Mak Saaf, sebelum mengambil hikmah dan belajar dari Jepang, ada baiknya komunitas Minang turun tangan juga membantu mengurangi penderitaan mereka saat ini.
Bukankah orang Minang juga dapat bantuan dari Jepang saat dapat musibah yg sama? Mari tunjukkan bahwa orang Minang bukan pelit -seperti gambaran sinetron yg mau diprotes itu- dan tau berterima kasih dan juga punya mental tangan di atas.... (Or not........?). Kalau RN dan yayasan2 Minang yg ada belum tau caranya, setauku PKPU juga membuka rekening untuk bantuan ke Jepang. Atau bisa juga lewat PPI Jepang. Wassalam fitr lk/36/kumamoto 2011/3/18 Dr Saafroedin Bahar <[email protected]> > Mari kita sampaikan salut kepada kelompok pekerja PLTN di Fukushima, yg > dengan sadar tetap berada di posnya, walau tahu persis bahwa keputusan > mereka itu sama artinya dengan menerima vonnis mati. > Keputusan etis kolektif tsb jelas bukan merupakan perbuatan nekad, tetapi > wujud sikap istiqamah dgn nilai moral yg dianut, disosialisasikan, > dihayati, dan diamalkan selama ratusan tahun, melalui kebudayaan. > Sikap kesatria pekerja tsb diimbangi oleh disiplin tinggi masyarakat Jepang > pada umumnya. Tidak ada kepanikan. Tidak ada penjarahan. Bukan main. > Menurut harian Kompas (18-3-2011): "Nilai Budha dan Shinto Tenangkan > Jepang." > Hikmah apa yg dapat kita tarik dari manajemen malapetaka di Jepang ini ? > Bisakah kita ramalkan apa sikap para petugas kita dan masyarakat seandainya > - mudah-mudahan jangan hendaknya - terjadi di Tanah Air kita tercinta ini ? > Apa yg harus disiapkan Pemerintah dan para pemimpin masyarakat agar keadaan > tetap bisa dikendalikan dlm suasana darurat bencana ? > Wassalam, > > ------Original Message------ > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
