Assalamu'alaikum,

 

Menyambung postingan ;

 

Lahirnya PRRI dilatarbelakangi oleh kejadian2 politik antara 1955-1958 yakni
mulainya pergeseran dari system demokrasi parlementer menuju system
demokrasi terpimpin gagasan Pres. Soekarno.

 

4. 1955, pemilu pertama RI memilih wakil rakyat di DPR dan di KOnstituante.
4 partai besar keluar sebagai suara terbanyak (PNI, Masyumi, NU dan PKI) dan
terbentuklah Kabinet Ali II Ali- Roem-Idham yang merupakan koalisi NU, PNI,
Masyumi dan bbrp partai kecil lainnya tanpa mengikutsertakan PKI. Dalam
pelaksanaan pemerintah cabinet byk mengalami hambatan terutama dari sikap
oposisi dari Pres Soekarno yang kecewa PKI tidak diajak serta dalam kabinet.

 

5. Terjadi penyelundupan besar-besaran di luar Jawa, MInahasa, Makassar dan
SUmut. Penyelundupan dengan latar belakang politik yang dilindungi oleh
penguasa Militer setempat. Alasannya dengan cara inilah daerah akan mendapat
dana untuk 

kesejahteraan prajurit dan pegawai serta pembangunan daerah. Dana dari
pemerintah pusat sangat sulit diharapkan, karena perimbangan keuangan pusat
dan daerah sangat tidak berimbang, termasuk bagi daerah-daerah yang
memberikan sumbangan besar bagi devisa Negara, seperti Riau, SUmut, SUmsel,
Sulut  dan Sulsel.

 

6. Dalam acara peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1956 presiden soekarno
menyatakan bahwa : "Krisis nasional yang melanda Negara saat itu disebabkan
oleh adanya partai-partai politik yang muncul oleh Maklumat Wapres No X th
1945 sehingga menjadi impianku untuk membubarkan semua partai politik".
Pernyataan itu sangat mengejutkan terutama bagi aktivis partai politik.
Natsir adalah orang pertama yang memberikan reaksi terhadap impian Soekarno
itu. Dalam wawancara dengan wartawan Abadi, Natsir berkata :

 

"Selama demokrasi masih ada, selama itu pula partai-partai politik terus
ada. Dengan atau tanpa keputusan pemerintah pada bulan November 1945. Selama
masih ada kebebasan partai, selama itu demokrasi ditegakkan. Apabila
partai-partai sampai di kubur, demokrasipun turut pula masuk keliangnya
sekalian, dan yang tinggal berdiri di atas kuburan itu adalah dictator!".

 

7. Dengan alasan hendak memberi kesempatan kepada Presiden Soekarno agar
lebih leluasa melaksanakan gagasan-gagasannya dalam pemerintahan, Bung Hatta
mengundurkan diri dari jabatan Wapres terhitung sjk 1 des 1956. Pengunduran
diri Hatta ini tidak diterima oleh para pimpinan AD di daerah-daerah luar
Jawa dan tokoh-tokoh bbrp partai politik, termasuk Masyumi. Akibatnya
ketidakpuasan daerah-daerah kepada pusat semakin bertambah, karena Hatta
selama ini dianggap sebagai tokoh yang mampu mengimbangi pandangan dan
tindakan Soekarno.

 

Nantik dilanjut

 

Wassalam

Rina, 33+, batam

 

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke