Sanak Riri :

Benar , tulisan SS merupakan singkatan dari Staatsspoorwegen ter Sumatra's 
Westkust (SSS) , hal ini dapat kita baca dari Wikipedia sbb : 


Staatsspoorwegen ter Sumatra's Westkust (SSS) pertama kali membangun jalur 
kereta api di pantai barat Sumatera pada tahun 1887 hingga 1896. jalur kereta 
api ini dipergunakan untuk menghela produk tambang batubara Ombilin ke 
pelabuhan Padang, yakni Teluk Bayur. Namun disadari bahwa meningkatnya produksi 
batubara Ombilin membuat lokomotif-lokomotif lama tidak memadai, apalagi untuk 
jalur 
yang berbukit-bukit. Maka didatangkanlah lokomotif-lokomotif yang lebih 
besar. E1016 adalah anggota kedua lokomotif uap bergigi untuk Sumatera Barat. 
Setelah datangnya tiga lokomotif seri D18 pada tahun 1913, tibalah 22 lokomotif 
E10 antara tahun 1921 hingga 1928, buatan pabrik Esslingen dari Jerman dan SLM 
(Schweizerische Lokomotiv-und Maschinenfabrik) dari Swiss. Kedua pabrik ini 
memang terkenal dengan lokomotif uap bergiginya. Bahkan lokomotif diesel 
elektik bergerigi BB204 yang belum lama ini disaksikan penggemar kereta api 
yang berkunjung ke Ranah Minang pun buatan SLM. Lokomotif E10 dipergunakan di 
jalur-jalur bergerigi di Sumatera Barat, antara Kayutanam hingga Batutabal, dan 
antara Padangpanjang-Bukittinggi-Payakumbuh. Medan yang berat, dengan tanjakan 
securam 8% ini menuntut lokomotif dengan daya yang besar. Lokomotif E10 
memiliki empat silinder uap,dengan dua silinder khusus untuk menggerakan roda 
gigi.
Saat ini, lokomotif E10 dapat kita temui di Museum Kereta Api Sawahlunto, 
Sumatera Barat, dengan nomor seri E1060. Loko ini biasa digunakan untuk menarik 
kereta wisata.


Boleh jadi Loko serie D 18 adalah loko bergigi pertama yang di gunakan di 
Sumatera Barat , sedangkan serie E 10 sebagai pengganti D 18 dengan kapasitas 
yang lebih besar .

Zul Amry Piliang , 62 th 9 bln , tinggal di denapasar bali..


 ----- Pesan Asli -----

Dari: Riri Chaidir <[email protected]>
Kepada: RantauNet <[email protected]>
Cc: 
Dikirim: Minggu, 5 Juni 2011 23:08
Judul: [R@ntau-Net] Re: Mak Itam serie SS

Uda Zul.

Tulisan SS itu mungkin bukan berarti serie, tetapi singkatan dari
Staatsspoor- en Tramwegen in Nederlandsch Indië; perusahaan negara
yang membangun dan mengoperasikan jaringan kereta di sebagian Jawa,
Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Aceh.

Kalau dari foto tu, nampaknyo kereta ko dikategorikan ke dalam 0-4-2
RT (0 roda depan - 4 roda penggerak - 2 roda ekor, rack/ bergigi,
tank/ kereta uap).

SS Sumbar punyo 29 kereta 0-4-2 RT, seluruhnya buatan Esslingen,
terdiri dari 5 angkatan, yang terbaru buatan tahun 1902.

Keseluruhan Mak ITam ko telah di "write-off" tahun 1921.

Iko nampaknyo sejalan dengan keterangan foto Tropen Museum itu, yaitu
"before 1922"

Riri
49/L/Bekasi





On Jun 5, 12:31 am, zul amri <[email protected]> wrote:
> Sanak Palanta , ambo menemukan foto Mak Itam serie SS dari Tropen Museum 
> Belanda sebagai terlampir .
>
> Zul Amry Piliang
>
>  COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Tandrad_locomotief_in_Sumatra_TMnr_10020839.jpg
> 123KViewDownload

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke