Uda Zul,

 

Ado beberapa hal yang kurang akurat dari artikel di
http://id.wikipedia.org/wiki/E10 itu.

 

Yang membangun jalur kereta di pantai Barat Sumatera itu bukan SSS, tetapi
Staatsspoor- en Tramwegen in Nederlandsch Indië (SS), perusahaaan milik
pemerintah. 

SSS adalah operator 

 

Satu lagi, E10 bukan angkatan kedua – sesudah D18 (tahun 1913)

 

Sejak awal, lokomotif di Sumbar sudah menggunakan lokomotif dengan roda
khusus untuk rel gigi (rack system), SSS sudah mengoperasikan 50 lokomotif
bergigi yang didatangkan (bukan berarti “buatan”) tahun 1888-1904. Typenya
(berdasarkan roda penggerak) hampir sama, yaitu 4 roda penggerak; ada yang
2-4-0RT; 0-4-0RT; dan 0-4-2RT (yang fotonya uda lewakan kapatang). Hampir
seluruhnya buatan Esslingen (kecuali 4 buatan Saronno yang didatangkan tahun
1894).

 

Seluruh 50 lokomotif bergigi, ditambah lokomotif yang tidak bergigi (type
0-4-0T) yang jumlahnya tidak diketahui sudah di write-off tahun 1921.

 

Tentang seri E10, benar kalau periode tahun 20an didatangkan 22 lokomotif,
tapi yang ada di Sawahlunto (E1060) bukan dari rombongan yang didatangkan
oleh SSS. Satu2nya dari angkatan E10 nya SSS ini yang masih bisa disaksikan
adalah E1016 di Musium Tranportasi di Jakarta 

 

Sedangkan E1060 itu didatangkan setelah Kemerdekaan. Ada 17 E10 lagi (10
dari Esslingen, 7 dari Nippon Sharyo) yang didatangkan tahun 1964-1967.

 

Sebagai tambahan informasi, penomoran dengan karakter awal B,C,D,E, F bukan
penomoran “asli”, tapi ini penomoran yang dilakukan oleh DKA (Djawatan
Kereta Api), jadi nomor baru setelah jaman kemerdekaan. 

 

Kebanyakan lokomotif uap di Indonesia bisa memiliki 4 nomor, yaitu nomor
asli dari pabrik, nomor dari perusahaan yang mengoperasikan di jaman Belanda
(bisa 2 macam), dan nomor final dari DKA.

Sebagai contoh E1016 yang ada di Jakarta itu merupakan bagian dari grup 6
lokomotif Esslingen yang didatangkan tahun 1921, dengan nomor seri dari
pabriknya 3986-3991. Oleh SSS diberi nomor SSS113-118; yang kemudian oleh
DKA diganti menjadi E1013-1018.

 

Berbeda dengan penomoran di jaman Belanda yang diawali dengan kode
perusahaan/ operator (SSS, SS, dsb); huruf awal yang digunakan oleh DKA
menunjukkan jumlah boogie (sama dengan as roda kalau di mobil). B=2,
C=3,D=4,E=5,F=6). Jadi E10 artinya memiliki 5 boogie atau 10 roda penggerak.
Ini sejalan dengan kode 0-10-0 RT

 

Demikian koreksi/ tambahan dari ambo

 

Riri

 

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of zul amri
Sent: Sunday, June 05, 2011 3:20 PM
To: [email protected]
Subject: Bls: [R@ntau-Net] Re: Mak Itam serie SS

 

Sanak Riri :

 

Benar , tulisan SS merupakan singkatan dari Staatsspoorwegen
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Staatsspoorwegen_ter_Sumatra%27s_
Westkust&action=edit&redlink=1>  ter Sumatra's Westkust (SSS) , hal ini
dapat kita baca dari Wikipedia sbb : 

 
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Staatsspoorwegen_ter_Sumatra%27s_
Westkust&action=edit&redlink=1> 


Staatsspoorwegen
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Staatsspoorwegen_ter_Sumatra%27s_
Westkust&action=edit&redlink=1>  ter Sumatra's Westkust (SSS) pertama kali
membangun jalur kereta api di pantai barat Sumatera
<http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera>  pada tahun 1887 hingga 1896. jalur
kereta api ini dipergunakan untuk menghela produk tambang batubara Ombilin
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ombilin&action=edit&redlink=1>
ke pelabuhan Padang <http://id.wikipedia.org/wiki/Padang> , yakni Teluk
Bayur
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teluk_Bayur&action=edit&redlink=1
> . Namun disadari bahwa meningkatnya produksi batubara Ombilin
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ombilin&action=edit&redlink=1>
membuat lokomotif-lokomotif lama tidak memadai, apalagi untuk jalur yang
berbukit-bukit. Maka didatangkanlah lokomotif-lokomotif yang lebih besar.
E1016 adalah anggota kedua lokomotif uap bergigi untuk Sumatera
<http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat>  Barat. Setelah datangnya tiga
lokomotif seri D18 pada tahun 1913, tibalah 22 lokomotif E10 antara tahun
1921 hingga 1928, buatan pabrik Esslingen dari Jerman
<http://id.wikipedia.org/wiki/Jerman>  dan SLM (Schweizerische Lokomotiv-und
Maschinenfabrik) dari Swiss <http://id.wikipedia.org/wiki/Swiss> . Kedua
pabrik ini memang terkenal dengan lokomotif uap bergiginya. Bahkan lokomotif
diesel elektik bergerigi BB204 <http://id.wikipedia.org/wiki/BB204>  yang
belum lama ini disaksikan penggemar kereta api yang berkunjung ke Ranah
Minang pun buatan SLM. Lokomotif E10 dipergunakan di jalur-jalur bergerigi
di Sumatera Barat <http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat> , antara
Kayutanam hingga Batutabal
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Batutabal&action=edit&redlink=1>
, dan antara Padangpanjang <http://id.wikipedia.org/wiki/Padangpanjang>
-Bukittinggi <http://id.wikipedia.org/wiki/Bukittinggi> -Payakumbuh. Medan
yang berat, dengan tanjakan securam 8% ini menuntut lokomotif dengan daya
yang besar. Lokomotif E10 memiliki empat silinder uap,dengan dua silinder
khusus untuk menggerakan roda gigi.

Saat ini, lokomotif E10 dapat kita temui di Museum Kereta Api Sawahlunto
<http://id.wikipedia.org/wiki/Sawahlunto> , Sumatera
<http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat>  Barat, dengan nomor seri
E1060. Loko ini biasa digunakan untuk menarik kereta wisata.

 

Boleh jadi Loko serie D 18 adalah loko bergigi pertama yang di gunakan di
Sumatera Barat , sedangkan serie E 10 sebagai pengganti D 18 dengan
kapasitas yang lebih besar .

Zul Amry Piliang , 62 th 9 bln , tinggal di denapasar bali..


 ----- Pesan Asli -----

Dari: Riri Chaidir <[email protected]>
Kepada: RantauNet <[email protected]>
Cc: 
Dikirim: Minggu, 5 Juni 2011 23:08
Judul: [R@ntau-Net] Re: Mak Itam serie SS

Uda Zul.

Tulisan SS itu mungkin bukan berarti serie, tetapi singkatan dari
Staatsspoor- en Tramwegen in Nederlandsch Indië; perusahaan negara
yang membangun dan mengoperasikan jaringan kereta di sebagian Jawa,
Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Aceh.

Kalau dari foto tu, nampaknyo kereta ko dikategorikan ke dalam 0-4-2
RT (0 roda depan - 4 roda penggerak - 2 roda ekor, rack/ bergigi,
tank/ kereta uap).

SS Sumbar punyo 29 kereta 0-4-2 RT, seluruhnya buatan Esslingen,
terdiri dari 5 angkatan, yang terbaru buatan tahun 1902.

Keseluruhan Mak ITam ko telah di "write-off" tahun 1921.

Iko nampaknyo sejalan dengan keterangan foto Tropen Museum itu, yaitu
"before 1922"

Riri
49/L/Bekasi





On Jun 5, 12:31 am, zul amri <[email protected]> wrote:
> Sanak Palanta , ambo menemukan foto Mak Itam serie SS dari Tropen Museum
Belanda sebagai terlampir .
>
> Zul Amry Piliang
>
>  COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Tandrad_locomotief_in_Sumatra_TMnr_10020839.jpg
> 123KViewDownload



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke