Perhari ini di bioskop, Film "Si Anak Kampoeng"  

Sebuah  kisah hidup tentang keceriaan, penderitaan, 
dan perjuangan manusia menemukan  diri dan panggilan hidupnya 
tanpa terkekang waktu dan tempat, 
karena setiap  orang berhak berjuang, menyatakan dirinya, dan mengikuti 
jalannya.-

http://sianakkampoeng.com/site/index.php

Written by syaffa      
Saturday, 15 January 2011 11:55  
"Ahmad Syafii Maarif-Si AnakKampoeng: SebuahTrilogi"

Syafii,  sang mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah 1998-2000 dan  
2000-2005, sejarawan, dan pejuang pluralisme di Indonesia, duduk di  rumahnya, 
meneropong jauh dalam hidupnya, sampai tahun 1944. Saat itu,  ia adalah seorang 
anak kampoeng di Nagari Sumpur Kudus, Sumatera Barat,  yang hanya mengenal 
bagaimana cara belajar, mengadu ayam dan sapi,  memancing, menyambit rumput, 
dan 
menembak.

Bersama Zainal,  sepupunya, Makdiah, si suka berantem, Husin, sang penakut, dan 
Julai, si  melankolik, Syafii mengarungi masa-masa di Sekolah Rakjat Sumpur 
Kudus  dalam tawa bebas dan sumgringah nakal anak-anak.

Syafii  kehilangan ibu kandungnya sewaktu ia masih bayi-sebuah kematian yang  
membuat sang ayah, Ma'rifah Rauf, seorang terpandang di kampungnya,  sangat 
terpukul. Syafii kemudian dititipkan pada paman dan bibi yang  mengasuhnya 
seperti anak mereka, dan juga memperhatikan perkembangan  keimanan Syafii, 
sehingga ia kemudian bersekolah di Madrasah dan rajin  mengaji.

Sekalipun ayahnya, Ma'rifah, kemudian melakukan  poligami, hubungan ayah dan 
anak itu tetap erat, dan mereka suka  bepergian bersama.

Tiada kebahagiaan tanpa penderitaan. Kematian  melanda keluarganya, dan perang 
revolusi kemudian mengoyakkan kehidupan  keluarga Ma'rifah. Ditambah lagi, 
salah 
satu rumah mereka terbakar  hangus. Namun, setelah perang selesai, sang ayah, 
yang melihat kemampuan  anaknya yang cemerlang, tetap berusaha menyekolahkannya 
ke sebuah  madrasah yang terkenal di Lintau.

Setelah Syafii lulus dan  menginjak masa dewasa, ia diperhadapkan pada sebuah 
persimpangan besar,  sebuah titik kisar kehidupan, yang akan merubah seluruh 
jalan hidupnya  secara drastis-tinggal di desa yang dicintainya, atau merantau 
ke tanah  Jawa untuk meneruskan sekolah agama--sebuah pilihan yang tidak 
didukung  oleh Ma'rifah, sang ayah.

Saat sebuah keputusan kemudian  dijatuhkan dan hati ditetapkan, berbagai 
kekecewaan melanda dan hampir  mengubah jalan hidup Syafii. Setelah itu, 
seakan-akan alam masih ingin  menempa kekuatannya, sebuah perpisahan terakhir 
dari orang yang sangat  dicintainya kembali menoreh hatinya.

Akankah segala kegetiran  kemudian mempengaruhi dirinya dan membuatnya menjadi 
seorang yang pahit,  ataukah ia akan tetap tabah, dan menjalani tapak-tapak 
kehidupan  berbatu?

Selamat menonton, mumpung sadang liburan panjang...


Renny
Accounting &  Finance
APX WORLDWIDE EXPRESS
[email protected]
021 88863360 ext. 214
081806966391  (gsm)
021 95578396  (cdma) 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke