Insya Allah pak Afrijon, kok untuak keperluan nagari-nagari, imbau sajolah 
ambo, 
ka jadi kuli angkek pun indak kabaa doh.
Kok dapek, agak saharian kito di Sumpua, bia bisa dicaliak Lubuak Pandakian nan 
eksotis mantun, sabab jalan masuaknyo melalui celah dindiang batu nan dialiri 
aia dari lubuak mantun. Ambo raso paralu dibuek dokumentasi video supayo urang 
awak tahu jo aset pariwisata di Sumpua Kudus ko. 

Ambo raso, untuak Silokek bisa dijadikan satu paket jo nagari Paru nan rimbo 
adatnyo masih tapaliharo dengan baik. Di nagari paru ko (15 km dari Silokek) 
pernah urang kampuang nan sadang bajalan jo honda bahadok-hadok an jo harimau. 
Alah saliang caliak mancaliak salamo labiah 10 minik sambia manahan cameh. Dek 
karano tasintak jo klakson oto cigak baruak, tasintak inyiak balang nan ko lalu 
cigin ka rimbo.

Dari penuturan masyarakat nagari Paru, harimau kumbang pun masih ado di dalam 
rimbo. Kutiko hari lah malam acok tadanga suaro aumannyo. Nan salaruik salamo 
nan ko, indak pernah tajadi urang kampuang nan tagaduah jo ulah inyiak balang 
ko.

wasalam

AZ/lk/33th
Padang

AZ/lk/33

http://apvalentine.students.uii.ac.id/menyelusuri-jejak-jejak-keajaiban-di-%E2%80%98%E2%80%9Dnagari-seribu-pesona-sijunjung/


Menyelusuri Jejak-Jejak Keajaiban Di ‘”Nagari Seribu Pesona”
April 26th, 2009

S
ejalan Pemerintah menetapkan tahun 2009 ( Visit Indonesia Year 2009 ), 
Indonesia 
yang kaya dengan obyek wisata alam, cagar budaya, lebih jauh harus dioptimalkan 
promosi obyek-obyek wisata yang belum tersentuh oleh Wisatawan Manca Negara ( 
Wisman ). Salah satu obyek wisata yang kerakteris keunikannya tidak dijumpai 
didaearah lain termasuk keajaibannya di Nagari Paru Kec Sijunjung Kab Sijunjung 
Prov Sumatera Barat ( menyelusuri jejak- jejak keajaiban Nagari Seribu Pesona).
Barangkali di Era Gliobalisasi & Computerisasi banyak orang beranggapan tidak 
percaya dengan adanya Mistik yang Sakral atau keanehan yang masih ada dan 
sebuah 
mitos cerita masyarakat sejak turun temurun yang betul-betul terjadi. Bukan 
berarti kita sebagai umat terutama beragama Islam yang dilandasi dengan Iman & 
Taqwa menduakan adanya Tuhan Allah SWT. Dari rangkuman- rangkuman kejadian di 
Nagari Pesona dipercaya oleh masyarakat setempat memang betul-betul terjadi .
Iskandar ( 41) tahun mantan Walinagari Paru dan Ketua Kolompok Petani Peduli 
Hutan ( KPPH ) Nagari Paru 6 Juni 2007 mendapat Kalpataru atas keberhasilan 
mempertahankan kelestarian Rimbo Larangan seluas 4500 hektar, memaparkan kepada 
natrasumber baru-baru ini sbg :
Suatu kejadian pada bulan Mei 2007, di daerah Mudik Mangan masih dalam kawasan 
Rimbo Larangan ada pelintasan harimau memang dibenarkan. Bukan cuma cerita yang 
dibuat-buat atau dibesar-besarkan. Salah satu pengalaman yang membuat nyali 
kecut dan bulu kuduk langsung merinding dialami oleh Saleh ( 40 ) tahun pada 
hari Kamis tanggal 17 Mei 2007 sekitar pukul 09.00 Wib dari Paru - Sijunjung 
yang menempuh jarak 36 Km, kebetulan setiap hari Kamis adalah hari Pekan-pekan 
atau hari Pasar Sijunjung. Sesampainya di ujung jalan tanjakan yang sudah di 
rigit beton daerah bukit batabuh 2 Km dari Paru tiba-tiba seekor Inyiak Balang 
( 
sebutan harimau bagi warga setempat ) dengan ukuran panjang 2 meter melompat 
dan 
melintas dari semak-semak Rimbo Larangan. Saleh terkejut begitu juga harimau 
itu. Dengan rasa ketakutan badan Saleh lansung menggigil, harimau tidak juga 
pergi malah duduk sigap ditepi jalan sekitar hampir 7 menit. Seumpama Saleh 
membawa Hp atau camera dan nyalinya tidak ciut bisa diabadikan dengan mengambil 
fotonya. Namun Saleh yang masih dalam cengeraman ketakutan masih dalam keadaan 
menggigil badannya diatas sepeda motor bebek. Tidak beberapa lama tersentak 
setelah terdengar bunyi klakson mobil Lk. 300 angkutan pedesaan arah ke Pasar 
Sijunjung. Harimaupun terkejut lalu melompat sejauh 3 meter . kelembah bukit 
Batabuh.
Nah inilah suatu kejadian yang dialami oleh Saleh Warga Nagari Paru, tutur 
Iskandar.
Harimau Lebih Pintar.
Iskandar juga menuturkan pengalaman yang lain, sewaktu musim durian kebetulan 
daerah Rimbo Larangan banyak pohon durian yang umurnya sudah tua-tua, bahkan 
ada 
batang durian diameternya kurang lebih 3 m. masyarakat Nagari Paru sering 
mencari durian.di Rimbo Larangan . Secara adat-istiadat durian yang bisa 
diambil 
durian yang sudah jatuh dari batang pohonnya. Siapapun yang mendapatkannya 
berarti itu rejeki orang tersebut, walau itu dikebun orang atau dikawasan 
hutan. 
Pada umumnya pencari durian memasuki Rimbo Larangan malam hari, sudah membuat 
pondok dekat batang durian yang sedang berbuah lebat. , Sebelum wardhu sholat 
Subuh saya sudah sampai di bawah salah satu batang durian di Rimbo Larangan dan 
tampaklah 3 buah durian itu dikumpulkan oleh harimau dan sudah dibukanya. 
Harimau juga sangat suka dengan buah durian. Anehnya tidak satupun biji buah 
durian itu tergores oleh taring maupun gigi harimau.Inilah salah satu kelebihan 
harimau dari pada orang, kalau orang memakan buah durian pasti ada bekas 
goresan 
gigi di biji buah durian, tutur Iskandar.
Harimau Minta Ikan.
Kalau ada orang mencari ikan di sungai yang mengalir kawasan Rimbo Larangan, 
tiba tiba ada yang melempar dengan tanah kedalam sungai, berarti itu harimau 
mau 
minta ikan. Kalau sudah tau isyarat dari harimau, lemparkan saja 1 ekor ikan 
kemudian harimau itu pergi.
Harimau Penunjuk Jalan Dikalau Orang Tersesat Dalam Rimbo Larangan.
Apabila kita masuk ke kawasan hutan terutama Rimbo Larangan, entah itu sedang 
melakukan aktifitas pengukuran hutan, mencari getah rotan dan lainnya, hari 
sudah larut senja, tidak tau arah jalan keluar, meskipun rintisan jalan awal 
sudah ditandai dengan cat pilok tak diketemukan lagi kita tersesat dalam hutan, 
harimaulah yang akan menuntun kita kerluar dengan tanda-tanda ranting-ranting 
kayu yang dipatahkan, ikuti saja patahan-patahan ranting kayu tersebut, nanti 
akan ketemu jalan keluarnya tidak tersesat lagi dalam hutan.
Black Phanter Sumatra Masih Ada.
Harimau hitam selalu yang besarnya tidak sebesar harimau loreng di kawasan 
Rimbo 
Larangan Nagari Paru masih ada. Menurut cerita orang tua-tua di Nagari Paru, 
konon kalau ada harimau lain masuk ke daerah hutan Paru, diusirnya. 
Tanda-tandanya terdengar lengkingan dan auman harimau hitam. Seandainya 
sepasang 
suami istri sudah bercerai , namun mantan suaminya sering mendatangi jandanya ( 
bersekingkuh ), harimau hitam memberikan ab-aba dengan auman yang lain 
lengkingannya, atau harimau hitam itu masuk dalam perkampungan, dengan 
tanda-tanda dimana ditempat tanah yang becek& lunak ada bekas jejak telapak 
kaki 
harimau hitam, maka dengan tanda-tanda tersebut Monti Dulu Balang ( sesepuh 
adat 
) siap melakukan investigasi terhadap cucu kemenakan yang melakukan kesalahan.
3 lokasi yang dihuni harimau hitam di kawasan hutan Nagari Paru , menurut 
keterangan pak Griwo salah satu sesepuh di Nagari Paru, antara lain di daerah 
Mudik Mandi Angin, Hulu Mudik Paru,dan di Gunung Tunggal. Di Gunung Tunggal ini 
juga ada sebuah Ngalau ( goa ) sarang orang Bunian ( makhluk halus ).
Bunyi Siamang di Malam Hari Bawa Pertanda.
Terdengar bunyi/suara Siamang dimalam hari lengkapnya di Gunung Payung yang 
merupakan gunung yang tertinggi di Nagari Paru dan gunung yang sangat keramat 
dan penuh misteri, pertanda akan menghadapi perkara di kampung. Bunyi suara 
Siamang terdengar di Gunung Halaman malam hari, pertanda akan ada orang 
meninggal dunia di kampung. Terdengan bunyi suara Siamang di Gunung Pincuran 
pertanda ada orang mati darah. Bunyi suara Siamang di malam hari di Gunung 
Talago, pertanda ada orang meningggal/mati muda.
Subarang Masjid Tempat Sakral.
Tempatseakral untuk minta do’a mengharapkan datangnya hujan maupun mendo’a 
sehabis keberhasilan panen padi sawahnya, berlokasi di Subarang Masjid 500 m 
dari pasar Nagari Paru. Itulah kejadian-kejadian aneh di Nagari Seribu Pesona 
yang berhasil ditelusuri Koresponden Suara Bumi Sumatera Barat Priyono.
Entry Filed under: Adventure, Bumi ku, Kaba dari 
Sijunjung, Mountainering, Sijunjung, Tanaman Hias

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke