Silahkan Pak Iqbal Semoga bermanfaat
Itu ambo ciptakan untuak anak ambo yang ulangtahun kapatang tgl 18 April, umuanyo kini 6 tahun Namonyo Abd. Zaki Permadi diagiah Papanyo Zaki anak ambo tu ado autis tingkek partamo jadi penanganannyo lebih istimewa dari anak-anak yang lain. Alhamdulillah Zaki bisa menghitung 1-20 dalam bbrp bahasa di umur 2,5 tahun. Berdo'a, bernyanyi, melukis, membaca dan menulis sekarang sudah mulai lancar Dia bersekolah di TK biasa dengan pengawasan guru ahli untuk anak berkebutuhan khusus. Zaki menjalankan diet khusus sehinggo kapatang ambo agak payah mamilieh kue ultahnyo yang indak ado coklatnyo sebab coklat sangat tidak cocok untuaknyo. Wassalam Rina From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Iqbal Rahman Sent: Tuesday, April 19, 2011 10:28 AM To: rantau groups Subject: Re: [R@ntau-Net] Ananda... Rang Kayo Rina Permadi , puisinyo sangat menyentuh , ambo minta izin puisi ko ambo Forward dan ambo tambah / sadur beberapa kalimat nan ambo sasuaikan harapan ambo untuak anak bungsu nan sadang kuliah semester 2 di Unpad Jatinagor tarimo kasih , Salam Iqbal Rahman L 58 Powered by Telkomsel BlackBerryR _____ From: "rinapermadi" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 19 Apr 2011 09:10:38 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: [R@ntau-Net] Ananda... Ananda.. Temanmu bersigaga di dekat telingamu Nak Itu semua rangkulan sayang mereka Menebuh genderang dirimu untuk kokoh Terus tegakkan bahumu No, tidak, jangan, stop, hardikan mereka Nak Belaian sayang hati mereka Buah sayang yang ranum untukmu Jadi, buang jauh sedihmu Lempar dia ke jurang terdalam itu Kau tau Nak Kenapa mereka demikian? Kau itu sungguh istimewa anakku Kau sungguh istimewa bagiku Jangan kau ragu untuk mencari bulir-bulir itu Bulir kehidupan yang akan berkecambah Merambati hidupmu yang meranting dan bercabang Tuhan kita sungguh Maha Adil Nak Dia tau yang terbaik untuk kita Mengingatkan hidup yang tidak selalu mulus Penuh serpihan tajam yang akan menggurat hati Seperti indahnya kulitmu yang bercahaya Seperti matamu yang berpijar Menyemu di jalan kerikil-kerikil tajam ini Membuat kita kuat menghadapi yang lebih besar lagi Untuk tujuan di ujung sana Ananda.. Hari masih pagi Nak Baru yang ke-6 Kita akan lalui jalan yang lebih menantang lagi Bila kau bangun semangatlah Bila kau tidur bermimpilah Ya semangat dan mimpi-mimpi setinggi langit itulah Terkadang yang menjadi kobaran hati Sebab jalan ini sungguh jauh dan berliku.. Sematkan ini dihatimu Nak. Walau perih tak tertahan... Batam, 19 April 2011 -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
