Sanak Armen jo kaluarga RN nan terhormat, Paparan sanak Armen lengkap dan bisa jd inspirasi. Sajak umua 6 th ambo lah ikuik gaek marantau, kini umua 37 tahun, ambo bacito-cito 10 th lai bisa tingga dan bausaho di kampuang! Mudah2an lai bs mambari manfaat utk urang kampuang.
Mak Zul, untuak bisa tingga di kampung, seorang perantau harus punyo cinto kampuang, punyo akar nan kuat untuak kampuanyo, raso iko bisa malapeh nikmat hidup salamako nan dicukupi fasilitas sebuah kota. Kalau cinto ko ndak ado, maliek kampuang hanyo sabagai baban. Sabaliaknya, cinto bs mangubah terlena fasilitas itu dengan balik kampuang dan mambangunyo. Keterbatas fasilitan, bukan masalah. Malah sebagai seorang yang punya ilmu dan keahlian seorang perantau bisa mengubah keterbatasan itu jadi sebuah perkembangan yang positif utk negeri tacinto. Amir H, bks, 37 Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Armen Zulkarnain <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 5 Jan 2011 23:03:44 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Bls: Bls: [...@ntau-net] Re: Batanyo ciek Assalamualaikum wr wb Angku, mamak, bundo sarato adi dunsanak sapalanta RN nan ambo hormati, Pulang kembali ke kampung halaman saya kira ini sebuah pilihan, dimana pilihan itu bergantung pula dengan kapasitas diri kita masing-masing. Kapasitas yang dimaksud adalah keilmuan, jaringan relasi, perekonomian, dan salin sebagainya. Saya kira, bagi seorang minangkabau yang cendikiawan ataupun organisator sangat disarankan untuk tetap bertahan di perantauan. Sebab ini demi kepentingan minangkabau secara keseluruhan yang jauh lebih besar dari kepentingan nagari asal semata. Sedangkan untuk perantau yang memiliki kapasistas bukan seorang cendikiawan ataupun organisator saya kira ada baiknya untuk kembali menetap dikampung halaman. Ada banyak macam usaha yang bisa dilakukan ketika menetap di kampung halaman yang tidak memerlukan lahan yang luas, seperti : 1. Penggemukan sapi simmental 2. Peternakan ayam ras & ayam petelur 3. Peternakan bebek/itik petelur 4. Budidaya ikan air tawar di kolam, saluran air, danau & telaga. 5. Budidaya ikan laut pada keramba apung di pesisir pantai berarus tenang (teluk) 6. Budidaya ikan laut pada tambak untuk wilayah pesisir 7. Budidaya tanaman holtikultura dengan usaha tani terpadu (green house) 8. Budidaya tanaman buah 9. Budidaya tanaman bunga 10. Homestay di lokasi pariwisata 11. Rental Mobil 12. Bisnis mobil angkutan (oto tambang) 13. Bisnis angkutan air di danau-danau (Maninjau - Singkarak - Diateh - Dibawah) dan antar angkutan air pulau. 14. Usaha penangkapan ikan terpadu dengan Bagan Boat, Pukat Tongkol, luka kerapu - kakap - gabua, menggunakan fish finder & gps 15. Perniagaan songket tenunan minang ke daerah rantau 16. Perniagaan bordir & sulaman ke daerah rantau 17. Perniagaan kuliner kering seperti aneka keripik minang ke daerah rantau 18. Usaha indekost & pavilliun kontrakan di kota-kota Sumater Barat 19. Usaha penyewaan rumah toko (ruko) 20. ..... dan masih banyak usaha yang bisa dilakukan di ranah minang (silahkan ditukuak jo dibilai lebih lanjut) Semua jenis usaha diatas bisa dilakukan dengan bantuan beberapa tenaga yang bisa menambah lapangan kerja di ranah minang. Permasalahannya yang muncul adalah dalam beberapa puluh tahun ini banyak perantau minangkabau bekerja sebagai employer yang memang puluhan tahun tidak pernah terlibat dalam bidang entrepreneur yang merupakan basis awal kegiatan merantau orang minangkabau sejak awal. Mengenai sarana transportasi & komunikasi, dari 629 nagari yang ada di Sumbar hanya 15 % nagari-nagari yang belum dilengkapi sarana jalan yang baik, infrastruktur listrik & telekomunikasi seperti telepon & ponsel. Jadi saya kira, komunikasi internet 95 % sudah bisa dilakukan di nagari-nagari di ranah minang. Kendalanya hanya masalah "gagap teknlogi" yang bisa diatasi dengan saling berbagi antara satu sama lain. wasalam AZ - 32 th Padang -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
