Assalamualaikum ww Suatu hari lebih kurang 2 minggu setelah tsunami Aceh, disekitar komplek pasar tidak jauh dari Mesjid Raya Banda Aceh sayup2 tercium bau harum yang kadang berganti dengan bau bangkai manusia dan hewan2 lain yang belum sempat diketemukan atau kalau sudah diketemukan tapi belum sempat diangkat dan diangkut oleh petugas (biasanya Marinir atau Brimob), seorang relawan penasaran dengan bau harum selintas2 itu sambil terus juga mengais dan mem-balik2 kayu2an dan sampah disekitar bauan harum itu dia menemukan sesosok jenazah wanita yang tertimbun potongan kayu2 papan bahkan pohon2 perdu yang telah tercerabut
Setelah semua kayu2 dan papan2 serta material lainnya disingkirkan jelaslah terlihat terbujur sosok itu adalah jenazah seorang wanita, kayaknya dari sinilah sumber bau harum selayang2 itu dan ajaibnya tubuh tersebut masih utuh tanpa cacat atau tanpa mengalami proses pembusukan sama sekali sebagaimana layaknya bangkai2 manusia lainnya yang sudah membusuk dan gembung berair bahkan ada yang sudah meletus selaput kulit perutnya galibnya mayat atau bangkai yang sudah lebih dua minggu terlantar Orang mulai datang berkerubung melihat jenazah tersebut, tidak beberapa lama kemudian salah seorang dari mereka berteriak mengenal jenazah tersebut, dari situlah keluarga atau ahlul bait jenazah wanita tersebut dijemput dan seorang ibu mengenali jenazah tersebut sebagai anaknya dan beramai2 orang mengantar jenazah tersebut kerumah duka Dari sang ibu ini diketahui bahwa anak perempuannya yang sudah menjadi jenazah yang mengeluarkan aroma tidak busuk layaknya jenazah yang masih baru ditinggal rohnya beberapa jam yang lalu itu adalah seorang Hafidzah Alquran Subhanallah, dia adalah seseorang yang setiap hari membaca Alquran dan menghapalnya dan mengajarkannya kepada orang lain terutama anak2 gadis tetangganya, tubuhnya sudah bak Alquran berjalan saja layaknya Subhanallah, jenazahnya diselamatkan oleh Allah Yang Maha Pemurah dari kenistaan bahkan auratnya tertutup rapi masih lengkap dengan jilbab yang masih terpasang utuh tidak robek tidak tergerajai tidak tersimbah sedikitpun sedikitpun pertanda dia memang teliti dan tidak cayah meyebeng2kan auratnya semasa hidup, Allah menjaga auratnya sekalipun dia sudah tidak berdaya sama sekali bahkan mengeluarkan semilir harum yang memkomunikasikan keberadaannya dibawah puing2 tsunami sehingga ada orang yang penasaran dan berusaha mencari sumber bau harum itu Bandingkan dengan mayat2 lain bahkan ada yang sudah tidak selembar benangpun dijumpai dan tentu saja sangat busuk layaknya bau bangkai manusia apalagi setelah lebih 2 minggu terlantar, masker sebaik apapun masih tidak sanggup menahan bau menusuk hidung sampai ke benak itu Sanak & mamak nan dirahmati Allah, mari kita yakini bahwa sebaik2 bekal untuak kadibaok mati adalah membaca Alquran wasalam abp58 (Tentu saja layak terima kasih se-tinggi2nya dihaturkan kepada satuan2 khusus yang telah ditugaskan mencari dan mengumpulkan dengan kantong2 jenazah serta menguburkan mayat2 terlantar itu walau berupa kuburan massal) ________________________________ Dari: "[email protected]" <[email protected]> Kepada: rantaunet <[email protected]> Terkirim: Jum, 24 Desember, 2010 15:38:19 Judul: Re: Bls: Bls: [...@ntau-net] KEMATIAN dalam ISLAM Selimut Putih, Sebuah judul lagu qasidah nan paralu direnungkan, marindiang bulu ambo mambaco sya'r lagu selimut putih nan Mak AB tuliskan tu, takana diambo wakatu jadi Remaja Masjid saisuak kalau lah ado anak tim rebana malagukan lagu iko banyak nan tuo2 manangih dek takana iduik kamati. Tks Afrijon Ponggok KBB 43, Pekanbaru Powered by Telkomsel BlackBerry® ________________________________ From: Arman Bahar <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 24 Dec 2010 00:24:29 -0800 (PST) To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Bls: Bls: [...@ntau-net] KEMATIAN dalam ISLAM Nan takuik mati biasonyo nan alun ado persiapan dan cinta dunia, cameh tibo, sagalo doso parbuatan saisuak ditayang ulang, lah tabayang ringan timbangan amal, barek timbangan doso, baa lai wakatu lah kasip, sesal kemudian tidak berguna Bila Izrail datang memanggil Jasad terbaring dipembaringan Seluruh tubuh akan menggigil Sekujur badan akan kedinginan Biasonyo kan iyo ujuang2 kaki camaik (calon maik) mulai taraso dingin, cubolah rosok kok alun pernah malapeh "urang ka pai" Ka baa lai kok nan punyo tu bana datang manjapuik, nan mananam tu bana datang mambucuik Janganlah mau di-sanjung2 Engkau digelar manusia agung Jikalau ada amal didunia Itulah hanya pembela kita Datang masanya insyaflah diri Selimut putih pembalut badan Tinggal semua yang dikasihi Kanalah diri sapanjang hari Muhasabahlah sebelum tidur, evaluasi apa yang sudah diperbuat hari ini untuk persiapan menghadapi mati wasalam abp58 camaik juga ________________________________ Dari: "[email protected]" <[email protected]> Kepada: rantaunet <[email protected]> Terkirim: Jum, 24 Desember, 2010 14:51:11 Judul: Re: Bls: [...@ntau-net] KEMATIAN dalam ISLAM Wa'alaikum salam WW "Kullu nafsin za ikatul maut", baitu baitu bunyi nyo ayat satiok nan banyao pasti kamati indak kaka di duniya, aja sampai janjian tibo umua habih wakatu datang indaklah sia kamanolong antah kok amal awak surang. Kalaulah mauik nan katibo sadatik ndak dapek tundo saminik ndak bisa capek, tibo izrail jo umanaik datang manjapuik nyawa kito, japuik nangko japuik tabao indak kabaliak baliak lai hanyo pertangung jawaban nan ditunggu io di mahsar ajalullah, sasuia bana bak Firman Allah : "Izaja aajaluhum layastakhiru sa'atan walayastaqdim" Nan mati pasti ka datang dan kito memang ndak paralu takuik mati tapi ndak buliah pulo mancari mati namun harus siap satiok saat untuak mati, sasuai jo hadis mangatokan nan aratinyo : "bila kamu berada pada pagi hari ingatlah seolah-olah kamu akan mati nanti sere, dan jika kamu berada pada sere hari ingatlah seolah-olah kamu akan mati besok pagi. Nan pantiang dek kito ikuiklah suruah hantian tagah pabanyak amalan jo pahalo istighfar jan lupo tiok hari kurangi cinto kadunia. Diujung kehidupan ada kematian sedangkan kematian itu bukanlah akhir dari kehidupan namun dia adalah awal dari kehidupan yang sesungguhnya. Marulah kita persiapkan diri untuk menyongsong kematian yang pasti datang demi kehidupan yang haqiqi, Salam Afrijon Ponggok KBB 43, Pekanbaru Powered by Telkomsel BlackBerry® ________________________________ From: Arman Bahar <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 23 Dec 2010 22:49:54 -0800 (PST) To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Bls: [...@ntau-net] KEMATIAN dalam ISLAM Assalamualaikum ww Suai! Kok mandanyuik ka ubun2 Manyentak ka mato kaki Mato ijau angok pun lapeh Bapindah duya ka akhirat Bacarai nyao dari badan Sakik lah badan dalam kubua Sangketo lapeh ka padang masha Hangek cahayo tiang arasy Jatuah baserak dalam narako Dilambuik malaikat panjago Naudzubillahi mindzaliq Tapi samantangpun baitu Kok lai suruah bakarajoan Tagah lai bahantian Alquran jo Sunnah Rasulullah jadi pidoman Sapanjang pituah guru2 kito Eloklah masuaknyo punco ka hulu Bilangan duya koknyo sampai Janji Akhiraik koknyo tibo Pasan nagari konyo datang Dari datiak nan sadatiak Hinggo langkah nan salangkah Sampai barembang hari nan patang Bapindah bana duya ka akhirat Bacarai banalah nyao dari badan Sananglah badan didalam kubua Nak sampai bana sangketo ka padang masha Lindok cahayo tiang arasy Sampailah kito kapintu sarugo Disambuik Rasulullah nan sadang basandiang jo Siti Khadijah Insya Allah Selamat Hilang tahun bagi yang merayakan wasalam abp58 ________________________________ Dari: "[email protected]" <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Jum, 24 Desember, 2010 12:21:53 Judul: [...@ntau-net] KEMATIAN dalam ISLAM Khotbah Jum'at disalah-satu mesjid di Balikpapan siang ini cukup menyentuh Karena masih banyak diantara kita yang belum menyadari dan mengaplikasikan bahwa sesungguhnya masalah MAUT adalah Hak Prerogatif Allah Berapa banyak kita temui,keluarga, teman dan relasi kita yang sama2 sarapan tadi pagi,beberapa waktu kemudian dikabarkan telah wafat Dilain pihak sejumlah orang yang telah beberapa tahun tergeletak sakit bahkan sampai koma, belum dijemput Allah Dalam setiap acara Ulang Tahun, selalu kita ucapkan Semoga Panjang Umur Padahal kenyataannya, sisa hidup yang bersangkutan makin berkurang Oleh sebab itu hendaknya : 1. Janganlah kita TAKUT MATI, karena semua makhluk akan mengalaminya 2. Untuk itu jangan mencoba LARI dari KEMATIAN. Karena itu pekerjaan yang sia-sia 3. Tapi jangan sia-siakan hidup dan MENCARI KEMATIAN. Karena perbuatan teledor dan bunuh diri tidak disukai ALLAH 4. Hendaknya kita selalu mempersiapkan APA yang DIBAWA MATI Jadi selalulah kita introspeksi dan melakukan analisa. Bagaimana persiapan kita : " Menunggu Kematian itu" ---TR -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
