Wanita berkumis
Oleh K Suheimi 

Ceramah subuh di Masjid An Nur

Assalamu’alaikum Wr. Wb
Alhamdulillah terima kasih ya allah telah engkau antar kami ke mesjid ini, 
disini kami membaca ayat-ayat tanda kebesaranmu sehingga tersibaklah tirai dan 
jelaslah jalan yang kami tempuh. Shalawat dan salam kepada junjungan kita nabi 
besar nabi Muhammad saw. Allahumma sholi ala Muhammad wa ala alihi wasahbihi 
ajmain.
Bapak-bapak ibu sekalian, sering datang ke praktek saya ibu-ibu kebingungan 
kecemasan dan putus asa, salah satu diantaranya adalah ibu yang di bibir nya 
itu tumbuh rambut-rambut. 

Jadi seperti pria berkumis tipis, dan dia sudah pergi kemana-mana tetapi 
kumisnya tak hilang-hilang. Mengakibatkan pergaulannya menjadi sorotan dan hal 
ini sering menjadi pembicaraan oleh ibu-ibu yang lain. Disamping itu juga 
dipipinya itu tumbuh jerawat-jerawat dan suaranya juga agak besar, juga keluhan 
lainnya adalah 

setelah 6 tahun menikah namun buah hati yang di dambakan tak kunjung datang.

Suudah kemana-mana mengobati diri namun tetap juga tidak dapat anak.
 
Setelah saya periksa ternyata telur-telur didalam tubuhnya banyak tetapi 
kecil-kecil yang artinya sel telurnya itu tidak pernah masak. Dia mengeluhkan 
terkadang haidnya datang sekali 2 bulan dan badannya semakin hari semakin 
gemuk. Dan saya melihat endometrium dari rahimnya itu sangat tipis yang mana 
hal ini tidak mendatangkan haid karena ovumnya juga tidak pernah menjadi matang 
dan tidak pecah, karena tidak pernah pecah hal ini mengakibatkan terjadi 
penempukan telur dan telur sebelumnya yang seharusnya pecah. 

Oleh karena itu kita sebut itu dengan penyakit polycystic ovarial desease. 
Semua itu mengantarkan dia kepada suara yang agak besar dan tumbuh rambut 
dimana-mana juga ditumbuhi jerawat.

Yang paling dirisaukan oleh ibu tersebut adalah orang tua yang sudah sangat 
menginginkan cucu. Setelah saya lihat ternyata penyebabnya adalah hormone. 
Hormone nya itu lah yang menyebabkan dia berkumis, ada jerawatan, tidak ada 
ovulasi, gemuk, dan hormonnya itu lah yang menyebabkan dia tidak bisa hamil 
setelah sekian lama kawin. 

Maka sering para lelaki bertanya, wanita itu sulit untuk dimengerti dan tidak 
mudah untuk dipahami, lebih-lebih saat dia bertingkah. Dan tingkah laku dari 
wanita itu banyak ditentukan oleh hormone, dan hormone itu banyak dihasilkan 
oleh ovarium yang bisa dideteksi dengan sangat jelas

Bapak-bapak ibu sekalian, ketika pasien datang, saya anjurkan turunkan berat 
badan, saya periksa gula darahnya agak sedikit tinggi, dan terjadi resistensi 
insulin dan itu yang menyebabkan berubahnya hormone estrogen menjadi 
testosterone. Jadi pada ibu ini terjadi hormone wanitanya kurang karena 
banyaknya hormone lelaki. 

Makin gemuk dia maka makin banyak lemaknya, makin banyak lemaknya maka makin 
dirubah lemak itu jadi testosterone. Hal ini menyebabkan tidak terjadi haid dan 
ovulasi yang menyebabkan tidak akan terjadi hamil. 

Alhamdulillah setelah dia datang, saya katakana setiap penyakit tentu Allah 
sudah menyiapkan obatnya. Kita berikan apa-apa yang harus dilakukannya dan kita 
berikan dia obat. Dan sekarang ibu itu telah hamil dan menunggu masa-masa 
kelahiran. Jadi beberapa orang kalau misalnya susah mendapat anak menyebabkan 
dia merasa rendah diri apalagi terkadang orang lainnya termasuk keluarganya 
seperti menyesali kehidupannya itu.
Jadi kalau kita kaji-kaji sebenarnya itu adalah gangguan haid yang banyak 
berhubungan dengan ovulasi. Dan jika hal ini berlanjut akan menyebabkan 
terjadinya susah hamil. 

Karena itu sering kita yang punya anak gadis yang harusnya datang haid tertapi 
tidak datang. Sebaliknya ada pula yang haidnya sering datang terus menerus. 
Jadi gangguan-gangguan haid ini adalah sesuatu yang khas terjadi pada seorang 
wanita. Dan tidak sedikit pula dari ibu-ibu itu yang kalau haid sangat sakit 
yang menyebabkan dia tidak bisa bekerja. Hal ini disebut dengan dismenore, dan 
ini kalau kita periksa ada kaitan dengan gangguan haid ini. Kita cukupkan 
sampai disini.

Minggu depan disambung

Salam teriring do'a
K Suheimi 
Masjid An Nur 25 maret 2011

Tulisan ini bisa dibaca pada
http://hospital-pmc.com/Ksuheimi.blogspot.com  
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke