Kamis, 21 April 2011 Padang Panjang Kembali Dikunjungi Tamu Luar Negeri
Pd.Panjang, Singgalang Kota Padang Panjang lagi-lagi mendapat kunjungan tamu dari luar, bahkan kali ini dari luar negeri. Dan tamu yang datang berkunjung itu adalah mahasiswa Universitas Islam Antar Bangsa Malaysia. Rombongan yang berjumlah 69 orang (dua orang dosen) itu datang ke kota berjuluk Serambi Mekah tersebut pada Senin (18/4) lalu. Setelah siangnya mengunjungi Perguruan Diniyyah Putri dan Pondok Pesantren Serambi Mekah, malamnya rombongan yang ikut didampingi H. Marfendi (mantan anggota DPRD Sumbar) dan H. Nasrullah Nukman (Ketua Yayasan Cahaya Permata Umat Padang Panjang) itu dijamu makan malam oleh Walikota H. Suir Syam di rumah dinasnya, Kelurahan Guguk Malintang. Dalam jamuan makan malam itu, walikota ikut didampingi Asisten I Tarmizi Arito, Asisten II H. Mastoti, Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana H. Rafles Sama, Kabag Umum Sonny Budaya Putra dan Kasubag Protokol, Andy Frenky. Marpendi yang ditunjuk mewakili rombongan menyebutkan, mahasiswa yang berkunjung itu berasal dari berbagai jurusan, seperti Jurusan Teknologi, Bahasa Arab, Keagamaan dan Psikologi. Mereka berkunjung ke Padang Panjang dan sejumlah kota lainnya di Sumbar untuk menambah wawasan, sekaligus menjalin silaturahmi dengan bangsa serumpun. Suir Syam mengaku gembira dengan kunjungan mahasiswa Malaysia itu. Sama halnya dengan Marpendi, ia pun berharap kunjungan itu akan semakin mempererat tali silaturahmi antar warga Malaysia dengan Indonesia, khususnya Sumatra Barat. “Sebagai sesama umat yang memiliki aqidah sama (Islam), sudah sepatutnya memperkuat silaturahmi, meski kita beda negara. Apalagi di tengah kondisi umat Islam di dunia yang memprihatinkan saat ini, sudah sepatutnya silaturahmi itu terjaga.Umat Islam harus saling bantu, jangan sampai justru saling memerangi,” tegasnya. Pada kesempatan Walikota Suir Syam juga sempat mengajak mahasiswa Malaysia itu agar tidak mudah diadu domba terkait hubungan Malaysia-Indonesia. Sebab, Indonesia-Malaysia merupakan bangsa serumpun, terlebih lagi dengan Sumatra Barat. (20 Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
