Assalamu'alaikum. w.w.
 
Dunsanak kasadonyo, parintang-rintang ukatu, pado carito nan indak bakailiran,
rancak kito baco buku ko.
 
Judul: Dajjal dan Ya'juj wa-Ma'juj
 
KATA PENGANTAR 









Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi
 ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal 
Sungguh menarik perhatian adanya persamaan kejadian yang terjadi di dunia 
sekarang ini. Di satu fihak, kita melihat adanya tekanan kekuasaan Eropa yang 
dilancarkan dengan rancangan yang teratur terhadap dunia Islam, dan usaha 
mereka yang keras untuk mengenyahkan Islam sama sekali, tetapi di lain fihak, 
kita menemukan sejumlah besar hadits Nabi yang meramalkan fitnah dan percobaan 
yang akan menimpa kaum Muslimin pada akhir zaman, ramalan yang hampir semuanya 
terpenuhi, berupa peristiwa yang menimpa dunia Islam sekarang ini. Lebih 
mengherankan lagi, karena ramalan itu diucapkan pada waktu Islam sedang dalam 
keadaan menang, dan seluruh dunia merasa gentar menghadapi pesatnya kemajuan 
Islam. 

Bukan rahasia lagi, bahwa kini sedang berlangsung pergolakan sengit antara 
Eropa dan Islam, khususnya antara kekuatan materiil melawan kekuatan spirituil. 
Kaum Kristen Eropa menganggap kekuatan Islam sebagai ancaman yang berbahaya 
bagi peradaban materiilnya, dan dengan dalih palsu ini mereka berusaha untuk 
manghancurkan Islam, agar mereka dapat "menyelamatkan" dunia dari pengaruh 
politik Islam. 

Mereka terang-terangan menyebut agama lain sebagai non-Kristen, tetapi terhadap 
agamar Islam mereka dangan tegas menyebutkan sebagai anti-Kristen. Sekalipun 
kaum missionaris Kristen aktif menyebarkan agama di segala penjuru dunia, 
tetapi tujuan mereka yang paling utama ialah ummat Islam. Ini adalah fakta yang 
tak boleh dipandang remeh oleh kaum Muslimin.

Akan tetapi alangkah sedihnya bahwa kaum Muslimin sendiri terlibat dalam 
percekcokan intern mengenai masalah-masalah kecil, sehingga mereka tak sempat 
memikirkan persoalan yang lebih penting. Seandainya mereka menaruh perhatian 
sedikit saja terhadap pergolakan sengit yang sekarang sedang berlangsung antara 
kekuatan materiil dan kekuatan spirituil, niscaya mereka akan melihat dengan 
terang, bahwa mengamuknya Dajjal dan merajalelanya Ya'juj wa Ma'juj bukanlah 
dongengan kosong, melainkan gambaran tentang serbuan kaum materialis Eropa 
dengan agama Nasraninya pada zaman sekarang.

Bagi tiap-tiap orang Islam wajib kiranya melupakan percekcokan di kalangan 
ummat Islam sendiri mengenai masalah-masalah kecil yang kurang penting, karena 
kemenangan dan hidup matinya Islam di dunia bergantung kepada hasil perlombaan 
antara dua agama ini (Islam dan Nasrani), bukan karena mengurusi perbedaan 
kecil yang tak akan mendatangkan keuntungan atau kerugian bagi kaum Muslimin 
sendiri.





Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi
 ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal Bab 01 : Arti Dajjal dan Ya'juj wa 
Ma'juj 





Dajjal disebutkan berulang-ulang dalam Hadits, sedangkan Ya'juj wa-Ma'juj bukan 
saja disebutkan dalam Hadits, melainkan pula dalam Al-Qur'an. Dan kemunculannya 
yang kedua kalinya ini dihubungkan dengan turunnya Al-Masih. 

Kata Dajjal berasal dari kata dajala, artinya, menutupi (sesuatu). Kamus 
Lisanul-'Arab mengemukakan beberapa pendapat mengapa disebut Dajjal. Menurut 
suatu pendapat, ia disebut Dajjal karena ia adalah pembohong yang menutupi 
kebenaran dengan kepalsuan. Pendapat lainnya mengatakan, karena ia menutupi 
bumi dengan bilangannya yang besar. Pendapat ketiga mengatakan, karena ia 
menutupi manusia dengan kekafiran. Keempat, karena ia tersebar dan menutupi 
seluruh muka bumi. 

Pendapat lain mengatakan, bahwa Dajjal itu bangsa yang menyebarkan barang 
dagangannya ke seluruh dunia, artinya, menutupi dunia dengan barang 
dagangannya. Ada juga pendapat yang mengatakan, bahwa ia dijuluki Dajjal karena 
mengatakan hal-hal yang bertentangan dengan hatinya, artinya, ia menutupi 
maksud yang sebenarnya dengan kata-kata palsu.

Kata Ya'juj dan Ma juj berasal dari kata ajja atau ajij dalam wazan Yaf'ul; 
kata ajij artinya nyala api. Tetapi kata ajja berarti pula asra'a, maknanya 
berjalan cepat. Itulah makna yang tertera dalam kamus Lisanul-'Arab. Ya'juj 
wa-Ma'juj dapat pula diibaratkan sebagai api menyala dan air bergelombang, 
karena hebatnya gerakan.






Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi
 ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal 
Bersambung ...
 
Wassalam
 
St. Sinaro
 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke