Pak Darwin jo sanak palanta,
Kisah Buya Moh. Natsir ini memang seperti tak bosan-bosannya saya membacanya. Entahlah apa karena saya tahu dulu Papa pernah dekat dengan beliau selama hampir setahun di dalam Rimbo Masang ketika PRRI atau karena memang apapun cerita mengenai beliau ini menimbulkan rasa kekaguman dari segi sosok hebat nan sederhana. Bagi Papa beliau benar-benar teladan hidup yang pernah ditemui. Mayoritas pendapat belum tentu betul dan sebaliknya minoritas juga belum tentu salah bukan..??. Wassalam Rina -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
