Bab 03 : DAJJAL ADALAH IDENTIK (SAMA) DENGAN YA'JUJ WA-MA'JUJ 
 
Segera setelah Al-Qur'an menerangkan pertempuran satu sama lain antara Ya'juj 
wa-Ma'juj, ayat 102 menerangkan persoalan Dajjal. "Apakah orang-orang kafir 
mengira bahwa mereka dapat mengambil hamba-hamba-Ku sebagai pelindung di luar 
Aku?" (18:102). Ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an mempersamakan Dajjal dengan 
Ya'juj wa-Ma'juj. Mereka diberi nama yang berlainan karena mempunyai dua fungsi 
yang berlainan. 
Adapun mengenai identitas Ya'juj wa-Ma'juj para mufassir tak sama pendapatnya. 
Ibnu Katsir berkata, bahwa Ya'juj wa-Ma'juj adalah keturunan Adam, dan pendapat 
ini dikuatkan oleh Hadits Bukhari dan Muslim. Menurut kitab Ruhul-Ma'ani, 
Ya'juj waMa'juj adalah dua kabilah keturunan Yafits bin Nuh, yang bangsa Turki 
adalah sebagian dari mereka; mereka disebut Turki, karena mereka turiku 
(ditinggalkan) di sebelah sananya tembok. Selain itu, menurut uraian Al-Qur'an, 
terang sekali bahwa mereka adalah sebangsa manusia, yang untuk 
menghalang-halangi serbuan mereka, terpaksa dibangun sebuah tembok.
Adapun yang kedua, Ya'juj wa-Ma'juj diuraikan dalam Al-Qur'an sbb : "Sampai 
tatkala Ya'juj wa-Ma'juj dilepas, mereka akan mengalir dari tiap-tiap tempat 
tinggi" (20:96). Ternyata bahwa yang dimaksud dengan kalimat "mengalir dari 
tiap-tiap tempat yang tinggi" ialah bahwa mereka akan menguasai seluruh dunia. 
Menilik cara Al-Qur'an menerangkan Ya'juj wa-Ma'juj dalam dua tempat tersebut, 
terang sekali bahwa akan tiba saatnya Ya'juj wa-Ma'juj mengalahkan sekalian 
bangsa di dunia. Dan terang pula bahwa pada waktu Al-Qur'an diturunkan, Ya'juj 
wa-Ma'juj sudah ada, tetapi gerak-gerik mereka masih tetap terkekang sampai 
saat tertentu, yang sesudah itu, mereka akan terlepas untukmenguasai seluruh 
dunia. 

Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi
 ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal 
 
 
Bab 04 : MENGAPA AL-QUR'AN TAK MENYEBUT-NYEBUT DAJJAL 

Mungkin orang akan bertanya, jika sekiranya Dajjal dan Ya'juj wa-Ma'juj adalah 
dua sebutan yang berlainan untuk menamakan satu bangsa, mengapa Al-Qur'an anya 
menyebutkan nama Ya'juj wa-Ma'juj saja, dan tak sekali-kali menyebutkan nama 
Dajjal? Sebabnya ialah bahwa kata Dajjal, sebagaimana kami terangkan di atas, 
artinya "pembohong" atau "penipu", dan tak seorangpun suka disebut pembohong 
atau penipu, walaupun ia benar-benar seorang pembohong atau penipu yang ulung. 
Sebaliknya, oleh karena Ya'juj wa-Ma'juj itu nama suatu bangsa, maka tak 
seorangpun akan merasa keberatan memakai nama itu. Bahkan sebenarnya, bangsa 
Inggris sendiri telah memasang patung Ya'juj wa-Ma'juj di depan Guildhall di 
London. Inilah sebabnya mengapa Al-Qur'an hanya menggunakan nama Ya'juj 
wa-Ma'juj, dan tak menggunakan nama Dajjal yang artinya pembohong. Sebaliknya, 
kitab-kitab Hadits menggunakan kata Dajjal, karena nama Dajjal atau Anti 
Christ, dan ramalan-ramalan yang berhubungan dengan ini, disebutkan dalam Kitab 
Suci yang sudah-sudah. Oleh karena itu, perlu sekali dijelaskan bagaimana 
terpenuhinya ramalan-ramalan itu.
Selain itu, kata Dajjal hanya menunjukkan satu aspek persoalan, yakni, 
kebohongan dan penipuan yang dilakukan oleh bangsa itu, baik mengenai urusan 
agama, maupun mengenai urusan duniawi. Akan tetapi terlepas dari sifat-sifatnya 
yang buruk, ada pula segi kebaikannya.
Dipandang dari segi duniawi, kesejahteraan materiil mereka harus dipandang 
sebagai segi kebaikan mereka. Itulah sebabnya mengapa dalam Hadits digambarkan, 
bahwa mata Dajjal yang hanya satu, yaitu mata duniawi; gemerlap bagaikan 
bintang. Al-Our'an juga menerangkan keahlian mereka dalam membuat 
barang-barang. Jadi julukan Dajjal hanyalah sebagian dari gambaran bangsa itu. 
Dalam Al-Qur'an, bangsa-bangsa Kristen disebut "para penghuni Gua dan 
inskripsi" (18:9). Gambaran ini menggambarkan dua aspek sejarah agama Kristen. 
"Para penghuni Gua" merupakan gambaran yang tepat bagi kaum Kristen dalam 
permulaan sejarah mereka karena pada waktu itu ciri khas mereka yang paling 
menonjol ialah hidup dalam biara. Mereka meninggalkan sama sekali urusan 
duniawi untuk mengabdikan sepenuhnya dalam urusan agama. Dengan perkataan lain, 
mereka membuang dunia guna kepentingan agama. 
Akan tetapi pada zaman akhir, mereka digambarkan sebagai "Bangsa Inskripsi 
(ar-raqimi)". Kata raqmun artinya barang yang ditulis. Kata ini khusus 
digunakan bagi harga yang ditulis pada barang-barang dagangan, seperti pakaian 
dan sebagainya. Gambaran ini mengandung arti penyerapan mereka yang amat dalam, 
dalam urusan duniawi, fakta ini diuraikan dalam Al-Qur'an sbb: "Orang-orang 
yang usahanya menderita rugi dalam kehidupan dunia ini" (18:104). 
Jadi, bangsa Kristen yang pada permulaan sejarah mereka membuang dunia untuk 
kepentingan agama, tetapi pada zaman akhir, mereka membuang agama untuk 
kepentingan dunia; oleh sebab itu, mereka dikatakan dalam Al-Qur'an sebagai 
"salah satu pertanda Kami yang mengagumkan" (18:9). Sabda Al-Qur'an tersebut di 
atas adalah gambaran yang tepat tentang kecondongan mereka kepada kebendaan. 
Oleh karena dalam urusan duniawi, mereka lebih maju dari bangsa-bangsa lain, 
maka bangsa lain itu mengikuti mereka secara membuta-tuli, karena terpikat oleh 
keuntungan-keuntungan duniawi yang dijamin oleh mereka. 
Jadi, bangsa-bangsa Kristen menyesatkan bangsa-bangsa lain di dunia, bukan saja 
dengan pengertian yang salah tentang Putra Allah dan Penebusan dosa, melainkan 
pula dengan cita-cita mengejar-ngejar kebendaan secara membuta-tuli, dengan 
mengabaikan sama sekali nilai-nilai hidup yang lebih tinggi. Oleh karena itu, 
dalam Hadits, mereka diberi nama Dajjal, atau penipu ulung.

Barang siapa hafal sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir Surat Al-Kahfi
 ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal 
 
Beresambung ke bab 5

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke