<http://a.admaxserver.com/servlet/ajrotator/373729/0/cc?z=admaxasia2&pid=f7ce80e4-6a78-4bec-a9c2-900190a69d2a&asid=10c03789-9954-429e-bc3b-89818458284a>
21 Maret 2011 | 21:06 wib *Berita Aktual <http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_indeks> ยป Nasional<http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/03/21/80847/Yusuf-Supendi-Juga-Laporkan-Anis-Matta> * Yusuf Supendi Juga Laporkan Anis Matta [image: image] <http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/03/21/80847/Yusuf-Supendi-Juga-Laporkan-Anis-Matta#> *Jakarta, CyberNews.* Kondisi internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) semakin memanas. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Anis Matta dilaporkan koleganya sendiri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tuduhannya melakukan penggelapan dana partai. Adalah Yusuf Supendi, Mantan Wakil Ketua Dewan Syariah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi Anis Matta atas dugaan pelanggaran Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi mengenai penerimaan hadiah yang berhubungan dengan jabatan penyelenggara negara. Yusuf merupakan salah satu tokoh pendiri Partai Keadilan, cikal bakal PKS ini yakni, Anis menerima menerima uang Rp10 miliar dari Adang Daradjatun. "Di UU itu, dia (Anis) kan penyelenggara negara. Kemudian tidak diselesaikan secara internal partai. Itu makanya saya ke KPK. Pak Anis waktu itu 2004-2009 sama saya di DPR," kata Yusuf usai melapor ke Bagian Pengaduan Masyarakat KPK, Senin (21/3). Dia memaparkan, pada tahun 2007 saat pemilukada DKI Jakarta, mantan Wakapolri Adang Daradjatun memberikan uang dengan total nilai Rp40 miliar. Uang "mahar" tersebut dalam rangka mengusung Adang sebagai calon Gubernur DKI Jakarta dari PKS. Menurut Yusuf, uang sebanyak Rp10 miliar kemudian digelapkan oleh Anis. Ditanya, asal uang Adang, Yusuf mengaku tidak mengetahui. Menurutnya, hal tersebut lebih baik ditanyakan langsung ke Adang. "Saya yakin KPK dapat menangani kasus ini," ujarnya. *Bukan Fitnah * Yusuf menegaskan, bahwa laporannya itu bukan fitnah. Pasalnya, dirinya mengantongi selusin saksi yang mengetahui penggelapan uang yang dilakukan Anis. Hanya saja mantan anggota Majelis Syuro PKS itu memilih merahasiakan identitas para saksi tersebut. "Saya berkewajiban tidak menyebut nama saksi. Mereka bukan saja kader, mereka pengurus dan elit PKS," katanya. Dia juga siap untuk mempertanggungjawabkan laporannya tentang dugaan penggelapan uang oleh Sekjen PKS, Anis Matta. Yusuf mempersilahkan PKS maupun Anis untuk melayangkan gugatan. "Saya bertindak atas tanggung jawab secara yuridis. Sebelum saya ke sini saya konsultasi dengan tim pengacara. Silahkan gugat saya dalam 24 jam," tandasnya. Pria kelahiran Bogor ini membantah ada motif sakit hati dibalik pelaporan Anis Matta. Dia mengaku terpaksa melakukan upaya hukum karena tidak ada penindakan dari internal PKS. Menurutnya, korupsi harus diberantas dari PKS. "Saya dikatakan sakit hati, oh tidak. Saya sebagai seorang muslim berkewajiban amar maruf nahi munkar. Ini intinya. Karena itu saya pada dasarnya niat untuk menyelamatkan partai yang saya dirikan dari perilaku yang tidak benar," papar Yusuf yang dipecat dari PKS pada 28 November 2010 lalu. Dia juga tidak bermaksud menghalau langkah PKS dalam pemilihan umum 2014 mendatang. "Bagaimana saya mau ditunggangi, ini keyakinan saya," tegasnya. (* Mahendra Bungalan / CN26 / JBSM *) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
