بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Tertipu
Oleh K Suheimi 

Dalam tanya jawab dengan ustadz A Somad malam ini Minggu 9 Januari 2011 saya 
tanya
”Terkadang manusia berada dalam kondisi sehat, namun ia tidak memiliki waktu 
luang karena sibuk dengan urusan dunianya. Dan terkadang pula seseorang 
memiliki waktu luang, namun ia dalam kondisi tidak sehat. Apabila terkumpul 
pada manusia waktu luang dan nikmat sehat, sungguh akan datang rasa malas dalam 
melakukan amalan ketaatan. manusia yang telah tertipu (terperdaya).”

Sehat jasmani rohani, sosial dan produktif. Parameter sehat diukur dari 
produktifitas seseorang.
Orang yang tak produktif , adanya sama dengan tidaknya, masuk di menggenapkan, 
keluar tidak menganjilkan. Bak ketimun bungkuk. Ada Masuk karung, tapi tak 
masuk hitungan.
Dari pada hhidup bercermin bangkai lebih baik mati berkalang tanah.

Lalu ustadz A Somad menguraikan sebagai berikut 

Allah berfirman "Bukankah aku telah sehatkan kamu,
Kesehatan yang telah diberikan Allah begitupun waktu lapang, semua diminta 
Allah pertanggung jawabnya.

Berapa yang telah kau gunakan untuk kemanfaatan dirimu dan untuk kemanfaatan 
orang banyak.

Orh beriman, semua gerak dan niat bernilai ibadah
Manfaat untuk kita dan orang lain

Dan saya lengkapi dengan tulisan Muhammad Abduh Tuasikal

Sehat dan Waktu Luang yang Membuat Manusia Tertipu 

Dua nikmat ini seringkali dilalaikan oleh manusia –termasuk pula hamba yang 
faqir ini-. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

”Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu 
senggang”. (HR. Bukhari no. 6412, dari Ibnu ‘Abbas)

Ibnu Baththol mengatakan, ”Seseorang tidaklah dikatakan memiliki waktu luang 
hingga badannya juga sehat. Barangsiapa yang memiliki dua nikmat ini (yaitu 
waktu senggang dan nikmat sehat), hendaklah ia bersemangat, jangan sampai ia 
tertipu dengan meninggalkan syukur pada Allah atas nikmat yang diberikan. 
Bersyukur adalah dengan melaksanakan setiap perintah dan menjauhi setiap 
larangan Allah. Barangsiapa yang luput dari syukur semacam ini, maka dialah 
yang tertipu.” 

 
Ibnul Jauzi juga mengatakan nasehat yang sudah semestinya menjadi renungan 
kita, “Intinya, dunia adalah ladang beramal untuk menuai hasil di akhirat 
kelak. Dunia adalah tempat kita menjajakan barang dagangan, sedangkan 
keuntungannya akan diraih di akhirat nanti. Barangsiapa yang memanfaatkan waktu 
luang dan nikmat sehat dalam rangka melakukan ketaatan, maka dialah yang akan 
berbahagia. Sebaliknya, barangsiapa memanfaatkan keduanya dalam maksiat, dialah 
yang betul-betul tertipu. Sesudah waktu luang akan datang waktu yang penuh 
kesibukan. Begitu pula sesudah sehat akan datang kondisi sakit yang tidak 
menyenangkan.”[1]

‘Umar bin Khottob mengatakan,

إنِّي أَكْرَهُ الرَّجُلَ أَنْ أَرَاهُ يَمْشِي سَبَهْلَلًا أَيْ : لَا فِي أَمْرِ 
الدُّنْيَا ، وَلَا فِي أَمْرِ آخِرَةٍ .

“Aku tidak suka melihat seseorang yang berjalan seenaknya tanpa mengindahkan 
ini dan itu, yaitu tidak peduli penghidupan dunianya dan tidak pula sibuk 
dengan urusan akhiratnya.”

Ibnu Mas’ud mengatakan,

إنِّي لَأَبْغَضُ الرَّجُلَ فَارِغًا لَا فِي عَمَلِ دُنْيَا وَلَا فِي عَمَلِ 
الْآخِرَةِ

“Aku sangat membenci orang yang menganggur, yaitu tidak punya amalan untuk 
penghidupan dunianya ataupun akhiratnya.”[2]

Semoga Allah selalu memberi kita taufik dan hidayah-Nya untuk memanfaatkan dua 
nikmat ini dalam ketaatan. Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang tertipu 
dan terperdaya.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 
 AlFath PMC 9 Januari 2011

Tulisan ini bisa dibaca pada
http://hospital-pmc.com/ 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke