hmmmm.....ndak tabayang dek awak do ba'a jadinyo.... http://www.detiknews.com/read/2011/04/12/021358/1614020/10/melepas-gajah-di-sekitar-padang-untuk-deteksi-gempa?
Selasa, 12/04/2011 02:13 WIB Melepas Gajah di Sekitar Padang untuk Deteksi Gempa Taufik Wijaya - detikNews Jakarta - Informasi mengenai potensi gempa 8.9 SR yang dapat diikuti tsunami di sepanjang zona patahan Sumatra telah dirilis para ahli gempa Indonesia. Informasi tersebut hendaknya ditindaklanjuti dengan berbagai upaya mitigasi bencana. Salah satunya dengan melepaskan jenis hewan tertentu yang memiliki kepekaan terhadap perubahan alam, sebagai natural early warning system. "Setelah bertemu Dr. Danny Hilman dan teman-teman ahli gempa plus tsunami serta para pelaku kebudayaan, kami mengajak institusi-institusi pemerintah untuk mengkaji kemungkinan melepaskan satwa satwa seperti gajah di sekitar Kota Padang, sebagai alat peringatan dini yang alami," kata Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Basroni Kiran, seperti rilis yang dikeluarkan Staf Khusus Presiden Bidang Sosial dan Bencana, Senin (11/04/2011). Menurut Basroni, keberadaan natural early warning system ini dapat menjadi pelengkap dari berbagai upaya mitigasi bencana yang dilakukan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, seperti membangun shelter mini untuk evakuasi, jalur-jalur evakuasi, peralatan GPS, pemantauan pergerakan batu koral, dan pelatihan bagi anak2 sekolah. "Apabila gajah dilepaskan di kota Padang dan beberapa daerah di pantai barat Sumatera, tentu tidak di pemukiman padat penduduk,. Juga harus dipastikan bahwa gajah tersebut tidak sampai mengganggu dan meresahkan aktifitas warga. Karena itu, tiap gajah harus didampingi pawang yang cukup," lanjut Basroni. Menurut penelitian para ahli, beberapa hewan lebih peka terhadap kondisi alam yang dapat mengancam kelangsungan hidupnya. National Geographic juga melaporkan bahwa banyak spesies yang mampu menyelamatkan diri sebelum terjadinya gempa dan tsunami di Asia tahun 2004. Gajah berlari ke tempat yang lebih tinggi, anjing tidak mau ke luar rumah, dan burung bangau meninggalkan daerah tempatnya berkembang biak. Pemerintah Korea Utara juga dilaporkan menggunakan gajah untuk mendeteksi potensi bencana, pasca gempa dan tsunami Jepang, beberapa minggu lalu. "Upaya mitigasi bencana dengan memanfaatkan potensi yang sudah disediakan alam seperti aneka flora & fauna, patut kita galakkan. Cara ini dimungkinkan karena kita masih punya banyak gajah Sumatera, dan juga akan membuat kita lebih siap menghadapi ancaman bencana," tegasnya. (tw/lrn) Renny Accounting & Finance APX WORLDWIDE EXPRESS [email protected] 021 88863360 ext. 214 081806966391 (gsm) 021 95578396 (cdma) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
