggu kabar dan kiprahnya dalam mambangun 
nagari :)

Banyak maaf,
Wassalam,

Noveri
23/Lk/Bandung


 

 

 




      

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke