assalamu'alaikum .... ma kasih pak reflus, saya sudah mulai, kalau di BNI namanya TAPENAS memang enak, tak terasa kita sudah menabung dan ketika dilihat saldonya...wuih ndak nyangka, serius !...kalau disisihkan sendiri atau diakhir bulan bakal disetor, jelas ndak akan sampai segitu... saya modifikasi sedikit, selain tabungan atas nama saya pribadi, saya juga buatkan utk masing2 anak dengan nominal kecil saja, (anak saya ada 3), melihat buku tabungannya nambah terus tiap bulan, anakpun termotivasi menyisihkan uang jajannya setiap hari, lalu mereka setorkan sendiri ke buku tabungannya, malah jadi lebih cepat penambahan saldonya..hehehe.. rencananya di ultah 17 thn mereka nanti, tabungan tsb akan jadi milik mereka sepenuhnya, hitung2 kado ultah buat mereka, demikian semoga bisa jadi inspirasi buat yg lain, atau ada mamak, bundo , dunsanak yang punya saran investasi lain? mohon sharingnya juga... :) wassalam arina, sehari menjelang 41 th, padang
--- On Tue, 8/3/11, [email protected] <[email protected]> wrote: > From: [email protected] <[email protected]> > Subject: [R@ntau-Net] Menabung > To: "Rantau Net" <[email protected]> > Date: Tuesday, 8 March, 2011, 9:22 AM > Rumus Sederhana untuk Menabung > > Oleh: Reflusmen | 12 August 2010 | 09:43 WIB > > Kemajuan Teknologi saat ini ditinjau dari sudut kepentingan > Pribadi, bisa bermanfaat dan juga bisa mencelakakan, > tergantung bagaimana kita menyikapinya. Contohnya : Kartu > Kredit dan ATM. Kartu Kredit nggak punya uang bisa belanja. > Persoalan muncul waktu jatuh tempo. Kalau nggak bisa bayar > bunganya mencekik leher dan akhirnya berurusan dengan Debt > Collector. > > Kalau ATM, menggoda kita untuk mengambil saking mudahnya > sepanjang Rekening Tabungan masih ada saldonya. Akhirnya > Tabungan itu tidak lagi berfungsi sebagai Tabungan tapi > hanya numpang lewat saja. > > Untuk membuat kita jadi disiplin dan Menabung untuk > keperluan masa depan, saat ini terdapat beberapa jenis > Tabungan dengan setoran wajib bulanan selama jangka waktu > tertentu yang dilengkapi dengan perlindungan asuransi. > Tabungan ini tidak boleh diambil sebelum sampai waktunya. > Kalaupun mau, dendanya lumayan besar. > > Mungkin cerita imajinatif di bawah ini bisa menggambarkan > cara menabung yang effektif. > > Begini kawan ! Anda pernah baca Buku atau ngobrol kiat > Praktis perencanaan keuangan keluarga ?. Buku itu > mengingatkan kita bahwa terdapat kepastian yang akan terjadi > di masa depan. Contohnya ? Anak kita itu lho ! Umur 6 tahun > masuk SD, Umur 13 tahun masuk SMP, Umur 17 masuk SMA dan > Umur 20 Kuliah. > > Kalau yang itu semua orang tau bos !. Tapi tahukah anda > cara membiayainya?. Bagaimana nanti aja Bos. Disaat anak > kita mau masuk sekolah, kalau ada uang yang kita sekolahkan. > Kalau nggak ada uang ? > > Nah…. Pola pikir seperti itu yang harus diubah kawan!. > Apakah anda menginginkan anaknya mendapatkan pendidikan yang > layak, kehidupan yang lebih baik dan lain sebagainya > melebihi kita saat ini ?. Untuk mencapai itu, tentunya harus > kita persiapkan dari sekarang, bukan bagaimana nanti!. > Caranya ? Kita harus menabung dari sekarang secara disiplin > setiap bulannya. Tapi gaji saya kan kecil Bos! Mungkin ini > salah satu solusinya. > > Y = C + S. Waktu saya kuliah, kalau nggak salah rumusnya > bukan begitu ! Tapi seperti ini. > > Y= C + S + I + (E-M) > > Kalau rumus itu adalah keuangan negara dalam mata kuliah > Ekonomi Makro. Masalah negara nggak usah kita pikirin, sudah > banyak ahlinya yang ada di Department Keuangan khan !, jadi > cukup kita bahas : > > Y = C + S > > Y = Pendapatan/Gaji. C = Konsumsi dan S = Saving/Tabungan. > Kalau rumus itu di bolak balik jadinya seperti ini : Y – C > = S atau Y – S = C > > Anda pilih yang mana ? Sama aja toh Boss!. Kan nggak ada > bedanya. > > Memang tidak ada bedanya, tapi makna dari rumus itu kawan. > > Y – C = S, Artinya, pendapatan/gaji anda dikonsumsi atau > dipergunakan untuk membiayai kebutuhan dan keinginan > terlebih dahulu, sisanya baru ditabung. Biasanya kebiasaan > ini membuat tabungan kita menjadi Nihil karena sudah habis > dipakai. Sebaliknya > > Y – S = C, Artinya, pendapatan/gaji anda disisihkan dulu > untuk ditabung, sisanya dipergunakan untuk membiayai > kebutuhan dan keinginan. Betul juga ya! > > Kalau begitu saya harus menabung setiap bulan, tapi sering > lupa karena banyak kerjaan dan sebagainya, disamping itu > malu kalau nabungnya sedikit. > > Permasalahan itu dapat diatasi oleh Tabungan Rencana karena > setoran perbulan minimal Rp 100.000,- yang langsung dipotong > dari Tabungan pembayaran Gaji. Hebatnya lagi, kita orang tua > yang membuka tabungan ditutup asuransi yang artinya bila > kita meninggal dunia tabungan itu akan tetap bertambah > setiap bulannya. > > Kalau untuk masuk SD, karena biayanya nggak begitu besar, > mungkin cukup dari Bonus/THR atau Gaji ke 13 yang kita > terima setiap tahun. Yang jadi masalah untuk masuk kuliah > karena uang pangkalnya sangat besar. Ya khan !. Betul juga > ya. > > Jika saya menabung sebesar Rp 200.000 perbulan dalam tempo > 10 tahun berarti terkumpul Rp 24 juta yaa ? > > Keliru…lebih dari itu kawan, karena tabungan kita > mendapatkan bunga setiap bulannya. > > Kira-kira bisa terkumpul sebesar Rp 29.548.000,00 dengan > tingkat bunga 4% setahun. > > Berarti ada bunganya sebesar Rp 5.548.000,00 > > Besar juga yaa…Kalau begitu saya mau nabung ah. > > Cepat sana, pergi aja ke Bank terdekat. Customer Servicenya > cakep-cakep dan ramah lho !. Yang itu saya juga tau. He he > he. Note : Kalau anda > mau kotak-katik untuk mendapatkan hasil di akhir priode, > Rumus memakai Mixrosoft Excel sbb. : > > =FV(Persentase bunga pertahun/12,lamanya menabung > (bulan),jumlah tabungan perbulan,,1) > > =FV(4%/12,120,-200000,,1) Rp > 29,548,127.48 > > Selamat mencoba. Wassalam : Reflus L 53 > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan > di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta > R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim > melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! > Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan > reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply > email lama & mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting > keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
