adinda rina....




apo iko samo dengan bakwan pattimura nan di padang yg sangat terkenal tu ndak..?



uni

--- Pada Jum, 10/12/10, rinapermadi <[email protected]> menulis:

Dari: rinapermadi <[email protected]>
Judul: [...@ntau-net] Bakwan By : Rina
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 10 Desember, 2010, 4:45 AM




 
 






Assalamu’alaikum
Warahmatullah.. 

Salamaik Siang sekalian
salamaik week end untuak adidunsanak lapau 

   

Sakedar untuak
kadikinyam-kinyam nantik pas lah week end 

   

B A K W A N.................... 

By : Rina 

  

Berkemungkinan bakwan adalah seni kuliner
yang beradunya beberapa kebudayaan. Sebab kata-kata Bak itu dalam budaya orang
chinese artinya daging babi. Jadi manurut kawan-kawan kita yang bermata sipit
ini sepintas, yang namanya Bakpia, Bakpao, dan Bakwan. Yang terbayang adalah
makanan yang berisi atau bercampur dengan daging babi. Pernah sekitar beberapa
tahun yang lalu, penulis membawakan sekotak Bakpia Pathuk oleh-oleh khas Kota
Magelang Jateng untuk si Boss yang berkebangsaan S'Pore. Sembari makan, dia
bertanya," Apa Bakpia ini sejenis makanan vegetarian? Sebab di dalamnya rasanya
kayak kacang hijau bukan daging. Menurutnya makanan yang ada kata-kata bak di
menu chinese food biasanya ada daging babinya. Contohnya Bak Kut Teh dan
 Bakpao walaupun Bakpao ada yang isinya kacang dan coklat akan tetapi
aslinya isinya adalah daging babi. 

  

Jadi sedikit berbagi mengenai
pengetahuanku tentang kata-kata Bak di sebuah nama makanan yang akan kita bahas
lebih lanjut yaitu Bakwan. Hanya saja khusus untuk Bakwan, orang Indonesia
sudah begitu sangat mengenalinya sebagai camilan adonan tepung terigu beserta
beberapa sayuran. Tidak akan ada keraguan bila membeli Bakwan ini dimanapun,
gak akan ada yang iseng mencampurnya dengan daging babi sebab Bakwan sudah
seperti makanan asli Indonesia yang sangat digemari terlebih bila mentari senja
sudah beranjak masuk peraduannya atau bila cuaca dingin melingkupi bumi
Indonesia ini. Meniupkan aura dingin yang menelusup ke kulit bahkan ke
tulang-tulang kita. 

  

Okelah !! Cukup omong
kosongnya...... yok Kawan...kita masuk ke inti tulisan ini. 

  

Bahan : 

  

1. Tepung terigu dua gelas 

2. Wortel potong lidi 

3. Kol iris tipis 

4. Tauge 

5. Telur sebiji 

5. daun bawang iris 

6. Bawang putih dan merah masing2 3 biji
giling halus 

7. Merica 20 biji giling halus 

8. Udang 15 biji digarami dan diasami 

8. Garam 

  

Cara membuat : 

  

Tumis semua bumbu beserta semua
sayurannya, sisihkan 

Biar empuk terigunya kasi soda kue
sedikit 

Kocok telur dengan garam dan campurkan ke
terigu 

Beri air sedikit demi sedikit sambil
diaduk sampai cukup pas kekentalannya 

Campurkan tumisan sayur tadi lalu aduk 

Rasakan apakah garamnya sudah pas 

Cetak dengan sendok bulat yang cekung 

Letakkan satu ekor udah ditiap cetakan
itu dengan sedikit ditekan dan goreng hingga kekuningan 

Angkat dan tiriskan minyaknya dengan
tissue bersih 

  

Ohya Kawan, ada beberapa tampilan Bakwan
ini seperti yang pernah kulihat dan kucoba. 

Selain seperti tampilan diatas yang
dicetak bulat seperti yang biasa dibuat di daerah Sumbar, ada yang disendok
agak membulat langsung dicemplung ke minyak panas sehingga bentukan yang
didapat agak membulat panjang dan empuk. Ada lagi bakwan ala Jawa Tengah dan
Jawa Timur yang dibikin sedikit encer trus cara menggorengnya disiramkan ke
sisi penggorengan sehingga bakwan yang didapat melebar sehingga ada separo
bakwan yang dimakan seperti peyek kriuk-kriuk dan ada sisi yang empuk enak. 

  

Cara penyajian : 

  

Sajikan bakwan dipiring dengan saos
sambal atau cabe rawit cacahan dengan sedikit kecap asin 

Bisa juga dimakan dengan cabe rawit
bijian segar. 

Temani hidangan dengan teh manis dan
senyuman yang manis 

selamat menikmati... 

  

Batam 

Dec 10th, 2010 

   



 



-- 

.

* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke