Asslmmualaikum Wr..Wb..

jiko baitu e...iyo gasiang tangkurak nan tajadi patang2 ko di anak gadih nan 
nionyo mamanjek-manjek dinding nio ka bakeh laki-laki nan tu. gadih nan tu 
pernah batamu ditampek ruqiah center jo uniang.

kaba-kabanyo nan digasiang tangkurak itu mantan induak samang e nan alah bajaso 
karano keluarga anak samang sakik hati. Na'uzubillahminzalik.....


salam minangkabau

Serly Nofita.29th



--- Pada Sel, 15/2/11, Darwin Chalidi <[email protected]> menulis:

Dari: Darwin Chalidi <[email protected]>
Judul: Re: [R@ntau-Net] Gasiang Tangkurak
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 15 Februari, 2011, 12:14 AM

Insya Allah disabuikkan sumbernyo.

2011/2/15 Lies Suryadi <[email protected]>

Salam Pak Darwin,
Silakan. Jangan lupo disabuik'an sumbernyo.
 
Salam,
Suryadi

--- Pada Sel, 15/2/11, Darwin Chalidi <[email protected]> menulis:


Dari: Darwin Chalidi <[email protected]>
Judul: Re: [R@ntau-Net] Gasiang Tangkurak

Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 15 Februari, 2011, 6:54 AM


Tarimo kasih dinda Suryadi, ambo minta injin untuk sharing dalam FB yo.


2011/2/14 Lies Suryadi <[email protected]>






Pak Taufiq sarato Sanak di palant,
Iko saketek info dari sumber klasik tentang tradisi manggasieng di darek:

 
Demikianlah umpamanya, dalam tradisi “manggasieng”, Van der Toorn 
(1890)mencatat: 

  
Dat de soemangat het lichaam kan verlaten en daarin terugkeeren, is een 
opvatting, waarop het zoogenaamde manggasieng berust, en tooverij, die vaak 
wordt toepast door wraakzuchtige minnars. Deze namelijk hebben de overtuiging, 
dat zij door die tooverij de hulp kunnen erlangen van booze geesten, om de 
soemangat weg te voeren van de vrouw, die hen afwees, en haar zoodoende in een 
toestand van razernij te brengen, die bekend is onder de naam van Si Djoendai 
en veelvuldig onder de vrouwen in de Padangsche Bovenlanden wordt aangetroffen. 
Voor dat doel zoekt hij in ’t bezit tekomen van het voorhoofsbeen, tangkoera’, 
van een gestroven oerang barani of oerang barélémoe, en van eenige hoofdharen 
zijns slachtoffers. Aan dat been geeft hij den vorm van een schijf; hij windt 
er de haren om heen en
 boort er een paar gaten in, zoodat het werktuigje door het heen en weer 
trekken aan een koord, dat door de openingen gebracht is, een snorred geluid 
voortbrengt. Met deze gasieng, waarover een tooverspreuk wordt uitgesproken, 
begeeft hij zich, gewoonlijk des avonds, naar de eene of andere heilige plaats 
in het bosch, waar hij, aan het koord trekkende, voor zijn doel de hulp de 
geesten inroept. Is zijn toeleg gelukt, dan begint de vrouw te lijden aan 
vlagen van kranzinnigheid, die zich in zulk eene woestheid openbaren, dat zij 
gillend overal tegen opklimt en de kleederen zich van het lichaam rukt of stuk 
scheurt, daarbij onophoudelijk den naam van haren minnar uitroepende. Het 
eenige middel om dezen toestand te doen ophouden, is dan een der bloedverwanten 
van de betooverde, insgelijks door toedoen van het manggasieng, de booze 
geesten terugdrijft of hen overhaalt, de soemangat van den belager eveneens te 
kwellen. 
De Si Djoendai Paka’ is en dergelijke ziekte, die echter niet door het 
manggasieng ontstaat, maar door het eten van allerlei vuiligheid, die de 
algewezen minnar de vrouw heeft weten te bereiden  (Van der Toorn 1890:55-6). 
  
Terjemahannya kurang lebih sebagai berikut: 
  
Kemampuan soemangat untuk keluar masuk tubuh merupakan dasar kepercayaan 
manggasieng, semacam guna-guna yang sering diterapkan  orang yang jatuh cinta 
yang ingin membalas dendam. Orang ini percaya bahwa dengan guna-guna tersebut, 
mereka bisa mendapat bantuan dari roh-roh jahat untuk mengambil soemangat itu 
dari badan si wanita yang menolak cintanya sehingga wanita itu menjadi gila. 
Keadaan gila itu dikenal dengan nama Si Jundai dan sering ditemukan di antara 
wanita di daerah Padang darat. Untuk tujuan tersebut, si laki-laki coba 
memperoleh tengkorak dari mayat orang berani [pendekar] dan orang berilmu 
[hitam] dan beberapa rambut kepala korban [wanita] yang menjadi sasarannya. 
Tengkorak itu dibentuk menjadi bundar;
 rambut-rambut diikat pada tulangnya dan kemudian dilubangi beberapa buah 
sehingga alat itu menghasilkan bunyi mendengung ketika tali yang dimasukkan ke 
dalam lobang-lobang itu ditarik. Dengan gasieng ini, yang juga disihirkan 
dengan mantera-mantera tertentu, si laki-laki pergi ke suatu tempat yang angker 
dalam hutan, biasanya pada malam hari. Di tempat itu diminta bantuan dari 
roh-roh jahat dengan cara menarik tali gasieng. Apabila berhasil, si wanita 
mulai gila dan memanjati barang apa saja dan merobek pakaiannya sambil 
berteriak dan tidak berhenti memanggil nama si laki-laki itu. Keadaan gila ini 
hanya bisa diakhiri kalau seorang saudara korban mengusir roh-roh jahat itu 
atau menyuruh mereka balik mengganggu soemangat si laki-laki itu, juga dengan 
cara manggasieng. 
Si Jundai Pakak adalah semacam penyakit yang tidak disebabkan oleh manggasieng, 
tapi merupakan akibat makan kotor-kotoran yang dihidangkan untuk si wanita oleh 
si laki-laki yang cintanya ditolak. 

 
 
Sumber: 
Toorn, J.L. van der. 1890. “Het Animisme bij de Minangkabauer der Padangsche  
Bovenlanden”, Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde 39.1: 48-104. 
 
Salam,
Suryadi
--
- Pada Sen, 14/2/11, andi ko <[email protected]> menulis:

 

Dari: andi ko <[email protected]>

Judul: Re: [R@ntau-Net] Gasiang Tangkurak
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 14 Februari, 2011, 9:24 AM



Kiro2 antaro tahun 1997 s/d 1998 ambo pernah mancaliak lansuang dan mancubo 
mamuta gasiang iko. Gasiang iko dimiliki oleh seseorang yang rumahnyo di puncak 
bukik sebuah nagari. Zaman itu, adolah zaman kutiko ambo sadang keranjingan 
ekspedisi metafisika.


Salam

andiko


Pada 13 Februari 2011 18:13, <[email protected]> menulis:



Salah satu ritual pakasiah nan tanamo dulu dinagari awak adolah Gasiang 
Tangkurak

Sabab kalau ado anak gadih nan kanai gasiang iko, sabana kanai sijundai 
dibueknyo


Sabab ; " Kok lalok tolong jagokan. Kok jago suruah bajalan"

Konon kabanyo gasiang tsb tabuek dari tulang pelipis manusia

Kini ado pulo 26 jenazah bayi nan hilang di Sidoarjo. Hilangnyo setiap Rabu 
malam


Mungkin sanak Suryadi, bisa mancari data nan labiah lengkap mengenai Gasiang 
Tangkurak iko, atau ado sanak nan labiah tahu kondisinyo


----TR












-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 

3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk
 topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 

3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk
 topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/






-- 

.

* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~


* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet


- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/






-- 

.

* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke