Alaikumsalam ww.   Angku, mamak, bundo jo adi dunsanak sapalanta RN nan ambo 
muliakan. Kini Ambo sadang membaca buku ke 1  "MOHAMMAD HATTA BUKITTINGGI - 
ROTTERDAM LEWAT BETAWI Untuk Negeriku " Sebuah Otobiografi.  Buku ke2 Berjuang 
& Dibuang,buku ke3 Menuju Gerbang Kemerdekaan.      Walau belum selesai dibaco, 
 Ambo sangat terkagum-kagum akan pandangan Bung Hatta tentang berbagai hal 
antara lain masalah : Rente/Bunga, Pembagian harta berdasarkan garis keturunan 
Materelineal dan Patrineal yang digambarkan dengan sangat sederhana dan mudah 
dipahami. Bung Hatta sangat disayang, baik oleh keluarga Bapak (Bako) di Nagari 
Batuhampar, maupun dari keluarga Ibu atau Mamak. Pembantu Rumah tangga  
diperlakukan sebagai anggota keluarga sendiri. Bicara tentang organisasi dimana 
Bung Hatta bertindak sebagai Bendahara pada perkumpulan sepak bola "Swallow" 
dan Bendahara Jong Sumatranen Bond Cabang Padang. Dalam kedua organisasi ini, 
ada saja anggota yang enggan membayar iuran. Bung Hatta menolak dengan tegas 
aturan disiplin yang ketat tentang iuran ini. Serahkan saja kepada rasa 
tanggung jawab anggota masing-masing. 
Tentang dunia perniagaan, ternyata urang awak sudah menjadi pedagang besar 
tahun 1920 yaitu Mak Etek Ayub (Mamak Bung Hatta) . Ditempat Mak Etek Ayub ini 
saat vakansi Bung Hatta mempraktekan ilmu ekonomi yang dipelajarinya di 
Sekolah.  Dalam satu transaksi Mak Etek Ayub untung f 10.000 dan semuanya 
diberikan kepada Bung Hatta. Simpan di Bank untuk persiapan belajar di 
Rotterdam. Pemberian itu ditolak oleh Bung Hatta, lebih baik putarkan saja 
untuk perniagaan, jawab Bung Hatta. Bung Hatta juga pernah diminta menyetor 
uang ke Bank sejumlah f 100.000, pengalaman pertama melihat uang begitu banyak. 
Sebagai gambaran, uang jajan Bung Hatta saat itu perbulan f 75. Banyak bukan ! 
Bagaimana cara dagang Mak Etek Ayub yang  Dikritik oleh Bung Hatta dan 
diaminkan oleh H Agus Salim ?. Ini dagang Spekulasi dan model Kapitalis, kata 
Bung Hatta. Masih banyak cerita lainnya yang sangat menarik. Ke 3 buku ini Ambo 
bali di Carrefour seharga Rp. 125.000.  Kalau Angku, mamak, bundo jo adi 
dunsanak ala mambaco, silahkan ditambah atau dikoreksi. Wassalam : Reflus L 53. 
Jatiwaringin.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke