Ondeh, satidaknyo lah 3x carito ko mancogok di siko.  Kamanga awak?

Salam,
ZulTan, L, 50, Bogor


~ A clever person turns great problems into little ones and little ones into 
none at all ~

-----Original Message-----
From: Dewis Natra <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 9 May 2011 09:47:45 
To: RantauNet<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [R@ntau-Net] Malinkundang versi E.S ITo

MALIN KUNDANG
Posted on *April 8, 2011* under Kolom <http://itonesia.com/category/kolom/>

Malin Kundang tidak berasal dari Padang. Rantau entah berantah yang tampak
asing dari ketinggian Luhak yang tiga. Dia lahir dan besar di pegunungan dan
perbukitan dataran tinggi Minangkabau. Pada sebuah kampung yang tidak jauh
dari Pariangan. Ibunya yang biasa dipanggilnya Mandeh adalah perempuan
satu-satunya dari tiga bersaudara. Paman yang paling tua dipanggil Makwo,
sedangkan yang muda dipanggil Makdang. Di kampungnya nenek Malin bukanlah
orang susah, pewaris tunggal dari berpetak-petak tanah yang dimiliki sebagai
pusaka tinggi. Karena Mandeh satu-satunya perempuan di keluarga itu, maka
jelas nantinya pusaka tinggi itu akan jatuh ke tangannya. Semuanya tampak
sebagaimana harusnya hingga Makwo dan Makdang menikah dan tidak lama
kemudian sang nenek meninggal.

Makwo dan Makdang adalah jenis lelaki Minang usang yang memandang dunia
sejauh angan pendek mereka. Menikah dengan perempuan satu kampung, berharap
bisa mendapatkan kehidupan tanpa merantau meninggalkan kampung. Pada awalnya
mereka masih bisa menggarap tanah pusaka, membagi hasilnya dengan Mandeh.
Tetapi ketika kemudian Mandeh menikah, mereka mulai terancam apalagi suami
Mandeh juga menetap di kampung. Mereka jadi Mamak Rumah yang mesti pergi
tanpa membawa apa-apa. Istri-istri mereka yang kelak dipanggil Malin Kundang
dengan sebutan Etek, jenis perempuan Minang klasik, menguasai suami dengan
cara membuka permusuhan dengan ipar perempuan. Mereka mulai menghasut Makwo
dan Makdang untuk menguasai pusaka Mandeh. Mereka menebar isu kalau hasil
dari harta pusaka banyak yang dibawa pergi ke rumah gadang suami Mandeh.
Makwo dan Makdang mulai terhasut, tetapi langkah mereka masih tertahan,
was-was jika Mandeh nantinya melahirkan anak perempuan yang akan melanjutkan
pusaka tinggi itu.

Dan kemudian ternyata yang lahir adalah anak laki-laki yang diberi nama
Malin Kundang. Tidak berselang lama dari kelahiran Malin, ayahnya meninggal
dunia mendadak. Bisik-bisik orang kampung mengatakan dia mati karena racun
tuba. Dalam bisikan yang lebih hening berembus kabar, Etek Malin menyuruh
orang pintar meramu racun dan memasukkannya dalam bingkisan makanan yang
mereka berikan. Mereka tidak ingin setelah Malin Kundang lahir, laki-laki
itu membuahi Mandeh lagi sehingga akan lahir anak perempuan. Tinggallah
Mandeh dengan seorang bayi laki-laki yang kelak juga harus pergi. Tanpa anak
perempuan, pusaka tinggi berakhir pada Mandeh. Makwo dan Makdang dengan
dorongan dari istri-istri mereka mulai menggerogoti pusaka itu, dan Mandeh
tidak ada yang membela. Lama kelamaan pusaka yang selama ini dipegang Mandeh
hilang sudah, bahkan kedua saudara laki-lakinya sampai tega mengusirnya dari
rumah gadang.

Salanjuiknyo silahkan baco lewaik website langsuang E.S. ITO

http://itonesia.com/malin-kundang/comment-page-1/#comment-2811

Salam
Is St Marajo 40an Sikumbang Tangerang
-- 
http://www.cimbuak.net
Kampuang nan jauah dimato dakek dijari

http://urangminang.wordpress.com
http://palantaminang.wordpress.com

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke