Sanak Palanta RN nan kami hormati, alhamdulillah alah salasai pulo Madrasah Batang Tajongkek. Kami ukato meletakkan batu pertama peneggakkan surau Paninjauan Balai Kuraitaji ado basuo jo Buya Jauhar Muiz. Alhamdulillah pulo banguna utama Surau Paninjauan dengan bantuan Masjid-masjid Bintaro dan sekitarnya serta Pemda Aceh Tamiang alah pulo salasai. Tapi bangunan Penunjang untuk Kantor, ruang imam, ruang imam terbang, sarato ruang wudhu dan MCK akan segera dimulai. Insya Allah pada waktunyo akan diresmikan pulo.
Semoga usaha investasi pembangunan istana akherat iko dapek segera diselesaikan diseluruh Padang Pariaman sehingga kita kembali fokus untuk mengembalikan kehidupan umat ke surau. Salam, Darwin Chalidi, Tangerang Selatan 2011/3/4 Muchlis Hamid <[email protected]> > Setelah mengalami berkali-kali pengunduran sejak Desember 2010, peresmian > pemakaian bangunan sekolah, mushalla dan surau di Kurai Taji, Piaman, pada 2 > Maret 2011 Walikota Pariaman, Drs Mukhlis Rahman, MM dengan hati yang > berbunga-bunga meresmikan bangunan yang lama dinantikan itu. Betapa tidak di > hamparan tanah milik Muhammadiyah telah berdiri gedung Madrasah Tsnawiyah (4 > lokal) dan sebuah mushalla bantuan paguyuban Solok Saiyo Sakto atau > disingkat S3. Di sampingnya telah berdiri pula bangunan bantuan Pemda > Kaltim. Di bagian ujung berdiri pula gedung panti asuhan bantuan > saudara-saudara kita dari Malaysia. Seluruhnya benilai Rp 2,8 milyar ujar > ketua pembangunan Buya Jauhar Muiz yang juga Ketua MUI Kota Pariaman dan > Kepala MTs yang bersangkutan. Bangunan bantuan Kaltim dan Malaysia akan > diresmikan 2 bulan lagi. > > Tidak begitu jauh dari bangunan ini, di desa Batang Tajongkek berdiri pula > sebuah surau yang disebut oleh penduduk setempat dengan Surau Apa bantuan > Solok Saiyo Sakato (S3). Nilai bangunan sumbangan S3 berjumlah Rp 825 juta. > Buya Jauhar tak mau ketinggalan. Muhammadiyah juga menyumbang Rp 100 juta. > Dengan demikian bantuan S3 adalah Rp 725 juta. > > > Madrasah yang dibangun ini merupakan madrasah tertua di Pariaman bahkan di > Sumatera Barat. Sekolah ini terkenal dengan “Sekolah Tangah Sawah” yang > sudah berganti-ganti nama dari dari Perguruan Mualimin, kemudian menjadi PGA > 4 dan 6 tahun. Karena lanjutan PGA hanya ke IAIN dan IKIP, maka untuk > mengikuti perkembangan zaman berganti lagi dengan Madrasah Tsnawiyah dan > Madrasah Aliyah. Lulusannya bisa menyambung ke mana-mana, ke Undand, UNP, > IPB dan sebagainya. Alumni sekolah tangah sawah ini banyak pula yang > berhasil menyambung ke luar negeri. > > Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman bercerita. Setelah gampo gadang menghoyak > bumi Pariaman, kerusakan ternyata sangat luar biasa. Kerugian mencapai Rp > 1,3 trilyun, padahal APBD Kota Pariaman hanya Rp 352 milyar setahun. Berapa > tahun dibutuhkan untuk mebangun kembali bila kita mengandalkan APBD dan > gaimana memulainya? “Risau” imbuhnya. > > > “Sengsara membawa nikmat” lanjutnya. Di balik kesulitan muncul > kemudah-kemudahan, sesuai dengan janji Allah. Bangunan-bangunan baru muncul > dengan wajah yang lebih baik dari bangunan sebelumnya. Di antara 52 sekolah > 21 sudah terbangun kembali. Dengan DAK 2011 insyaallah bisa di selesaikan > semuanya. Demikian pula di bidang kesehatan, insyaallah bisa diselesaikan. > Yang menyedihkan adalah rumah-rumah ibadah termasuk TPA dan MDA. Dari 200 > buah yang rusak baru 10-15 buah yang sudah dibangun kembali. Sedangkan rumah > yang rusak mencapai 15.600 buah. > > > Bangunan-bangunan pemerintah yang rusak akan ditangani setelah ini. Yang > didahulukan adalah menyangkut kepentingan masyarakat. > > Makanya Sudirman Gani, pernah menyampaikan agar kita segera membantu > pembangunan rumah-rumah ibadah dan sekolah-sekolah agama. > > Sudirman Gani yang urang Piaman, mengaku juga warga Solok karena lama > bekerja di lingkungan pemda Solok, mulai dari zaman Hasan Basri menjadi > Bupati sampai kepada Gamawan Fauzi. Pak Sudirman, Staf Ahli Gubernur yang > datang mewakili Wakil Gubernur Sumbar mengatakan yang terparah dalam > gampo gadang 2009 adalah Padang dan Pariaman. Di kampung halamannya sendiri > 200 orang terkubur yang sampai sekarang tak pernah ditemukan jazadnya. > Bantuan spontan dalam masa tanggap darurat sangat dibutuhkan, dilanjutkan > dengan bantuan pembangunan kembali. > > > Irjen Pol Marwan Paris menyatakan kegembiraannya bahwa bangunan yang > didanai oleh sumbangan masyarakat telah bisa diserahkan dan diresmikan > pemakaiannya. Pengunduran waktu ini karena mencari waktu yang tepat. Ketua > pembangunan, Buya Jauhar Muiz merencanakan aleknyo disatukan dengan Kaltim > dan Malaysia agar lebih meriah dan irit biaya, tetapi bangunannya belum > selesai juga. > > > Salam, > > > Muchlis Hamid, 65, > > kini sandiang di kampuang, Muaro Paneh. > > Nayan ka mancaliek pakan jawih, tergadang di Sumatera. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
