Katanya Gajah mau dikirim ke Padang, berita sbb.:

Melepas Gajah di Sekitar Padang untuk Deteksi Gempa   
Taufik Wijaya - detikNews
 Jakarta - Informasi mengenai potensi gempa 8.9 SR yang dapat diikuti tsunami 
di 
sepanjang zona patahan Sumatra telah dirilis para ahli gempa Indonesia. 
Informasi tersebut hendaknya ditindaklanjuti dengan berbagai upaya mitigasi 
bencana. Salah satunya dengan melepaskan jenis hewan tertentu yang memiliki 
kepekaan terhadap perubahan alam, sebagai natural early warning system.

"Setelah bertemu Dr. Danny Hilman dan teman-teman ahli gempa plus tsunami serta 
para pelaku kebudayaan, kami mengajak institusi-institusi pemerintah untuk 
mengkaji kemungkinan melepaskan satwa satwa seperti gajah di sekitar Kota 
Padang, sebagai alat peringatan dini yang alami," kata Asisten Staf Khusus 
Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Basroni Kiran, seperti rilis yang 
dikeluarkan Staf Khusus Presiden Bidang Sosial dan Bencana, Senin (11/04/2011).

Menurut Basroni, keberadaan natural early warning system ini dapat menjadi 
pelengkap dari berbagai upaya mitigasi bencana yang dilakukan pemerintah pusat 
maupun pemerintah daerah, seperti membangun shelter mini untuk evakuasi, 
jalur-jalur evakuasi, peralatan GPS, pemantauan pergerakan batu koral, dan 
pelatihan bagi anak2 sekolah.‎​

"Apabila gajah dilepaskan di kota Padang dan beberapa daerah di pantai barat 
Sumatera, tentu tidak di pemukiman padat penduduk,. Juga harus dipastikan bahwa 
gajah tersebut tidak sampai mengganggu dan meresahkan aktifitas warga. Karena 
itu, tiap gajah harus didampingi pawang yang cukup," lanjut Basroni.

Menurut penelitian para ahli, beberapa hewan lebih peka terhadap kondisi alam 
yang dapat mengancam kelangsungan hidupnya. National Geographic  juga 
melaporkan 
bahwa banyak spesies yang mampu menyelamatkan diri sebelum terjadinya gempa dan 
tsunami di Asia tahun 2004. Gajah berlari ke tempat yang lebih tinggi, anjing 
tidak mau ke luar rumah, dan burung bangau meninggalkan daerah tempatnya 
berkembang biak.

Pemerintah Korea Utara juga dilaporkan menggunakan gajah untuk mendeteksi 
potensi bencana, pasca gempa dan tsunami Jepang, beberapa minggu lalu.

"Upaya mitigasi bencana dengan memanfaatkan potensi yang sudah disediakan alam 
seperti aneka flora & fauna, patut kita galakkan. Cara ini dimungkinkan karena 
kita masih punya banyak gajah Sumatera, dan juga akan membuat kita lebih siap 
menghadapi ancaman bencana," tegasnya.
 
Salam; 
 
Didi

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke