Setelah mengalami berkali-kali pengunduran sejak Desember 2010, peresmian 
pemakaian bangunan sekolah, mushalla dan surau di Kurai Taji, Piaman, pada 2 
Maret 2011 Walikota Pariaman, Drs Mukhlis Rahman, MM dengan hati yang 
berbunga-bunga meresmikan bangunan yang lama dinantikan itu. Betapa tidak di 
hamparan tanah milik Muhammadiyah telah berdiri gedung Madrasah Tsnawiyah (4 
lokal) dan sebuah mushalla bantuan paguyuban Solok Saiyo Sakto atau disingkat 
S3. Di sampingnya telah berdiri pula bangunan bantuan Pemda Kaltim. Di bagian 
ujung berdiri pula gedung panti asuhan bantuan saudara-saudara kita dari 
Malaysia. Seluruhnya benilai Rp 2,8 milyar ujar ketua pembangunan Buya Jauhar 
Muiz yang juga Ketua MUI Kota Pariaman dan Kepala MTs yang bersangkutan. 
Bangunan bantuan Kaltim dan Malaysia akan diresmikan  2 bulan lagi.
Tidak begitu jauh dari bangunan ini, di desa Batang Tajongkek berdiri pula 
sebuah surau yang disebut oleh penduduk setempat dengan Surau Apa bantuan Solok 
Saiyo Sakato (S3). Nilai bangunan sumbangan S3 berjumlah Rp 825 juta. Buya 
Jauhar tak mau ketinggalan. Muhammadiyah juga menyumbang Rp 100 juta. Dengan 
demikian bantuan S3 adalah Rp 725 juta.

Madrasah yang dibangun ini merupakan madrasah tertua di Pariaman bahkan di 
Sumatera Barat. Sekolah ini terkenal dengan “Sekolah Tangah Sawah” yang sudah 
berganti-ganti nama dari dari Perguruan Mualimin, kemudian menjadi PGA 4 dan 6 
tahun. Karena lanjutan PGA hanya ke IAIN dan IKIP, maka untuk mengikuti 
perkembangan zaman berganti lagi dengan Madrasah Tsnawiyah dan Madrasah Aliyah. 
Lulusannya bisa menyambung ke mana-mana, ke Undand, UNP, IPB dan sebagainya. 
Alumni sekolah tangah sawah ini banyak pula yang berhasil menyambung ke luar 
negeri.
Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman bercerita. Setelah gampo gadang menghoyak 
bumi 
Pariaman, kerusakan ternyata sangat luar biasa. Kerugian mencapai Rp 1,3 
trilyun, padahal APBD Kota Pariaman hanya Rp 352 milyar setahun. Berapa tahun 
dibutuhkan untuk mebangun kembali bila kita mengandalkan APBD dan gaimana 
memulainya? “Risau” imbuhnya.

“Sengsara membawa nikmat” lanjutnya. Di balik kesulitan muncul 
kemudah-kemudahan, sesuai dengan janji Allah. Bangunan-bangunan baru muncul 
dengan wajah yang lebih baik dari bangunan sebelumnya. Di antara 52 sekolah 21 
sudah terbangun kembali. Dengan DAK 2011 insyaallah bisa di selesaikan 
semuanya. 
Demikian pula di bidang kesehatan, insyaallah bisa diselesaikan. Yang 
menyedihkan adalah rumah-rumah ibadah termasuk TPA dan MDA. Dari 200 buah yang 
rusak baru 10-15 buah yang sudah dibangun kembali. Sedangkan  rumah yang rusak 
mencapai 15.600 buah.

Bangunan-bangunan pemerintah yang rusak akan ditangani setelah ini. Yang 
didahulukan adalah menyangkut kepentingan masyarakat.
Makanya Sudirman Gani, pernah menyampaikan agar kita segera membantu 
pembangunan 
rumah-rumah ibadah dan  sekolah-sekolah agama.
Sudirman Gani yang urang Piaman, mengaku juga warga Solok karena lama bekerja 
di 
lingkungan pemda Solok, mulai dari zaman Hasan Basri menjadi Bupati sampai 
kepada Gamawan Fauzi. Pak Sudirman, Staf Ahli Gubernur yang datang mewakili 
Wakil Gubernur Sumbar  mengatakan yang terparah dalam gampo gadang 2009 adalah 
Padang dan Pariaman. Di kampung halamannya sendiri 200 orang terkubur yang 
sampai sekarang tak pernah ditemukan jazadnya. Bantuan spontan dalam masa 
tanggap darurat sangat dibutuhkan, dilanjutkan dengan bantuan pembangunan 
kembali.

Irjen Pol Marwan Paris menyatakan kegembiraannya bahwa bangunan yang didanai 
oleh sumbangan masyarakat telah bisa diserahkan dan diresmikan pemakaiannya. 
Pengunduran waktu ini karena mencari waktu yang tepat. Ketua pembangunan, Buya 
Jauhar Muiz merencanakan aleknyo disatukan dengan Kaltim dan Malaysia agar 
lebih 
meriah dan irit biaya, tetapi bangunannya belum selesai juga.

Salam,

Muchlis Hamid, 65,
kini sandiang di kampuang, Muaro Paneh.
Nayan ka mancaliek pakan jawih, tergadang di Sumatera.



      

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke