Mantap da, cerita-cerita ringan iko nan menginspirasi

salam

andiko

Pada tanggal 15/02/11, Reni Sisri Yanti <[email protected]> menulis:
>
>
> Selamat da Jepe,sudah berhasil mewawancara papa da Jepe, salah satu yg ikut
> serta soal PRRI ini, dan Reni...lagi2 gagal mewawancarai salah satu warga
> kampung Reni yg juga tentara...yah mudah2an Beliau suatu saat kalau Reni
> pulang
> lagi sehat dan berumur panjang...
>
>
> Renny,Bim
>
>
>
> ________________________________
> From: jupardi andi <[email protected]>
> To: rantaunet rantaunet <[email protected]>
> Sent: Tue, February 15, 2011 5:34:51 PM
> Subject: [R@ntau-Net] Masih Seputar PRRI (Cerita Ringan dari Papa Saya)
>
>
> Assalamualaikum wr wb
>
> Ketika berwisata dengan KB RN ke Sikuai tentunya saya menyempatkan diri ke
> rumah
> dan melihat orang tua saya, di hari Minggu sore setelah pulang dari Sikuai
> Resort saja jumpa orang tua saya yang kami panggil Papa, diberanda rumah
> tertarik juga saya sedikit mewawancarai atau menyakan keikutsertaan dan suka
> duka papa saya yang juga bagian dari PRRI. Ini sekedar berbagi saja saya
> sendiri
> tidak terlalu dalam pengetahuan, wawasan saya seputar PRRI tapi setelah ikut
> menjadi anggota RN sungguh bertambah dalam wawasan saya apa dan bagaimana
> seputar PRRI dengan berbagai cerita anggota RN semua baik itu tulisan
> sejarah
> yang otentik, wawancara lansung dengan pelakunya atau cerpen2 fiktif yang
> sekiranya mengambil setingan jaman bergolak tersebut.
>
> Begini kisah Papa  saya
>
> Papa saya  H. M Djuli sejatinya lahir tanggal 21 Juli 1928 tapi secara legal
> formal dalam catatan sipil terlahir tanggal 21 Juli 1933 dan itu tidak aneh
> lagi
> pada jaman beliau "umur dimudakan" untuk alasan sekolah dan lain sebagainya
> pada
> jaman beliau. Terakhir papa saya adalah pensiunan PNS di Kantor (Dinas)
> urusan
> perumahan Kodya Padang (dulunya dibawah Dept Sosial), tentunya usia beliau
> saat
> ini 82 Tahun ++, Alhamdulillah beliau masih sehat untuk ukuran seusianya
> dalam
> arti belum pikun masih kuat berjalan kaki tanpa tongkat ke mesjid dekat
> rumah,
> selera makannya masih mau walau makanan tertentu harus dibatasi hanya ada
> gangguan mata yang mulai kabur dan itu telah dilakukan operasi katarak serta
> upaya tersebut sudah maksimal tapi alhamdulillah untuk melihat masih cukup
> jelas
> hanya membaca koran yang kesulitan walau sudah dibantu kaca mata spesialis
> membaca.
>
> Sekitar tahun 1956 Papa saya selepas tamat SMA 1 Padang kuliah di Unand
> Fakultas Hukum seangkatan dengan dosen senior Fahukum yaitu Bpk Sofyan
> Muchtar
> SH ketika masa PRRI tahun 1958 papa saya meninggalkan bangku kuliah dan ikut
> bergabung dengan pasukan dibawah pimpinan Kapten ? Salamoni orang Ambon
> mantan
> tentara KNIL yang bersimpati pada perjuangan PRRI, pasukan mereka berjumlah
> sekitar 40 orang (termasuk waktu itu kata papa saya Syafei pendiri INS ikut
> dalam rombongan ini) dan mengadakan latihan militer di Ladang Laweh
> pinggiran
> kota Payakumbuh. Tentara pusat APRI datang satu kompi mengepung mereka di
> ladang
> laweh, papa saya beserta regunya berhasil melarikan diri dari kepungan
> tentara
> pusat, sementara 1 regu pasukan PRRI lainnya berhasil ditangkap oleh tentara
> pusat berikut merampas senjata seperi Kareben ? dan Basoka, menurut cerita
> papa
> saya ke 12 orang tersebut dihabisi oleh tentara pusat yang masih diingat
> papa
> saya namanya Mahyuddin komandan regu orang Batu kambing dan Budi CS orang
> Padang, kuburan ke 12 orang ini  masih ada di Simpang Ampek jalan menuju ke
> Ladang Laweh Situjuah Banda Dalam.
>
> Papa saya dan kawan-kawan yang lainnya terus berlari diseputar hutan Gunung
> Sago
> menghindar dari kepungan tentara pusat dengan kekuatan penuh bersenjata
> lengkap
> boleh dikatakan tidak ada perlawanan tembak menembak lagi karena senjata
> PRRI
> dibawah pimpinan Salamone telah dirampas oleh tentara pusat, intinya hanya
> mencoba melarikan diri dari kepungan tentara pusat dari hutan ke hutan
> dengan
> segala penderitaan dan kahirnya sampai ke wilayah hutan di Lintau. dari
> jumlah
> awal sekitar 40 orang karena tekanan tentara pusat membuat papa saya dan
> kawannya terpecah menjadi bagian kecil dan berusaha menyelamatkan diri
> masing-masing karena secara mental psikologis rasa-rasanya mereka tidak
> mampu
> mengadakan perlawanan dengan tentara pusat. Akhirnya papa saya dalam
> pelariannya
> menghindari penangkapan tentara pusat sampai diseputar kampung tanah
> kelahirannya Kota Tangah Tanjung Emas  Tanah Datar yaitu disekitar hutan
> Matobak
> Sungai Salak bergabung dengan pasukan Malin Marajo.
>
> Akhirnya di Tahun 1961 dicapai kesepakatan antara Ahmad Husen dengan tentara
> pusat (APRI) di Kota Padang intinya para tentara PRRI yang masih bersembunyi
> agar menyerahkan diri dan tidak akan ada proses hukum serta hal-hal lainnya
> dan
> kondisi dinyatakan aman. Papa saya kembali lagi ke Padang untuk menyerahkan
> diri
> dan didata dan diperiksa oleh Kolenel Surya Sumpeno di PLN Simpang Haru.
> Setelah
> di data (screning) papa saya kembali kekampung dan diserahkan ke wali nagari
> setempat bersama kawan-kawannya yang lain. Papa saya hanya bertahan
> dikampung 4
> bulan dan kembali lagi ke Padang saat itu PKI mulai mengganas dan unjuk
> gigi.
> sampai di Padang merantau serta bekerja di toko kue Tip Top (berada
> diseputaran
> RM Selamat Pasar Raya) yang terkenal saat itu,  tahun 1962 papa saya
> menikah
> dengan Ibu saya Rosna Mustafa yang saat itu telah menajdi PNS  sebagai guru
> PGA
> di Kota Padang. Tahun 1963 ketika lahir anak pertama (kakak saya) papa saya
> mencoba melamar menjadi PNS di Departemen Sosial cq Kantor Urusan Perumahan
> Kodya Padang dan diterima dengan golongan II A berbekal ijazah SMA serta
> pengalaman kuliah 1 Tahunan di Fakultas Hukum, papa saya tidak menaruh minat
> lagi melanjutkan kuliah karena jaman saat itu lagi kacau dengan PKI.
>
> Itulah seputar kisah papa saya dijaman PRRI
>
> Wass_Jepe
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib
> mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti
> subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>
>
>
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke