Menurut saya,
meluruskan sejarah bukan barang
yang mudah.
 
Tiap nara sumber, mempunyai
versi sendiri-sendiri terhadap apa yang terjadi.
 
Versi masing-masing terjadi,
karena pengetahuan dan pengalaman 
yang berbeda.
 
Belum lagi adanya kemungkinan
untuk memlintir peristiwa\yang terjadi,
demi kepentingan pribadi
atau kepentingan golongan tertentu.
 
Sebagai contoh,
mengenai serangan umum 1 Maret 1949.
Ada versi Sultan HB IX,
ada versi mantan Pres Suharto.
 
Mungkin yang "aman",
adalah menyusun berbagai versi
terhadap apa yang terjadi
pada masa lalu.
 
Terserah pembaca,
,mana yang dinilainya
masuk akal.
 
Wassalam, Jacky M


--- Pada Sen, 4/4/11, Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> menulis:


Dari: Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]>
Judul: [R@ntau-Net] Pelurusan Sejarah PRRI.
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 4 April, 2011, 9:38 AM







Rina, maluruihkan -- atau manjaniahkan -- sejarah itu nan manjadi tugas ilmu 
sejarah, nan sacaro profesional ditangani dek para sejarawan profesional.
 
Baliau-baliau nan sato dalam parang PRRI tu, dari kaduo balah pihak, adolah 
pelaku  sejarah, bisa jadi nara sumber untuak panulisan sejarah dek para 
ahlinyo.
 
Manampuang kandak Rina, baa kok diadokan bana seminar/lokakarya/ focussed group 
discussions (fgd) tantang PRRI ko ? Buek bana 'terms of reference'-nyo, apo 
mukasuik dan tujuan nan akan dicapai, apo masalah nan ingin dijawab, bilo 
diadokan, dima diadokan, sia nan maadokan, dan sia nan kadiundang.
 
Nan sato bisa sajo khusus para sejarawan sajo; atau pelaku sajo; atau nan mudo 
sajo; atau kasadonyo sakalian.
 
Kok nak maundang pelaku sejarah dari kaduo balah pihak, bagagehlah, karano dari 
hari ka hari alah 'pulang' surang-surang.


Wassalam,
Saafroedin Bahar Soetan Madjolelo
(Laki-laki, Tanjung, masuk 74 th, Jakarta) 
Taqdir di tangan Allah, nasib di tangan kita.


--- On Mon, 4/4/11, rinapermadi <[email protected]> wrote:


From: rinapermadi <[email protected]>
Subject: RE: [R@ntau-Net] Re: PPembantu Letnan Soedjono, Komandan Kompi Raider 
diBukit Gombak, Batu Sangkar.
To: [email protected]
Date: Monday, April 4, 2011, 4:05 PM








Assalamu’alaikum Wr Wb,
 
Ambo setuju jo insiatif bung Andiko dan pak Abraham untuak mangumpuakan curito 
parasaian rakyat salamo mambarontak tu, baiak dek pasukan TNI maupun dek PRRI 
sandiri (!). Nan terakhir iko alah ditulih dek alm Suwardi Idris, ayah bung 
Purnama Suwardi dari TVRI. [Tantu sajo banyak urang bangih, karano nan 
diinginkan urang adolah nan mamuji-muji PRRI, he he.] Baa juo nan namonyo 
parang, tantu ado kakajaman dari kaduo balah pihak. Karano tu jan mairik parang 
ka kampuang awak, pasti bakalukuran. 
Ambo raso kalimat Pak Saaf nan iko ado batuanyo baitu ado nan ganjienyo. Bagi 
kami generasi mudo ko, bukan masalah parang itu perlu dipuji  puja atau dihina 
dinakan. Toh itu kan sejarah, sesuatu yang telah berlalu.  Dasarnya yang nama 
perang tentu sebuah kekejaman bagi manusia dan alam. Bagi kami sepertinya hanya 
ingin pelurusan dengan apa sih sebenarnya yang terjadi?  Hanya itu saja Pak 
Saaf, ga kurang ga lebih. 
  
Kenapa di kemudian hari si ini begini dan kenapa si Itu demikian? Kepala kami 
penuh dengan pertanyaan2 dasar. Sehingga titik-titik yang tersebar itu dapat 
menyatukan puzzle papan catur sepetak perang PRRI ini tergambarkan dengan jelas 
dan gamblang. 
  
Banyak maaf. 
  
Wassalam 
Rina 
-- 
.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke