Assalamualaikum ww

Ah.. kanda Darwin ngomongnya suka me-rendah2, kan kanda sudah sama maklum tidak 
ada istilah tua untuk da'wah bukankan berhentinya da'wah itu bila ditungkus 
orang tubuh ini dengan kain putih, sekecil apapun partisipasi kita dalam da'wah 
agama Allah ini tentu akan diperhitungkan oleh yang punya agama ini yaitu Allah

Betul kanda, negeri kita tidak kurang ulama hebat dizamannya, sayang ulama kita 
itu tidak terlihat agi bekas2nya kini kecuali tercatat pernah berda'wah ke 
Borneo dan Indonesia Timur dll

Walaupun ulama2 kita di Minangkabau tersebut hebat namun hanya meninggalkan 
monumen kosong dan adagium ABSSBK yang tidak pernah tuntas wujudnya dalam 
generasi sesudah itu (kok indak ka heboh bana urang awak kini sampai2 KKM nan 
rancak itupun rami2 digagalkan)

Model da'wah nan kito ambiak memang mula munculnyo di Mesir 1928 dan 
diprakarsai 
Hasan al Banna, dan tentu sajo dalam agamo kito Islam, kultur lokal tidak 
menjadi halangan, bukankah ketika Islam pertama lahir kultur anak negerinya 
yang 
jahilun itu juga beda, lha apa bedanya ketika Islam pertama masuk ke negeri2 
Timur jauh ini juga dengan kondisi yang sama dan begitu pula dibelahan bumi 
lain 
kulturnya kan juga sama beda bukan? 

Intinya sebenarnya bukan disitu, tapi bekas2 yang ditinggalkan oleh model ini 
diberbagai belahan bumi sangat mengesankan yang dibuktikan dengan kemunculan 
kader2nya yang selalu berupaya menampilkan ISLAM DALAM BERBAGAI ASPEK HIDUPNYA 
TERMASUK DALAM BERPOLITIK bahkan peran dan urgensi model da'wah ini semakin 
besar KETIKA MODEL INI MERAMBAH RANAH POLITIK YANG PENUH GETAH dan yang selama 
ini menjadi suatu yang TABU UNTUK DIDEKATI oleh para ulama 


Dinegeri lelucon ini juga terlihat, keengganan ulama selama ini mendekati ranah 
politik karena kepicikan mereka dan kecerdikan musuh2 Islam yang memperdaya 
dengan hanya me-nakut2i dengan kalimat "politik itu kejam, politik itu kotor, 
ulama sebaiknya jangan dekat2 ntar kepercik najis2 politik, haram lho.... ulama 
itu baik dan amannya main di surau dan mesjid aja deh....." sehingga bangsa ini 
jadi carut marut oleh musuh2 Islam itu ketika tanpa ada ulama yang mengontrol 
jalannya roda negeri ini

Setuju pernyataan kanda dengan "salah pilih" itu, mudah2an kedepan gak salah 
pilih lagi yaaa...?
Ka namuah lo urang gaek kahilangan tungkrk duo kali gak ati?
Antahlaaaaaaaah, rabab sajoooooolah nan kamanyampaikan
wasalam
arman bahar58




________________________________
Dari: Darwin Bahar <[email protected]>
Kepada: Palanta Rantaunet <[email protected]>
Terkirim: Rab, 12 Januari, 2011 23:40:27
Judul: Re: Bls: [R@ntau-Net] OOT: Negeri Lelucon

Wa’alalkumussalam wr. Wb.
Dinda Arman nan budiman;
Tersanjung pula saya rasanya nama saya disebut dan diajak pula ikut dalam 
kegiatan TARBIYAH yang diharapakan dapat mengobati berbagai penyakit bangsa 
waktu ini. Sadar keterbatasan diri: kecerdasan, militansi dan pengetahuan 
agama, 
iyalah sudah tidak telap di saya rasanya 

Tapi maaf, menurut saya yang daif ini kenapa mengambil model dakwah harus  ke 
tokoh yang jauh, besar dan berjuang di tempat, kultur dan tantangan yang 
berbeda 
dengan kita. Kita kan tahu oleh siapa bagaimana Islam disebarkan dan disyiarkan 
di Minangkabau, yang menyebabkan roh Islam masuk sangat dalam ke budaya 
Minangkabau yang tercermin dalam adagium ABS-SBK. Bahkan sejarah juga mencatat 
adalah 3 orang ulama dari Kota Tangah pula yang menyebarkan Islam di Sulawesi 
Selatan, yang dikenal sebagai ‘laut sakti rantau bertuah” itu.
Malah menurut guru SLTA dulu, orang Jawa---dari siapa saya pertama kali 
mengetahui bahwa Islam di Sulsel disebarkan oleh ulama dari Minangkabau---yang 
menyebarkan Islam di kalangan suku Daya di Kalimantan juga ulama dari 
Minangkabau. Kita tahu juga tidak sedikit suku Daya yang muslim.
Kembali kepada berbagai karut-marut yang terjadi di negara yang diamanahkan 
Allah SWT kepada kita ini, IMHO, utamanya karena kita sudah salah memilih 
partai 
dan pemimpin dalam pemilu 2009 yang lalu , yang tentunya tidak perlu kita 
sesali 
lagi, tetapi harus jadi pelajaran yang sangat berharga kalau kita masih 
diberikan Allah SWT kesempatan untuk memilih partai dan pemimpin lagi tahun 
2014 
nanti. 

Wallahualam bissawab 
Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 67+)
Asal Padangpanjang, suku Panyalai, tinggal di Depok, Jawa Barat     
Bls: [R@ntau-Net] OOT: Negeri Lelucon 
Posted by: "Arman Bahar" [email protected] 
Tue Jan 11, 2011 5:21 pm (PST) 

Assalamualaikum ww
Senior ambo Pak Darwin Bahar sarato mamak dan dunsanak nan dirahmati Allah
Sepertinya kita2 ini tidak bosan2nya berada dalam lingkaran mengeluh, prihatin, 
priphati dan prihatin terus tanpa akhir entah sampai kapan
Ada kok pak yang telah lama menawarkan solusi untuk semua persoalan tersebut, 
kalau saya gak salah mereka menyebutnya TARBIYYAH lho pak
Saya rasa tidak ada ruginya kalau kita coba2 pula agak sakali lalu ma tau kok 
sasuai ubek jo panyakik

wasalam
arman bahar


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke