Dek ado kato "(FIKTIF)" ko, matah jadi e. Padohal awak ka mambuek buku kenangan 
tentang PRRI (nan barasa dari 'peristiwa nan sabananyo'. Baa kok Ndak Uni Ifah 
buek: 'Nama dan tempat dalam peristiwa ini adalah samaran'. Atau pakai konsep 
literati lamo: 'Peristiwa jang telah benar kedjadian di Djawa Koelon". Atau nan 
labiha baru: "Kalau ada nama dan tempat yang sama dalam kisah ini, itu hanya 
kebetulan belaka'.
 
Salam,
Suryadi
 


--- Pada Rab, 6/4/11, Dasriel Noeha <[email protected]> menulis:


Dari: Dasriel Noeha <[email protected]>
Judul: Bls: [R@ntau-Net] JATUH CINTA PADA TENTARA (FIKTIF)
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 6 April, 2011, 3:31 PM







Bagus Ifah, tapi mungkin sedikit koreksi, bahwa kalau tahun 60 itu yang datang 
adalah Pasukan Diponegoro menggantikan Siliwangi, karena Pasukan Siliwangi 
dinilai "lemah" dan malahan bersahabat dengan rakyat Sumbar. Siliwangi ditarik 
dan diganti Diponegoro yang lebih kejam, sampai penyerahan tahun 1961.
 
Kalau mau tetap Rudi sebagai Siliwangi, rubah episode tahunnya ke 58 atau 59, 
saat perang dahsyat berkecamuk.
 
Cuma cerita "pengambilan" perempuan ini, memang terjadi jaman Diponegoro 
datang, dan sebenarnya yang memanfaatkan situasi adalah OPR.
Mungkin ado tambahan dari Pak Saaf dan AI, atau Diko...
 
dasriel

--- Pada Kam, 10/2/11, Hanifah Damanhuri <[email protected]> menulis:


Dari: Hanifah Damanhuri <[email protected]>
Judul: [R@ntau-Net] JATUH CINTA PADA TENTARA (FIKTIF)
Kepada: "rantaunet" <[email protected]>
Tanggal: Kamis, 10 Februari, 2011, 6:10 AM



JATUH CINTA PADA TENTARA (FIKTIF)
  
Ketika jaman bergolak 
Aku sudah berumur 17 tahun 
Rumah tempatku dibesarkan 
Dekat sekali ke Markas Tentara Birugo 
  
Keluargaku kenal baik 
Dengan penghuni markas 
Walau npenghuninya datang dan pergi 
Silih bergantisecara bergelombang 
  
Namaku Susi 
Berkulit sawo matang 
Dengan ranbut panjang bergelombang sampai pinggang 
Wajahku oval dengan lesung pipit di pipi 
Hidungku mancung 
Mataku indah bak bintang kejora 
Bibirku merah delima tanpa gincu 
Kata orang aku cantik 
Senyumku termanis di dunia 
  
Tahun 1960 
Datanglah Tentara Siliangi 
Ke Markas dekat rumahku 
Mereka datang untuk bertempur 
  
Walau terjadi perang 
Aku tak takut sama tentara 
Mereka yang pernah tinggal di markas 
Semuanya baik padaku 
  
Kedatangan rombongan tentara kali ini 
Terasa beda dari biasa 
Entah pengaruh usiaku 
Atau penampilan tentara ini yang beda dari tentara lainnya 
  
Setiap bersirobok 
Darahku tersirap 
Aku tak sanggup menatapnya 
Akupun tertunduk malu 
  
Entah tingkahku yang terbaca olehnya 
Atau panah asamara 
Telah menyambar kami berdua 
Kulihat sikap yang aneh, juga terjadi padanya 
  
Akhirnya kamipun berkenalan 
“Namaku Rudi”, katanya 
“Namaku Susi”, jawabku malu 
Oh alangkah tampannya tentara ini 
Jauh dari kesan sangar seperti tentara yang lain 
Tutur katanya sopan 
Ada perasaan aneh yang menguasaiku 
Inikah yang dinamakan cinta ? 
Kataku dalam hati 
  
Senyum Rudi 
Tutur kata Rudi 
Tindak tanduk Rudi 
Semua tentang Rudi 
Membuatku mabuk kepayang 
  
Rudi oh Rudi 
Engkau tentara pujaan hati 
Aku cinta padamu 
Aku ingin jadi milikmu 
Begitu harapanku setiap waktu 
  
Waktupun berlalu 
Ternyata Rudi punya rasa yang sama 
Itu diucapkannya padaku 
Ketika dia memintaku jadi kekasihnya 
  
Pucuk dicinta ulam tiba 
Kataku dalam hati 
Kembangpun bersemi dimana-mana 
Walau dentuman tembakan terdengar dimana-mana 
Perang tak berpengaruh 
Pada hati yang dilanda asmara 
  
Hatiku ketar ketir 
Kalau  Bang Rudi pergi berperang 
Walau bersenjata lengkap 
Tentarapun bisa tewas atau terluka 
  
Perasaanku baru terasa lega 
Kalau Bang Rudi sudah kembali 
Kembali dalam keadaan utuh 
Tanpa goresan luka 
  
Prertnah aku tanya pada Bang Rudi 
Kenapa ada suara teriakan perempuan dari Markas 
“ Itu istri atau anak dari pemberontak 
Teman-teman ingin perempuan-perempuan itu 
Mengaku dan menunjukkan 
Kemana suami atau ayah mereka lari”< jawab Bang Rudi 
“ Kenapa teriakannya begitu menyayat hati? 
Kenapa tega sekali ?”, tanyaku lagi 
“ Ini perang dek 
Apapun bisa terjadi 
Jaga dirimu baik-baik 
Makanya jangan ada perang”, jawab bang Rudi 
Aku tak berani bertanya lagi 
  
Terjadi pergolakan dalam hatiku 
Aku tak tahan mendengarkan teriakan perempuan 
Tetapi aku tak bisa membenci tentara 
Aku cinta bang Rudi 
Aku terjebak 
Antara cinta dan benci 
  
Tahun 1961 
Bang Rudi menemuiku 
Kulihat wajahnya beda sekali 
“Kami harus meninggalkan Birugo 
Pindah ke Pekan Baru”, kata Bang Rudi 
Aku menagis mendengarkannya 
Aku tak mengkin bisa menghalagi Bang Rudi 
“ Usai perang 
Akan bang Rudi jemput Susi disini 
Tunggu Bang Rudi ya”, katanya lagi 
Aku mengangguk lemah sambil menangis 
  
Aku ikut menyaksikan keberangkatan rombongan Bang Rudi 
Bang Rudi melambaikan tangannya padaku 
Sebelum masuk mobil yang akan membawanya pergi 
Begitu mobil bergerak 
Akupun terkulai pingsan 
  
  
Padang, 10 Februari 2011 
  
  
Hanifah Damanhuri 
  
NB. Bapak Dasriel dan sutan Mancayo mohon di komen 
Ifah ingin jadi bagian dari cerita yang lain 
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke