Assalamualaikum wr wb
Pak Darwin Bahar, pak Saaf sarato angku, mamak, bundo jo adidunsanak sapalanta
RN nan ambo muliakan,
Berikut ambo postingkan tanggapan dari bundo Emalia Tanjung mengenai berita
seputar BMT nagari nan dirilis oleh Kompas.
wasalam
AZ / lk / 33 th
Padang
Armen ZulkarnainEmalia Tanjung
Mendidik Manusia Merdekacetak.kompas.com
Banyak upaya pemberdayaan ekonomi bersandar pada kebersamaan dan solidaritas di
akar rumput diintervensi program-program formal. Padahal, yang dibutuhkan
lembaga keuangan mikro adalah dukungan, bukan penggelontoran dana atau
peraturan
yang membuat koperasi kehilangan identitas kerakyatannya.
Yesterday at 8:10am · Like · · Share · See Friendship
* Yesterday at 8:10am · Like · · Share · See Friendship
*
* * Emalia Tanjung Saya jg sdh baca tp datanya salah... dan
infrastructurenya
sdh dibangun dg pemilikan bersama n akuntabilitas krn IT sdh ada tuk membaca
lap
keuangannya...wartawannya krg professional Yg penting tulis dulu benar tdknya
belakangan... Tks..
40 minutes ago · Like
* Armen Zulkarnain Terima kasih bundo atas konfirmasinya. Ambo memang
cukup
ragu dengan data 82 BMT nagari di 82 wilayah Nagari Balai Gurah, Kecamatan
Ampek
Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Sebab setahu saya memang ada 82 nagari di kabupaten Agam namun redaksinya
menuliskan .... di 82 wilayah Nagari Balai Gurah, Kec. Ampek Angkek, Kab. Agam.
5 minutes ago · Like
*
________________________________
Dari: Darwin Bahar <[email protected]>
Kepada: Palanta Rantaunet <[email protected]>
Terkirim: Sab, 2 April, 2011 14:25:03
Judul: Re: [R@ntau-Net] Berita (Sedih) Mengenai BMT Nagari di Kompas 1 Apri
Kanda Saaf sarato Sanak Sa Palanta
Secara pribadi saya juga sangat menaruh harapan pada BMT Nagari karena
keunikannya. Malah saya katakan Pak Aristo pantas memperoleh Magsaysay Award
:).
Karena itu saya sangat sedih membaca laporan Kompas yang saya forwardkan yang
memberikan kesan bahwa program ini gagal karena besarnya jumlah NPL (kredit
macet)-nya yaitu 20%. Padahal data yang dilewakan Armen ketika itu berdasarkan
data yang diperolehnya dari Pemkab Agam, NPL BMT Nagari ini relatif kecil
sekali, dan dari penjelasan Armen--sebagai mana yang dijelaskannya kembali
dalam
postingnya terakhir ini--adanya keterlibatan yang fungsi-fungsi tungku tigo
sajarangan dalam pengawasan perilaku para nasabah.
Seperti kita ketahui, perekonomian Sumbar bertumpu pada pertanian pangan dan
UKM, karena kegiatan ini paling cocok dengan budaya pesisir Minangkabau yang
egaliter dan mandiri. Semua pingin jadi bos :), Karena itu pendanaan mikro,
apalagi yang berbasis syariah--merupakan sesatu yang 'conditio sine qua non'.
Absennya lembaga keuangan mikro seperti BMT Nagari ini akan menyebabkan
pengusaha UKM ini dilayani oleh apa yang disebut Angku Abraham Ilyas sebagai
'bank berjalan' atawa para inang-inang yang membebankan bunga pinjaman yang
dapat mencapai 10% per bulan (plus debt collector yang ganas-ganas).
BPR kita tahu walaupun bunganya tidak terlalu rendah, untuk memperoleh pinjaman
tidak terlalu mudah.
Bahwa para peminjam ada yang menggunakannya untuk tujuan 'konsunmptif' seperti
untuk biaya sekolah anak, memberikan warning tentang masih latennya masalah
pendidikan dan kemislinan di ranah tercinta ini. Karena itu kita perlu
mendorong--walaupun saya tidak tahu caranya bagaimana--agar Pemkab/kot se
Sumbar
mengikuti langkah Pemkot Padangpanjang memberikan pendidikan gratis sampai SLTA.
Karena itu tentu saja BMT-BMT Nagari perlu diperkuat serta disebarluaskan ke
nagari-nagari lain, termasuk nagari-nagari di pesisir.
Sekian dulu
Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 67+)
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/