Assalamaulaikum ww

Maaf talabiah dahulu, ambo sakadar mauleh saketek tantang hadist nan dibawah 
bahwa cewek yang suka jalan malenggok2, bau surga saja tidak akan dapat, nah... 
tu dia,...apa lagi menari, joget, dancing, tari perut, tari piriang, tari 
payuang, menggerak2 tubuh dengan erotis waktu nyanyi seperti menggoyang2 tubuh 
/ 
nggoyang ngebor dan lain2 adalah sangat termasuk dalam kategori ini, makanya 
ibu2 rebana atau qasidah goyangnya cuma dan sekali lagi cuma "sangenek bana", 
sakadar pado lah indak sajo

Ado nan labiah tegas dari itu seperti nan disabuik dek kisanak Afrijon, 
"(hampir 
seluruh anggota tubuh seorang wanita itu mendatangkan syahwat bagi laki-laki 
yang memandangnya, oleh sebab itu pulalah lebih banyak bagi wanita itu aurat 
makanya harus ditutup)" nah./.. lagi2 tu dia ....dalam hal ini tamasuak 
"SUARO"nyo, jangan menyanyi alias tarik suara apalagi untuk konsumsi urang 
banyak termasuk terlarang, aratinyo kok manyanyi tantu badoso pulo dan doso tu 
kan haram, maka rumusnyo manyanyi itupun haram jatuahnyo, jangankan 
menyanyi,.... MANGAJI dengan keras /tarik urat leher bagi wanita juga sama 
halnya dengan itu, mengajilah dengan suara yang pelan dan lembut SAKADAR 
TADONGA 
dek talingo awak sendiri (indak paralu di hajan bana suaro tu co ibuk2 peserta 
tadarusan dio bulan Ramdhan tu apolagi pakai loud speaker 36 inci hinggo 
tadanga 
sampai kasuduik2 kampuang

Jadi kan tampak tuah....jangan manyanyi seperti grup ibu2 rebana nan eksis di 
musajik2 nagari awak ko, pun sudah termasuk pamerkan aurat (dalam hal ini 
suara), cubolah dek saak baa ka indak, lai mangaji sajo harus di-cukuik2kan 
sajo 
lah utuak katingaran dek talingo awak sorang, apo lagi mendendangkan lagu2 
rebana/qasidah dan labiah apo lagi lagu dangdut dan pop dengan goyang2 erotinya 
atau jenis lagu apo pun lah namonyo mana pakai pengeras suara lagi...amit2 deh 
(ibu2 yang udah melalui pengajian / tarbiyyah alah tabu jo nan co iko dan 
menerapkan dalam keseharian mereka sebagaimana kaji nan alah dipadapek, begitu 
mereka lakukan)

Walaupun kini lah banyak induak2 nan bajilbab tapi paralu juo pembekalan lebih 
dari itu antaro lain bahwa walau telah tertutup aurat semuanya namun ada satu 
sisi saja lagi yang harus diperhatikan yaitu TIDAK BOLEH KETAT MENCETAK BENTUK 
TUBUH, seperti pada bagian2 dada/punggung, pinggang, pinggul, paha dan betis, 
kalau tidak, tantu ka samo sajo aratinyo "masih mempertontonkan aurat ka urang 
banyak" dan paralu juo diperhatikan kaus kaki jan indak dipakai pulo, kadok 
taliek bahkan kutiko sadang sholat wakatu sadang sujuik, kaki dan tapak kaki 
ibuk2 ko tasimbah, kok lupo pakai kaus kaki ulurkan lah kain hinggo kaki/tapak 
kaki indak tasebeng

Ada kok contoh yang bagus untuk ditiru yaitu ibu2 (akhwat) yang telah mengikuti 
tarbiyah dengan baik, mereka berbusana longgar, tidak menggunakan busana dengan 
warna2 mencolok, tidak memasang make up (lipstik, celak, eye shadow, pemerah 
pipi, bedak/pupur) kecuali dirumah dan itu semua tentu saja untuk konsumsi sang 
suami, bukan untuk sato pulo LAKI LAKI LAIN sato perai menikmati kemolekan 
tubuh 
dan wajah awak, mereka tilawah / mengaji tiap selesai sholat fardhu (ini bentuk 
zikir harian yang paling dan paling baik) walau dapat satu halaman sekalipun, 
tetap dengan suara pelan dan sayup2 saja kedengarannya

Ibuk2 anggota salafi/jamah tabligh malahan memasangkan tirai/cadar dimukanya 
kalau keluar rumah...mereka lebih teliti lagi yaa...?
     
Semoga semakin banyak peningkatan pada Muslimah kita yang mencontoh hal2 yang 
baik ini
wasalam
abp58


________________________________
Dari: Afrijon Afrijon <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Jum, 11 Maret, 2011 01:57:25
Judul: [R@ntau-Net] Bls:  Aba, Cahaya Keluarga


Mamanda Abraham Ilyas dan dunsanak Palanta RN nan ambo hormati.
Perintah berjilbab kepada wanita itu lansung dari Allah dalam surak Al-Ahzab 
ayat 59 dan surak An-Nur ayat 31, berjilbab atau menutup kepala leher dan dada 
bagi wanita hukumnya adalah wajib, dalam ilmu usul fiqih yang dikatakan wajib 
adalah "ma yu'asabu 'ala fi'lihi wa yu'akabu 'ala tarkihi" (sesuatu yang diberi 
pahala/imbalan/rahmat apabila melaksanakannya dan diberi 'ikab/dosa/siksa apa 
bila meninggalkannya).
 
Oleh karena itu seorang muslimah wajib ikhlas karena Allah memakai jilbab 
keluar 
rumah, selama dia tidak memakai jilbab keluar rumah maka selama itu pula di 
dalam keadaan berdosa karena ingkar/kufur kepada perintah Allah.
 
Kewajiban memakai jillbab dan menutup aurat lainnya dalam Islam adalah untuk 
marwah, harga diri dan menjaga kehormatan wanita itu sendiri, karena hampir 
seluruh anggota tubuh seorang wanita itu mendatangkan syahwat bagi laki-laki 
yang memandangnya, oleh sebab itu pulalah lebih banyak bagi wanita itu aurat 
makanya harus ditutup. 

Dalam sebuah hadist Nabi mengatakan (mohon maaf saya lupa rawinya) bahwa wanita 
yang tidak menutup auratnya dan yang suka memperlihatkan perhiasanya serta yang 
suka berjalan melenggok-lenggok mereka tidak akan masuk syurga dan bahkan tidak 
akan dapat bau syurga.
Tks, mohon para Ustaz dan Buya koreksi kalau saya salah.
 
Afrijon Ponggok
44,L,Pekanbaru


________________________________
 Dari: Abraham Ilyas <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kam, 10 Maret, 2011 08:20:31
Judul: Re: [R@ntau-Net] Aba, Cahaya Keluarga
"Sekalipun keempat putrinya telah menunaikan ibadah haji, Natsir tak memaksa 
mereka mengenakan jilbab. ”Menurut Aba, berjilbab itu harus dari diri kita,” 
tutur Lies, yang kini berusia 72 tahun"
Sato ambo batanyo satantangan "jilbab"
Supayo kito bisa ma raso kan makna dari kata "jilbab" dengan pe rasa an kito 
masing masing .....yang selanjutnya yang selanjutnya sebagai dasar untuk 
memahami perintah berjilbab.
Kalau di pareso nan tatulih di KBBI sbb:

jil·bab n kerudung lebar yg dipakai wanita muslim untuk menutupi kepala dan 
leher sampai dadaDiharapkan sanak Afrijon Ponggok dapat membantu.
Salam
AI

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke