"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), luas industri perkebunan sawit di Riau di atas kertas terus membengkak hingga mencapai lebih dari 2,06 juta hektare. Bahkan faktanya luas perkebunan sawit diperkirakan sudah hampir mencapai 3 juta hektar dari total luas kawasan Riau sekitar 8 juta hektare. Sisanya seluas 2,5 juta hektare hutan telah beralih fungsi menjadi kebun HTI bagi industri kayu dan bubur kertas, pulp and paper."
Media Indonesia, Selasa, 01 Februari 2011, "Banjir Riau akibat Kerusakan Lingkungan" (http://www.mediaindonesia.com/read/2011/02/02/200228/126/101/_Banjir_Riau_a kibat_Kerusakan_Lingkungan) Refleksi: Riau, separah ini kah? Pemilik modal makan nangkanya, rakyat badarai kena getahnya. Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 67+) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
