Ajo sarato Sanak Palanta RN nan ambo hormati,

Tamanuang ambo mambaco penjelasan Ajo iko. Aaa nan salah dinagari awak
sabananyo.
Kok nagari rancak buliah dikatokan surga dunia, indak ado nan paduli
kelestariannyo.

Regulator asyik jo mancari pitih untuak tetap manjadi regulator, Legislator
sadang asyik pulo mahimpun dana untuak mambaliakkan pitih nan habih sarato
mancari tambahan pitih untuak pemilu berikutnyo.

Rakyat sarupo ambo ko tacangang-cangang se, sialah nan batua2 bakarajo
untuak mamikiakan rakyat kinoko?

Antahlah yuang, semoga Allah SWT tetap memberi rahmatnya kepada anak2 negeri
ini.

Wassalam, Darwin Chalidi, Tangsel

2011/5/16 ajo duta <[email protected]>

>
> http://www.google.com/search?q=chesapeake+bay&hl=en&rls=com.microsoft:en-us:IE-SearchBox&rlz=1I7ADFA_en&prmd=ivnscm&tbm=isch&tbo=u&source=univ&sa=X&ei=LP7PTaCrJMzegQe5oojEDA&ved=0CEQQsAQ&biw=1003&bih=332
>
> Study banding, perlukah dengan berkunjung ke objeknya? Bisa perlu bisa
> tidak.
> Yang pasti teknologi sudah bisa mengatasi kendala biaya untuk melihat
> sesuatu.
>
> Lihatlah image diatas. Ia adalah Chesapeake Bay yang berada di Maryland,
> USA.
> Dari rumah ambo sejam berkenderaan. Bay artinya teluk yang jauh
> menjorok kedaratan.
> Beda dengan teluk (gulf) yang tidak begitu menjorok. Chesapeake Bay
> juga melahirkan
> semenanjung yang membelah Lautan Atlantic.
>
> Dalam tulisan ini, saya hanya ingin membandingkan bagaimana orang yang
> mensyukuri
> keindahan alamnya untuk bisa bermanfaat dan tetap terpelihara dengan
> urang awak yang
> dengan caranya mensyukuri alam Minangkabau.
>
> Merawat dan melestaraikan alam adalah salah satu misi setiap
> pemerintah. Pelaksanaannya
> didukung dan diawasi oleh masyarakat melalui sebuah NGO atau LSM. Dalam
> kasus
> Chesapeake Bay ada sebuah yayasan yang terlibat.
>
> CB dengan alamnya yang terus terpelihara, telah melahirkan wisata laut
> dengan beraneka
> rupa. Antaranya surga bagi pemancing dengan bermacam biota ikan
> didalamnya. Memancing
> dan berbagai hobby alam lainnya, harus ada lisensi atau ijin yang
> dengan mudah bisa didapat
> ditoko toko yang menjual alat hobi itu yang dapat otorisasi dari
> pemerintah setempat.
>
> Kemarin saya baru tertarik untuk aktif sebagai pemacing, untuk itu
> harus merogoh kocek
> membayar $22.50 untuk mendapatkan SIM (Surat Ijin Memancing). DEngan
> adanya SIM itu
> berarti setiap pemancing harus mematuhi aturan pemacingan yang
> berlaku, seperti tidak akan
> mengambil ikan yang ukuran tertentu, tidak mengambil ikan yang lagi
> hamil. Untuk ikan tertentu
> hanya boleh mengambil jumlah tertentu. Tidak boleh memakai jala. Tidak
> boleh membuat bagan
> atau keramba. Semua aturan akan ditegakkan oleh polisi wisata yang
> aktif merazia hasil
> tangkapan. Kalau ketahuan ada pelanggaran, bisa dicabut SIM, didenda
> atau masuk penjara
>
> Sebaliknya pemerintah lokal menyiapkan area pemancingan dengan segala
> fasiltasnya. Ada
> tempat piknik, ada toilet, ada pier (jembatan yang menjorok ke laut)
> dan sebagainya.
>
> Bandingkan bagaimana kita memperlakukan danau kita di Sumatera Barat.
> Bebas sebebasnya.
> Tak peduli ekosistim akan rusak, tak peduli rinuak dan bada danau akan
> habis. Tak peduli danau
> tercemar, tak peduli orang tak nyaman lagi untuk mandi, tak peduli
> wisata datang lagi atau tidak.
>
> Apakah itu bentuk kita mensyukuri alam indah yang dititipkan Allah
> pada kita?. Dalam kasus
> mensyukuri keindahan alam, mana yang lebih Islami kita atau mereka?.
> Wallahu'alam
>
> Lumayan sebagai pemula
>
> http://www.facebook.com/dutamardin#!/photo.php?fbid=1853852865896&set=p.1853852865896&type=1&theater
>
> --
> Wassalaamu'alaikum
> Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
> gelar Bagindo, suku Mandahiliang,
> lahir 17 Agustus 1947.
> di Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman.
> rantau: Deli dan Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA
> ------------------------------------------------------------
> "Kepedulian sanak terhadap anak-anak nagari ditunggu. Mari sisihkan
> rejeki kita Rp.250.000 untuk satu paket baju seragam bagi anak-anak
> yang tak bersekolah, hanya karena tak sanggup beli baju seragam".
> Transfer infaq sanak ke rek YPRN No. 0221919932 Bank BNI
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>  1. E-mail besar dari 200KB;
>  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>  3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke