Sato lo saketek...
Kajian iko harusnyo adoh diutak nan sadang ditampuk pemimpin nagari ko. 
Kalau nan bakomentar tantu ka mambuek karuah aie lie.

Tapi untuk parintang2 ari indak juo baa doh. Untuang2 pemimpin nan sibuk 
korupsi tu masih sampaik mambaco dan galak sengeang.

Rahyussalim (L41)
berbagi meringankan derita bangsa

-----Original Message-----
From: Zulkarnain Kahar <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 6 Apr 2011 14:13:07 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Re: Bercermin dari Turki, Muslim Itu Bisa!

Komentar ambo:
Turki penduduknya homogen.., lebih mudah bagi sang pemimpin mengetahui apa 
maunya sang rakyat dan mudah pula mencari kesepakatan untuk menetapkan Clear 
objective tanpa sikut sana sikut sini.

Gubernur Sumbar saja tak tahu "apa maunya sang rakyat" apa lagi sang toke besar.

Kita jauh lebih komplek dan bervariasi. Untuk keluar dari ketertinggalan kita 
ada dua pilihan menurut saya:

Perubahan dari Pemimpin tangan besi yang punya visi serta clear objective dan 
mampu menyiapakan penerusnya agar adanya perubahan berkelanjutan  atau 
Kesadaran 
dari rakyat badarai untuk berhenti basicadiak surang.

Indonesia ini ada karena para cerdik pandai dari berbagai suku dan agama yang 
bersatu terlebih dahulu. Kini kita lebih suka bersitengkar sesama kita untuk 
hal2  yang kadang tak perlu. Coba kita lihat di Milis tercinta RN ini... Kalau 
masalah untuk kemajuan bersama .. paling dua tiga komentar.. kalau pun berlajut 
pasti banyak bagian tidak setuju nya yang berlarut larut.  Coba saja kalau 
urusan menilai orang lain bisa rami kadang bisa berakhir dengan pertengkaran 
sampai ada korban meninggalkan milis.

Untuk masalah industri turki, karena lokasinya disekeliling negara maju 
infrastruktur yang bagus pula, dengan upah buruh murah  dan politik yang stabil 
pasti menarik para investor. 


pada saat sony memindahkan pabriknya dari indonesia dan industri pesawat 
terbang 
pertama di asia tenggara bubar Air mata saja jatuh berderai...

Mohon maaf kalau tidak berkenan

Wassalam
Zulkarnain Kahar




________________________________
From: Darwin Bahar <[email protected]>
To: Palanta Rantaunet <[email protected]>
Sent: Wed, April 6, 2011 9:31:26 AM
Subject: [R@ntau-Net] Re: Bercermin dari Turki, Muslim Itu Bisa!


Terima kasih atas komentar Engku Harun
Pesan tulisan saya itu sebenarnya ialah, kalau selama ini hanya produk-produk 
hi-tech dari Jepang, Korea, Brazilia, India dan Cina yang mampu masuk ke 
negara-negara Eropah Barat, ternyata Turki--negara berpenduduk mayoritas 
Islam--yang sejak tahun 2002 diperintah oleh partai AKP berasas Islam yang 
menerapkan 'clean government', juga mampu melakukan hal yang sama dengan cara 
yang sangat mengesankan.  Dulu ketika Turki silih berganti diperintah oleh 
partai-partai sekuler, Turki dikenal dengan  sebutan 'The Sick Man of Europe'.
Keadaan Turki ketika itu kurang lebih sama dengan keadaan kita sekarang: 
korupsi 
meraja lela (Indonesia sekarang ini merupakan negara terkorup di Asia 
Tenggara), 
sementara ekspor kita didominasi oleh kekayaan alam seperti LNG, batu bara 
serta 
CPO yang bernilai tambah rendah. Dengan 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke