Assalamu'alaikum WW. Mamak Arman Bahar jo Mamak Darwin Bahar dan dunsanak nan lainnyo di Palanta nan dimuliekan.
Izinkan ambo sato saketek soal iko karano manyangkuik da'wah ambopun tapanggie sato, maafkan kok kurang tapek. Nan ka ambo komentari adolah soal da'wah dan politik nan disampaikan Mamak Arman, memang batua Mak ruang lingkup karajo para ulama kito maso lalu dan malah masih besar pengaruhnyo sampai kini telah dikotak-kotak, dikapling-kapling dek umara' nan munafik dengan menjauhkan urusan agamo jo pollitik, ekonomi, budaya dll, sahinggo urusan politik, ekonomi, budaya lah bajalan sasuko hatinyo urang-urang nan munafikko tanpa kotrol agamo Allah sebagai Penguasa Alam jagat rayako. Padohal indak ado secuil sisi kehidupanpun di duniako nan buliah dipisahkan dari aturan Allah talabiah lagi politik dalam sebuah negara sarupo indonesiako, justru kekacauan nan tajadi kiniko adolah akibat pemimpin menjauhkan Politik dari agamo. Bumiko jo sagalo isinyo adolah milik Allah mako untuak managaturnyo nan paliang tapek adolah aturan Allah yaitunyo Addinul Islam. Tapi sangaik disayangkan banyak dan sangaik banyak tokoh-tokoh Islam, petinggi-petinggi umat islam nan ado dinagariko alergi jo kato-kato Syari'at Islam hanyo dengan alasan karano Indonesia bukan Negara Islam disikolah latak kemunafikannyo kapado Allah. Untuak kedepan kito harus teliti mamiliah pamimpin dan mamiliah Partai politik untuak memperjuangkan tegaknyo syari'at Islam. Manuruik ambo da'wah melalui Politik adolah wajib sa'at kiniko untuak memperjuangkan memperjuangkan aturan Allah menjadi aturan dimuko bumi karano itu adolah tugas kito sebagai manusia nan dibari amanah. Tks & mohon maaf Afrijon Ponggok Katik Basa Batuah 43,L,Pekanbaru Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Arman Bahar <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 12 Jan 2011 23:42:22 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Bls: Bls: [R@ntau-Net] OOT: Negeri Lelucon Assalamualaikum ww Ah.. kanda Darwin ngomongnya suka me-rendah2, kan kanda sudah sama maklum tidak ada istilah tua untuk da'wah bukankan berhentinya da'wah itu bila ditungkus orang tubuh ini dengan kain putih, sekecil apapun partisipasi kita dalam da'wah agama Allah ini tentu akan diperhitungkan oleh yang punya agama ini yaitu Allah Betul kanda, negeri kita tidak kurang ulama hebat dizamannya, sayang ulama kita itu tidak terlihat agi bekas2nya kini kecuali tercatat pernah berda'wah ke Borneo dan Indonesia Timur dll Walaupun ulama2 kita di Minangkabau tersebut hebat namun hanya meninggalkan monumen kosong dan adagium ABSSBK yang tidak pernah tuntas wujudnya dalam generasi sesudah itu (kok indak ka heboh bana urang awak kini sampai2 KKM nan rancak itupun rami2 digagalkan) Model da'wah nan kito ambiak memang mula munculnyo di Mesir 1928 dan diprakarsai Hasan al Banna, dan tentu sajo dalam agamo kito Islam, kultur lokal tidak menjadi halangan, bukankah ketika Islam pertama lahir kultur anak negerinya yang jahilun itu juga beda, lha apa bedanya ketika Islam pertama masuk ke negeri2 Timur jauh ini juga dengan kondisi yang sama dan begitu pula dibelahan bumi lain kulturnya kan juga sama beda bukan? Intinya sebenarnya bukan disitu, tapi bekas2 yang ditinggalkan oleh model ini diberbagai belahan bumi sangat mengesankan yang dibuktikan dengan kemunculan kader2nya yang selalu berupaya menampilkan ISLAM DALAM BERBAGAI ASPEK HIDUPNYA TERMASUK DALAM BERPOLITIK bahkan peran dan urgensi model da'wah ini semakin besar KETIKA MODEL INI MERAMBAH RANAH POLITIK YANG PENUH GETAH dan yang selama ini menjadi suatu yang TABU UNTUK DIDEKATI oleh para ulama Dinegeri lelucon ini juga terlihat, keengganan ulama selama ini mendekati ranah politik karena kepicikan mereka dan kecerdikan musuh2 Islam yang memperdaya dengan hanya me-nakut2i dengan kalimat "politik itu kejam, politik itu kotor, ulama sebaiknya jangan dekat2 ntar kepercik najis2 politik, haram lho.... ulama itu baik dan amannya main di surau dan mesjid aja deh....." sehingga bangsa ini jadi carut marut oleh musuh2 Islam itu ketika tanpa ada ulama yang mengontrol jalannya roda negeri ini Setuju pernyataan kanda dengan "salah pilih" itu, mudah2an kedepan gak salah pilih lagi yaaa...? Ka namuah lo urang gaek kahilangan tungkrk duo kali gak ati? Antahlaaaaaaaah, rabab sajoooooolah nan kamanyampaikan wasalam arman bahar58 ________________________________ Dari: Darwin Bahar <[email protected]> Kepada: Palanta Rantaunet <[email protected]> Terkirim: Rab, 12 Januari, 2011 23:40:27 Judul: Re: Bls: [R@ntau-Net] OOT: Negeri Lelucon Wa’alalkumussalam wr. Wb. Dinda Arman nan budiman; Tersanjung pula saya rasanya nama saya disebut dan diajak pula ikut dalam kegiatan TARBIYAH yang diharapakan dapat mengobati berbagai penyakit bangsa waktu ini. Sadar keterbatasan diri: kecerdasan, militansi dan pengetahuan agama, iyalah sudah tidak telap di saya rasanya Tapi maaf, menurut saya yang daif ini kenapa mengambil model dakwah harus ke tokoh yang jauh, besar dan berjuang di tempat, kultur dan tantangan yang berbeda dengan kita. Kita kan tahu oleh siapa bagaimana Islam disebarkan dan disyiarkan di Minangkabau, yang menyebabkan roh Islam masuk sangat dalam ke budaya Minangkabau yang tercermin dalam adagium ABS-SBK. Bahkan sejarah juga mencatat adalah 3 orang ulama dari Kota Tangah pula yang menyebarkan Islam di Sulawesi Selatan, yang dikenal sebagai ‘laut sakti rantau bertuah” itu. Malah menurut guru SLTA dulu, orang Jawa---dari siapa saya pertama kali mengetahui bahwa Islam di Sulsel disebarkan oleh ulama dari Minangkabau---yang menyebarkan Islam di kalangan suku Daya di Kalimantan juga ulama dari Minangkabau. Kita tahu juga tidak sedikit suku Daya yang muslim. Kembali kepada berbagai karut-marut yang terjadi di negara yang diamanahkan Allah SWT kepada kita ini, IMHO, utamanya karena kita sudah salah memilih partai dan pemimpin dalam pemilu 2009 yang lalu , yang tentunya tidak perlu kita sesali lagi, tetapi harus jadi pelajaran yang sangat berharga kalau kita masih diberikan Allah SWT kesempatan untuk memilih partai dan pemimpin lagi tahun 2014 nanti. Wallahualam bissawab Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 67+) Asal Padangpanjang, suku Panyalai, tinggal di Depok, Jawa Barat Bls: [R@ntau-Net] OOT: Negeri Lelucon Posted by: "Arman Bahar" [email protected] Tue Jan 11, 2011 5:21 pm (PST) Assalamualaikum ww Senior ambo Pak Darwin Bahar sarato mamak dan dunsanak nan dirahmati Allah Sepertinya kita2 ini tidak bosan2nya berada dalam lingkaran mengeluh, prihatin, priphati dan prihatin terus tanpa akhir entah sampai kapan Ada kok pak yang telah lama menawarkan solusi untuk semua persoalan tersebut, kalau saya gak salah mereka menyebutnya TARBIYYAH lho pak Saya rasa tidak ada ruginya kalau kita coba2 pula agak sakali lalu ma tau kok sasuai ubek jo panyakik wasalam arman bahar -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
