Pey, alah kito cubo bantu melalui Forahmi, td sdh kita kumpulkan sumbangan utk memberangkatkan mereka besok, kita sdh bergerak dari Forahmi
Dasriel Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: "R. Y. Perry Burhan" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 25 May 2011 20:36:42 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Empat Mahasiswa Undangan dari SMAN 1 Pariaman Terancam Batal karena Miskin Ajo Duta, pak Saaf dan sanak kasadonyo, Kalau mereka memang lah ditarimo di jalur Bidik Misi, artinyo mereka alah dapek beasiswa untuak kuliah salamo 4 tahun ka muko, mungkin nan jadi masalah adolah baa biaya anak-anak ko untuak sampai di Jakarta, Bandung, Medan. Di satu sisi, ado saketek nan ambo sayangkan, kalau mereka punyo prestasi, dan kurang beruntung dalam biaya, manga indak mandaftar bidik misi di Unand atau di UNP sajo, sahinggo kasulitan untuak mancapai perguruan tinggi nan dituju gak bakurang. sakitu dulu, wasalam perry imam sati/52-sby 2011/5/25 ajo duta <[email protected]> > > > > > Iko ciek lai soal nan samo. > ------------------------------ > > > > Empat Mahasiswa Undangan dari SMAN 1 Pariaman > > Terancam Batal karena Miskin > > Padang Ekspres • Rabu, 25/05/2011 10:10 WIB • zikriniati zn • 72 klik > > [image: Butuh Bantuan: Siswa SMA 1 Pariaman, lulus SNMPTN Jalur Undangan > terancam gagal] > > *Kemiskinan *membelit kehidupan mereka berempat. Dalam serba kekurangan, > mereka berhasil membuktikan diri sebagai pelajar berprestasi. Tertera > sebagai mahasiswa undangan di perguruan tinggi negeri papan atas, namun > nasib memberi mereka liku yang pahit. Karena tidak tak punya biaya, mereka > terancam batal kuliah. > > > Empat siswa SMAN 1 Pariaman diterima sebagai mahasiswa undangan melalui > jalur ”Bidik Misi” di tiga perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia. > Mereka adalah Hendri, diterima di Fisika Universitas Indonesia (UI), Adilla > Sari di Psikologi UI, Amalia Roza pada Teknologi Pangan Universitas > Padjajaran dan Annisa Amelia, Pendidikan Akuntansi Universitas Medan > (Unimed). > > > Mestinya, keempat anak bangsa ini bersuka cita merayakan prestasi belajar > mereka. Namun, hingga hari ini, mata mereka masih lembab oleh air mata. > Pasalnya, tiga hari lagi, tepatnya Jumat (27/5), mereka harus sudah ada di > kampus yang ”mengundang” mereka sebagai mahasiswa pilihan. Artinya, untuk > sampai ke perguruan tinggi sasaran mereka tersebut, ternyata membutuhkan > biaya. Sementara, orangtua mereka miskin, dengan apa tiket pesawat atau > ongkos ke sana didapat. Untuk makan sehari-hari saja susahnya minta ampun. > > > Dengan kesedihan dan gundah hati yang dalam, keempat ”anak hebat” ini > menghadap Zalmiruddin, kepala sekolah mereka di SMAN 1 Pariaman. Di hati dan > pikiran mereka mulai tertanam ragu, apakah mungkin bisa mengubah nasib > dengan kuliah di negeri orang sementara badan diri dalam kemiskinan yang tak > terbantahkan. Bayangan kelam seakan menyungkup mata mereka dalam melihat > masa depan. > > > ”Maaf Pak, saya mundur saja, tidak jadi kuliah, orangtua betul-betul tidak > punya biaya untuk keberangkatan saya. Sudah kami coba pinjam ke tetangga, > tetapi hingga hari ini belum dapat,” ujar Hendri serak. Siswa yang berhasil > lulus di Fisika UI tersebut kemudian menunduk dan menyeka air matanya, di > ruangan kepala sekolah, kemarin. Sang kepala sekolah tak bisa menyembunyikan > kemurungan hatinya. Ia pun terlihat sedih, dan berpikir (tapi lebih banyak > berharap), semoga ada jalan keluar untuk keempat anak-anaknya ini. Ia bisa > merasakan kepedihan hati siswanya yang bercita-cita tinggi. > > > Hendri dan tiga teman lainnya memang lulus sebagai mahasiswa undangan lewat > jalur Bidik Misi. Dengan jalur ini, nantinya ia tidak perlu memikirkan uang > kuliah dan pemondokan, karena ditanggung pemerintah. Namun untuk biaya > keberangkatan ke Jakarta, jelas ia harus mengusahakan sendiri, karena itu di > luar tanggungan pemerintah. > > > Hendri sendiri berasal dari keluarga sangat miskin, bertempat tinggal di > Marabau Pariaman. Hendri meraih nilai UN 47,50. Ayahnya, Ilyas, seorang > buruh tani yang harus menafkahi sembilan anaknya. Penghasilan sang ayah, > hanya bisa memenuhi sekadar kebutuhan hari-hari. Hingga saat ini, Hendri dan > delapan saudaranya harus bertahan hidup di gubuk reot, berlantai tanah. Saat > tidur, mereka pun hanya mengandalkan tikar lusuh yang biasa digunakan orang > untuk menaruh daging kurban pada saat Idul Adha. > > > Tidak jauh beda dengan Hendri, Adila Sari yang lulus di Psikologi UI juga > demikian. Anak bungsu dari delapan bersaudara yang juga anak yatim tersebut, > hingga saat ini belum menemui solusi masaah biaya keberangkatannya. Betul, > ia memiliki tujuh orang kakak, namun hidup mereka tidak jauh lebih baik, > sehingga ia pun tidak bisa berharap banyak. > > > Langganan juara sejak sekolah dasar ini, selama ini hanya mengandalkan > beasiswa dan zakat dari Bazda Pariaman, untuk menyelesaikan pendidikannya > hingga sekolah menengah. Rumahnya pun tidak lebih baik dari empat > rekan-rekannya. Warga Sungai Sariak Padangpariaman ini, tinggal di rumah > semi permanen, tanpa fasilitas hiburan apa pun. > > > ”Annisa Amelia yang lulus di Pendidikan Akuntansi Unimed juga menyatakan > mundur, karena orangtuanya tidak mampu. Namun kami bilang jangan patah > semangat, mudah-mudahan ada jalan. Sayang anak secerdas dia mengabaikan > kesempatan melanjutkan pendidikan,” ujar Kepala SMAN 1 Pariaman didampingi > Wakasek Kesiswaan Azma, kemarin. Realita empat siswa ini, membuat suasana > memang menjadi terasa pilu. > > > Sementara, Amalia Roza yang lulus di Unpad sudah berangkat, karena kemarin > merupakan jadwal terakhir pendaftaran di Unpad. Ia berangkat dengan biaya > pinjaman dari tetangga dan dibantu sumbangan majelis guru SMAN 1 Pariaman. > Warga Pauh Timur Kota Pariaman tersebut, ayahnya, Agusti Anwar, 47, buruh > serabutan yang juga harus membiayai sekolah empat orang adiknya. Ia > berangkat dengan mengenakan pakaian sekolah yang lusuh dan beberapa helai > pakaiannya. Baginya yang penting berangkat dan mendaftar dulu. Untuk urusan > lainnya, ia yakin bakal ada ”malaikat penolong”. > > > Sebenarnya, masih ada dua orang lagi peraih mahasiswa undangan jalur Bidik > Misi, Afriani Fitri yang lulus di Matematika Unand serta M Rizki Dharmawan > yang lulus di Fakultas Sistem Informatika Unand. Keduanya sama-sama miskin. > Namun karena lokasi kampusnya masih berada di Sumbar, para guru berusaha > menanggulangi biaya transportasi mereka. > > > Keempat siswa SMAN 1 Pariaman ini, ketika ditanya, hanya berharap uluran > tangan agar mereka bisa ”terbang” ke kampus tujuan masing-masing. Tentu, > tangan-tangan mulia para dermawan, salah satu yang bisa memudahkan mereka > menapaki langkah awal meraih masa depan, sangat diharapkan. Hal ini tentu > agar kemiskinan bukan semacam kutukan turun temurun dalam kehidupan keluarga > mereka, karena mereka kelak mampu mengubah nasib karena pendidikan yang > baik. > > > Hendri, Adilla, Amalia dan Annisa sangat membutuhkan biaya keberangkatan, > paling lambat Jumat lusa. Jika tidak, impian mereka tentang perguruan tinggi > harapan, kerja keras dan prestasi belajar yang sungguh-sungguh, sebuah dunia > yang lebih baik di masa depan, akan pupus. Mereka akan menyesal, bersedih > tak berkesudahan, karena merasa negara ini, bangsanya, tidak berpihak pada > anak miskin yang pintar. > > > Nah, tegakah kita membiarkan mereka, sementara mereka mampu bersaing untuk > menjadi yang terbaik di negeri ini? Jangan biarkan mereka bersedih, uluran > tangan kita, bakal membuat air matanya terhapus bahagia, karena mereka > merasa tidak sendiri. *(***)* > > [ Red/Redaksi_ILS ] > >__._,_.___ > Reply to > sender<[email protected]?subject=Re%3A%20Fw%3A%20%5Bforahmi%5D%20Empat%20Mahasiswa%20Undangan%20dari%20SMAN%201%20Pariaman%20%20Terancam%20Batal%20karena%20Miskin>| > Reply > to > group<[email protected]?subject=Re%3A%20Fw%3A%20%5Bforahmi%5D%20Empat%20Mahasiswa%20Undangan%20dari%20SMAN%201%20Pariaman%20%20Terancam%20Batal%20karena%20Miskin>| > Reply > via web > post<http://groups.yahoo.com/group/pkdp/post;_ylc=X3oDMTJwN3AyMzFzBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzczNjYxNTMxBGdycHNwSWQDMTcwNTAxNTU5NARtc2dJZAMyNjAEc2VjA2Z0cgRzbGsDcnBseQRzdGltZQMxMzA2MzEzMTAy?act=reply&messageNum=260>| > Start > a New > Topic<http://groups.yahoo.com/group/pkdp/post;_ylc=X3oDMTJmYWllOGoyBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzczNjYxNTMxBGdycHNwSWQDMTcwNTAxNTU5NARzZWMDZnRyBHNsawNudHBjBHN0aW1lAzEzMDYzMTMxMDI-> > Messages in this > topic<http://groups.yahoo.com/group/pkdp/message/260;_ylc=X3oDMTMzOHMydThvBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzczNjYxNTMxBGdycHNwSWQDMTcwNTAxNTU5NARtc2dJZAMyNjAEc2VjA2Z0cgRzbGsDdnRwYwRzdGltZQMxMzA2MzEzMTAyBHRwY0lkAzI2MA-->( > 1) > Recent Activity: > > - New > Members<http://groups.yahoo.com/group/pkdp/members;_ylc=X3oDMTJnZDRqOXY1BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzczNjYxNTMxBGdycHNwSWQDMTcwNTAxNTU5NARzZWMDdnRsBHNsawN2bWJycwRzdGltZQMxMzA2MzEzMTAx?o=6> > 3 > > Visit Your > Group<http://groups.yahoo.com/group/pkdp;_ylc=X3oDMTJmZjE1aDEzBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzczNjYxNTMxBGdycHNwSWQDMTcwNTAxNTU5NARzZWMDdnRsBHNsawN2Z2hwBHN0aW1lAzEzMDYzMTMxMDE-> > MARKETPLACE > > Find useful articles and helpful tips on living with Fibromyalgia. Visit > the Fibromyalgia Zone > today!<http://global.ard.yahoo.com/SIG=15o11912p/M=493064.14543977.14365476.10835568/D=groups/S=1705015594:MKP1/Y=YAHOO/EXP=1306320302/L=47a13938-86ab-11e0-b691-73a74eb91ed8/B=TsI1A2KImhk-/J=1306313102082730/K=yZ1OS6Paqr662TDFGFJy6A/A=6260316/R=0/SIG=11bc8n8gt/*http://custom.yahoo.com/fibromyalgiazone/> > ------------------------------ > > Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get > the Yahoo! Toolbar > now.<http://global.ard.yahoo.com/SIG=15oema9t3/M=493064.14543979.14365478.13298430/D=groups/S=1705015594:MKP1/Y=YAHOO/EXP=1306320302/L=47a13938-86ab-11e0-b691-73a74eb91ed8/B=TcI1A2KImhk-/J=1306313102082730/K=yZ1OS6Paqr662TDFGFJy6A/A=6060255/R=0/SIG=1194m4keh/*http://us.toolbar.yahoo.com/?.cpdl=grpj> > [image: Yahoo! > Groups]<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJlOWxwb2ZmBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzczNjYxNTMxBGdycHNwSWQDMTcwNTAxNTU5NARzZWMDZnRyBHNsawNnZnAEc3RpbWUDMTMwNjMxMzEwMg--> > Switch to: > Text-Only<[email protected]?subject=Change+Delivery+Format:+Traditional>, > Daily Digest <[email protected]?subject=Email+Delivery:+Digest>• > Unsubscribe <[email protected]?subject=Unsubscribe> • Terms > of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/> > . > >__,_._,___ > > > > -- > Wassalaamu'alaikum > Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), > gelar Bagindo, suku Mandahiliang, > lahir 17 Agustus 1947. > di Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. > rantau: Deli dan Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA > ------------------------------------------------------------ > "Kepedulian sanak terhadap anak-anak nagari ditunggu. Mari sisihkan rejeki > kita Rp.250.000 untuk satu paket baju seragam bagi anak-anak yang tak > bersekolah, hanya karena tak sanggup beli baju seragam". Transfer infaq > sanak ke rek YPRN No. 0221919932 Bank BNI > > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > -- R. Y. Perry Burhan Laboratorium Geokimia Organik Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Keputih Surabaya 60111 Tel. +62 31 594 33 53 Faks. + 62 31 592 83 14 Tel. portatif +62 816 54 12 100 -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
