Sanak andiko
mungkin iko tigo power tu: confidence, independence and  persistence 

nan dibawako ciloteh ambo
Untuk sebahagian urang Minang:
Ia tidak akan memilih jalan kekerasan untuk meng goalkan citacitanya (tidak 
radikal)
Dia "mungkin" mengalah atau kalah dalam satu hal tapi tidak untuk hal lain 
karana dalam benaknya tidak ada orang ahli dalam segala bidang.
Dia minta maaf  untuk medinginkan persoalan bukan berarti persoalan selesai, 
karena dia akan berfikir dan bekerja keras membalikan keadaan
Dia akan banyak kehilang waktu berputar putar dalam lingkaran kekerasan hatinya 
inipula yang membuatnya menjadi individu yang tangguh dengan kelebihannya 
sendiri.

jangan ajari dia menari, karena dia ahlinya mengajari orang bernyanyi
lebih baik hentakan kaki mengiringi nyanyian-nya sambil berharap agar dia ikut 
menari..


Wassalam
Zulkarnain Kahar


________________________________
From: andi ko <[email protected]>
To: RantauNet <[email protected]>
Sent: Wed, June 8, 2011 9:54:07 AM
Subject: [R@ntau-Net] 3 Power Minanagkabau Menghadang Pengaruh

Sanak Palanta

Malam iko ambo ikuik satu diskusi menarik jo sorang sosiolog
Indonesaia yg terkenal. Satu ucapan baliau nan menarik ukatu bacurito
membandingkan situasi sosial Jabar jo Sumbar. Kecek baliau mode iko :
Sumbar itu, cendrung moderat, tingkat pendidikan tinggi, dan ekonomi
relatif baik. Jabar itu konserfatif, tingkat pendidikan pedesaan
rendah, ekonomi pedesaan cendrung payah. Dalam konteks itu baliau
menyampaikan berdasrkan data Internasional Crisis Group, memang Jabar
wilayah yg memiliki kegiatan tertinggi bagi penyebaran agama tertentu.
Sosiolog itu menyampaikan, daya tahan sumbar terhadap upaya2
penyebaran agama tertentu itu adolah terletak di 3 hal diatas tadi.

Nah sebagai urang Minang nan hadir di diskusi itu tadi, ambo tertarik
menyampaikan kunci 3 hal tadi itu yaitu moderat, berpendidikan tinggi
dan ekonomi baik. Cubolah mamak2 jo Bundo nilai, apakah 3 hal itu alah
menurun di Minangkabau, kalau iyo maka akan membuka pintu bagi
penyebaran agama tertentu ditengah urang Minangkabau yg alah beragama
teguh. Nah jiko ado mamak dan memiliki minat tinggi menghadang
pengaruh dari lua itu, dapek ambo tarik 3 kesimpulan yg ambo sarankan,
maka bantulah mengembangkan dan memperkuat 3 aspek kekuatan daya tahan
Minangkabau itu. Jiko indak, dugaan ambo mako akan lungga kabek itu.

Semoga bermanfaat

Salam

Sutan Mancayo

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke