Ingin pulo awak batanyo ka Suluah Bendang dalam Lapau ko: Apokoh nabi Muhammad S.A.W. paisok? Adokoh antaro para shahabat nan paisok? Adokoh hadith/sunnah mangatangahkan masalah Paisok ko?
Salam, --MakNgah Sjamsir Sjarif --- In [email protected], taufiqrasjid@... wrote: > > > Dalam tata cara di Minangkabau. Suatu rundiangan baru bisa dikatangahkan > kalau alah salasai makan jo minum, rokok alah diisok, siriah alah dicabiak > > Dalam kehidupan sehari-hari, maisok rokok merupakan salah satu pengisi waktu > istirahat > > Untuk istirahat kerja sekitar jam 10-11 sebelum makan siang sering disebut > sebagai : "Kawa lu" atau "Isok-an ciek lu". > > Maksudnya berhenti untuk minum kawa/kopi-teh atau maisok rokok ciek dulu > > Begitu juga ucapan untuk istirahat sore sekitar waktu ashar > > Bagaimana ini ??? > Tapi rokok sekarang sudah berganti Kretek yang pabrikan Raksasanya sudah > dimiliki Yahudi > Jadi boleh saja berhenti merokok itu. Supaya jangan terus mensubsidi > Yahudi...he...he > > --------------------------------- > > Perokok Indonesia Ketiga Terbesar Dunia > > May 30th, 2011 by idris > >  > > JAKARTA (RP)- Jumlah perokok di Indonesia merupakan terbesar ke-3 di dunia. > > Bahkan, kini pertumbuhan konsumsi rokok di kalangan generasi muda Indonesia > merupakan yang tercepat di dunia, sedang di negara maju lainnya makin turun. > > ‘’Berdasar data WHO, angka kematian akibat kebiasaan merokok di Indonesia > telah mencapai 400 ribu orang per tahun. Untuk itu, Pemda harus akt\if > mencegah dengan memperluas zona larangan merokok,’’ ujar Ketua Komisi > Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) Farid Anfasa Moeloek dalam aksi > damai memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) di Jakarta, Ahad (29/5). > > Moeloek menuturkan, meski data empiris sudah memaparkan dampak buruk rokok > bagi kesehatan, namun justru iklan dan promosi rokok dibebaskan secara nyata. > > Kondisi ini menjadikan anak-anak sebagai target perokok baru, terbukti dengan > naiknya perokok pemula. Kenaikan tertinggi sebesar 4 kali lipat terjadi pada > kelompok umum 5-9 tahun, sedang peningkatan pada kelompok 15-19 tahun adalah > 144 persen selama periode 1994-2004. > > Dari penelitian Universitas Hamka dan Komnas Anak di tahun 2007, menunjukkan > hampir semua anak (99,7 persen) melihat iklan rokok di televisi dan 68,2 > persen memiliki kesan positif terhadap iklan rokok, serta 50 persen remaja > perokok lebih percaya diri seperti dicitrakan iklan rokok. > > Masalah adiksi rokok di kalangan pelajar di Indonesia pun sudah di tingkat > yang mengkhawatirkan. > > Moeloek banyak mendapat laporan dari remaja yang dipaksa jadi perokok pasif, > baik ketika mereka ada di tempat umum atau transportasi umum, bahkan di > lingkungan rumahnya sendiri. > > ‘’Negeri kita juga disoroti dunia mengenai adanya balita merokok di > Indonesia. Selain itu, masyarakat minim pengetahuannya tentang bahaya laten > merokok dan menghisap asap rokok orang lain,’’ terangnya. > > Rokok adalah faktor risiko nomor satu penyebab epidemik penyakit tak menular > seperti jantung, kanker paru, stroke, asma tak murni dan masih banyak > penyakit lainnya. Karena itu, Komnas PT menuntut para pemimpin bangsa segera > menetapkan peraturan pengendalian tembakau yang betul-betul memihak kesehatan > rakyat. > > Mantan Menteri Kesehatan ini menegaskan, hak hidup sejahtera lahir-batin > adalah tanggung jawab pemerintah, sesuai UUD 1945 pasal 28H ayat 1. Hak ini > harus dijamin melalui jaminan warga untuk memiliki tempat tinggal, mendapat > lingkungan hidup baik dan sehat, serta memperoleh layanan kesehatan. > > ‘’Tanpa perdebatan, pemerintah harus segera mengeluarkan UU atau > peraturan yang mengatur peredaran dan penggunaan rokok,’’ > tegasnya.(wok/jpnn -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
