Dinda Jepe nan ambo hormati. Tarimo kasih ateh penjelasannyo tentang bocah tsb.
Ambo kutip baliak kalimat dari Jepe, mudah mudahan menjadi kunci pembuka pemikiran kita!: 1. *"alam tu tahu bilo hiduik dan bilo mati"* 2. ....*keseimbangan alam ko lah tagaduah* karano ado input energi dari manusia nan sakiro marusak siklus keseimbangan alam + dari Pak TR (pemakaian bahan bahan kimia) 3. kalau jaman kini "mati"nyo *di daur ekonomis* ya ditabang manusia diambiak kayunyo Sungguh menyedihkan kondisi bumi kita saat ini yang akan kita wariskan kepada anak cucu Walaupun tidak akan mampu mengembalikan ke kondisi boncah apa nan diliek 50 tahun lalu, tentunyo kito paralu malewakan curito iko ka anak kamanakan (khususnyo di kampuang) supayo mereka tahu bahwa bumi masakini tak lagi "sanang" dan perusakan tidak perlu dilanjutkan ! Salam AI -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
