Pak Syaruddin,
Berita nan Pak Syaf postingan di bawah ko dari mas sumbernyo ko? Iko nan kalua 
di Haluan? Mohon info lbh lengkap.
 
Salam,
Suryadi
 


--- Pada Sab, 19/3/11, Syafruddin Ujang <[email protected]> menulis:


Dari: Syafruddin Ujang <[email protected]>
Judul: [R@ntau-Net] Perantau Minang Malaysia akan Gelar Minangkabau Expo
Kepada: [email protected]
Tanggal: Sabtu, 19 Maret, 2011, 1:21 PM







Perantau Minang Kuala Lumpur
Ingin Gelar Minangkabau Expo
 
KUALA LUMPUR – Masyarakat Perantau Minang di Kuala Lumpur, Malaysia, 
berkeinginan untuk menggelar Minangkabau Expo di ibukota negara jiran tersebut 
untuk lebih memperkenalkan Sumatra Barat kepada dunia internasional, termasuk 
rencana untuk mendirikan Rumah Gadang Minangkabau.
Keinginan itu mengapung saat digelarnya pertemuan sejumlah organisatoris 
perantau Minang Malaysia: Buchari Ibrahim (Ketua Pertubuhan Ikatan Kebajikan 
Masyarakat Minangkabau/PIKMM) dan Haswin Darwis (Ketua Koperasi Minang Kuala 
Lumpur) serta beberapa orang lainnya dengan Sekretaris Jenderal Forum 
Silaturahim Saudagar Minang (FSSM) yang juga Ketua Umum Gebu Minang Jawa Timur, 
Firdaus Hasan Basri di Kualalumpur, Jumat (18/3).
Dalam penjelasannya kepada Haluan melalui melalui email, Firdaus melukiskan 
pertemuan di Restoran Puti Bungsu, depan Kuala Lumpur Central City (KLCC) itu, 
berlangsung sangat akrab sekitar tiga jam lebih.
Ia menjelaskan, keinginan mengadakan Minang Expo di Malaysia itu sangat 
strategis baik untuk memperkenalkan produksi Sumatra Barat, sekaligus untuk 
memperkenalkan budaya dan obyek wisata Ranah Minangkabau bersama kulinernya 
kepada masyarakat dunia internasional.
Menurut Firdaus, selain sasarannya masyarakat Malaysia sendir yang secara 
kultur merupakan negara serumpun Melayu, Malaysia juga memiliki potensi besar 
dalam menggaet turis karena negara ini tiap tahunnya telah berhasil menggaet 
turis mancanegara sekitar 15 juta orang.
“Kita berharap melalui Minangkabau Expo itu nanti para turisman yang berkunjung 
ke Malaysia bisa melanjutkan perjalannya ke Sumatra Barat,” ujar Firdaus.
Firdaus menambahkan, meski terkenal dekat, Malaysia belum begitu tergarap oleh 
Sumatra Barat untuk menggaet wisatawan negara itu dan mancanegara untuk bisa 
berkunjung ke Sumbar. Karena itu, kata dia, kita harus memperbanyak ivent di 
Malaysia.
Dengan adanya keinginan pernatau Minang yang jumlahnya di Malaysia cukup besar, 
Firdaus optimis mereka bisa diberdayakan menjadi “duta-duta” wisata Ranah 
Minang di masa mendatang.
Untuk rencana besar ini, pihak pemuka masyarakat Minang Kuala Lumpur dan 
Firdaus sendiri sudah menemui Tan Sri Rais Yatim (Menteri Penerangan dan 
Kebudayaan Malaysia) yang cukup dekat dengan masyarakat Minangkabau, untuk 
membicarakan rencana kegiatan tersebut.
Dalam pertemuan itu, kata Firdaus, pihaknya sudah diminta untuk segera 
menjadwalkan pertemuan dengan istri Perdana Menteri Malaysia Dato Sri Rosmah 
yang berasal dari Bukittinggi untuk membicarakan masalah ini.
Hal strategis lainnya yang juga memiliki nilai historis dan strategis, sebut 
Firdaus adalah keinginan perantau Malaysia untuk membangun Rumah Gadang 
(bagonjong) Minangkabau di Kuala Lumpur.
Selain untuk dijadikan sekretariat organisasi Minang di Kuala Lumpur, Rumah 
Gadang itu nantinya juga bisa digunakan untuk berbagai pertemuan masyarakat 
Minang dan dapat pula menjadi salah satu ikon wisata guna menarik minat 
turisman untuk datang ke Sumatra Barat. “Ya, seperti rumah gadang kita di Jawa 
Timur lah,” ujar Firdaus.
Meski kultur budaya Negara Bagian Seremban Negeri IX punya kaitan erat dengan 
Minangkabau, namun di Kuala Lumpur memang tidak ada rumah gadang berciri 
Minang, kecuali berupa replika di sejumlah tempat di Malaysia untuk menunjukkan 
gaya rumah bagonjong negeri IX.
Gelar Kehormatan
Tahun 2010 lalu, Pemda Sumatra Barat yang difasilitasi oleh Direktorat Jenderal 
Pemasaran, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, menggelar Minangkabau Food 
Festival di ibukota negara jiran itu. Waktu itu Minangkabau Food Festival ini 
dibuka resmi oleh Rais Yatim bersama Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Dai 
Bachtiar.
Namun jauh sebelumnya, Dirjen Pemasaran, Kembudpar, DR. Sapta Nirwandar pernah 
menggagas pemberian gelar kehormatan budaya Minangkabau untuk Perdana Menteri 
Malaysia, Ahmad Badawi. Namun karena terjadi perubahan politik yang begitu 
cepat, rencana itu akhirnya diurungkan.
Kasubdit Promosi Wisata Wilayah I Sumatra, Raseno Arya, yang dihubungi di 
Padang akhir pekan ini, menyebutkan rencana pemberian gelar kehormatan untuk PM 
Najib bisa saja diwacanakan kembali. Apalagi beliau (Najib) adalah sumando 
orang Minang sendiri.
“Ya, itu ada baiknya. Perlu ada inisiasi untuk itu. Untuk kepentingan 
pariwisata Sumatra Barat, berbagai langkah kongkret dan sesuai prosedur yang 
baik, kan sangat bagus,” ujar Raseno.
Ia berjanji akan melaporkan adanya keinginan Masyarakat Minang di Kuala Lumpur 
untuk mengadakan Minangkabau Expo itu ke Dirjen Pemasara Sapta Nirwandar. 
“Mudah-mudahan beliau merespons,” ucapnya. – syaf al
 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke