Pustaka DPRD Jarang Dikunjungi
Rabu, 27 April 2011 03:09
KOLEKSI MENCAPAI 5.500 BUKU
Mendengar kata pustaka, maka sudah
pasti pikiran kita tertuju pada deretan buku dalam satu ruangan.
Suasananya hening, banyak pengunjung yang datang. Baik itu untuk
membaca, meminjam, ataupun hanya sekadar melihat-lihat buku terbaru.
Sepertinya penggalan kalimat itu belum lagi berlaku, di
Pustaka DPRD Sumbar. Pustaka dewan dengan koleksi mencapai 5.500 buku
itu, amat jarang disinggahi oleh anggota dewan provinsi. Bahkan selama
tahun 2011, jumlah anggota yang masuk dan membaca buku, tidak cukup
dengan jumlah jari sebelah tangan.
Ironis memang, karena di pustaka itu menyimpan banyak
judul buku. Sebagian besar bukunya bermanfaat untuk peningkatan kinerja
dan pengetahuan dewan. Terutama soal pemerintahan, politik, sejarah,
peraturan perundang-undangan, sampai pada pengetahuan umum.
.. dst lihat Haluan
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/